Menuju konten utama

Golkar Akui KIM Sulit Pilih 1 Nama Jadi Cawapres Prabowo

Sekjen Golkar Lodewijk membantah KIM ragu-ragu dalam menentukan sosok yang akan menjadi cawapres Prabowo.

Golkar Akui KIM Sulit Pilih 1 Nama Jadi Cawapres Prabowo
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus (tengah) bersama Wakil Ketua Umum (Korbid Pemenangan Pemilu) Ahmad Doli Kurnia Tandjung (kiri) menyapa kader Partai saat tiba di lokasi acara Rakornis dan Bimtek Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Sumatera II di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (16/1/2023). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa.

tirto.id - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan Koalisi Indonesia Maju (KIM) tak mau terburu-buru dalam menentukan bakal cawapres guna mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Lodewijk membantah KIM ragu-ragu dalam menentukan sosok yang akan menjadi cawapres Prabowo.

"Siapa yang bilang ragu? Banyak yang pengen menjadi bacawapres Prabowo. Banyak yang pengen, enggak ada yang diragukan, enggak ada keraguan," kata Lodewijk Freidrich di Jakarta, Jumat (20/10/2023) dilansir dari Antara.

KIM yang terdiri atas Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN), ditegaskan Lodewidjk tidak mau terburu-buru mengambil keputusan soal cawapres Prabowo.

Menurut Lodewijk, tidak mudah menentukan siapa yang paling berkompeten menjadi cawapres Prabowo. Dia berdalih banyak orang kompeten yang ingin mendampingi Prabowo, tetapi hanya satu yang dapat dipilih menjadi cawapres yang bisa menambah dukungan untuk memenangi Pemilu 2024.

"Memangnya gampang menentukan pasangan [bakal cawapres Prabowo], terus tahu-tahu ada yang lebih kompeten lagi gimana. Jadi, tidak perlu terburu-buru," ucapnya.

Lodewijk berharap agar masyarakat, khususnya para pendukung Prabowo Subianto, untuk bersabar menunggu hasil keputusan dari KIM.

"Banyak yang dipertimbangkan, tunggu saja keputusannya nanti," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani memberi sinyal nama bakal calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto diumumkan secepatnya setelah para ketua umum partai dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) rapat.

Dikatakan bahwa kemungkinan nama itu dibuka dalam hitungan jam setelah rapat.

"Mudah-mudahan bukan sehari dua hari, jamlah. Mudah-mudahan," kata Sekjen Gerindra saat ditemui di dekat kediaman Prabowo, Jakarta, Rabu (18/9).

Terkait jadwal rapat, dia menyebut Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto masih menunggu semua ketua umum partai ada di Jakarta.

Pasalnya, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan yang juga Menteri Perdagangan RI masih di luar negeri mendampingi Presiden RI Joko Widodo.

Walaupun demikian, Zulkifli Hasan (Zulhas) dijadwalkan tiba di Tanah Air sehari lebih cepat, yaitu pada hari Jumat (20/10). Sementara itu, rombongan Presiden Jokowi pada hari Sabtu (21/10).

Pada hari Kamis (19/10), Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menjadi bakal pasangan capres cawapres pertama yang resmi mendaftarkan diri ke KPU RI.

Selanjutnya pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD turut menyusul menjadi pasangan kedua yang mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pilpres 2024 pada hari pertama pendaftaran.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan pendaftaran bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden mulai 19 hingga 25 Oktober 2023.

Baca juga artikel terkait PEMILU 2024

tirto.id - Politik
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto