Menuju konten utama

Gojek Akan Berintegrasi dengan KRL Commuter Line Lewat GoTransit

Penumpang dapat membeli tiket KRL lewat aplikasi Gojek, paket perjalanan bundling menggunakan GoRide/GoCar dan KRL, serta menikmati fasilitas titik jemput.

Gojek Akan Berintegrasi dengan KRL Commuter Line Lewat GoTransit
Driver siap mengantar penumpang GoRide di titik jemput GoRide di Stasiun Tanah Abang, Rabu (6/17/2020). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) akan mematangkan fitur integrasi dan penambahan armada di 2022. Head of Global Transport Marketing Gojek, Amanda Parikesit menjelaskan, seiring dengan pulihnya mobilitas masyarakat, sudah mempersiapkan kebutuhan mobilitas masyarakat melalui lebih banyak inovasi baru yang berkelanjutan di tahun 2022.

“Memasuki tahun 2022, Gojek siap memenuhi berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat yang merasa sudah saatnya kembali beraktivitas mengejar produktivitas. Kami telah menyiapkan beragam inovasi berkelanjutan yang akan makin memperkuat kehadiran Gojek sebagai solusi transportasi yang andal bagi masyarakat,” jelas dia dalam konferensi pers, Selasa (18/1/2022).

Ia menjelaskan, fitur terbaru yang saat ini sudah tersedia adalah integrasi antar layanan transportasi. Bersama PT KCI, Gojek menghadirkan transportasi yang lebih terintegrasi Gojek melalui GoTransit mengintegrasikan layanannya dengan layanan KRL Commuter Line.

Dengan integrasi ini, penumpang akan dapat membeli tiket KRL lewat aplikasi Gojek, merencanakan paket perjalanan bundling menggunakan GoRide/GoCar dan KRL, serta menikmati fasilitas titik jemput atau area tunggu yang sejak beberapa tahun belakangan ini telah Gojek bangun di beberapa stasiun KRL.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Kereta Commuterline Indonesia, Gojek berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman mobilitas multi-moda terbaik bagi masyarakat, mengingat selama ini berdasarkan data, 11 Stasiun KRL di Jabodetabek paling sering digunakan sebagai titik asal/tujuan layanan transportasi Gojek.

Selain studi tahun ini Gojek juga akan menambah jumlah armada baik mobil maupun motor melalui perluasan layanan GoRide dan GoCar Protect+. Ia menjelaskan, setelah hadir Jabodetabek, Bandung dan Bali, layanan ini akan diperluas ke kota-kota operasional utama.

“Bekerja sama dengan Prodigi dan Asuransi Sinarmas Jiwa, Gojek memberikan manfaat perlindungan tambahan bagi penumpang hingga Rp350 juta, hanya dengan membayar premi tambahan sebesar seribu Rupiah. Perlindungan ini menjadi pelengkap atas asuransi perjalanan dasar yang tersedia untuk seluruh layanan transportasi Gojek,” terang dia.

Ia juga mengatakan, layanan motor listrik juga sudah tersedia untuk untuk mitra. Cara untuk mendaftar pun mudah, mitra pengemudi hanya perlu datang ke kantor gojek dan bisa menyewa motor dengan harga Rp35.000/hari.

“Rangkaian inovasi dan inisiatif yang kami hadirkan merupakan wujud responsif dan adaptif kami terhadap kebutuhan transportasi masyarakat yang dinamis, khususnya di tengah pandemi. Harapannya, Gojek tetap bisa menjadi andalan mobilitas masyarakat dengan situasi yang makin pulih dan diikuti oleh masyarakat yang kini mulai kembali beraktivitas,” tutup Amanda.

Baca juga artikel terkait GOJEK atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Bisnis
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Restu Diantina Putri