Menuju konten utama

Gempa 6,1 Magnitudo di Alaska, BMKG: Tak Berdampak ke Indonesia

Masyarakat pesisir diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Gempa 6,1 Magnitudo di Alaska, BMKG: Tak Berdampak ke Indonesia
Ilustrasi gempa bumi. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik yang terjadi di Alaska pada Senin (23/2/2026), tidak berdampak terhadap wilayah Indonesia maupun berpotensi menimbulkan tsunami di Tanah Air.

Pelaksana tugas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, hasil pemodelan BMKG menegaskan hal itu. Oleh karena itu, katanya, masyarakat pesisir diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BMKG melaporkan gempa bermagnitudo 6,1 tersebut terjadi pada Senin waktu setempat atau sekitar pukul 12.11 WIB.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di zona lempeng mikro Yakutat. Mekanisme sumber gempa teridentifikasi sebagai patahan turun (normal fault).

Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa terletak di laut pada kedalaman 14 kilometer, koordinat 52,36 derajat Lintang Utara dan 169,86 derajat Bujur Barat.

BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik global dan menyampaikan informasi resmi secara berkala kepada masyarakat melalui kanal komunikasi yang tersedia.

Baca juga artikel terkait GEMPA

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Alfons Yoshio Hartanto