Menuju konten utama

Finalis Duta Muda BPJS Kesehatan Pelajari Langsung Layanan JKN

Para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan diajak melihat langsung proses pelayanan peserta JKN dan pengelolaan administrasi kepesertaan.

Finalis Duta Muda BPJS Kesehatan Pelajari Langsung Layanan JKN
Finalis Duta Muda BPJS Kesehatan saat mengikuti kunjungan lapangan ke RS Islam Sukapura. foto/Dok. BPJS
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan diajak berkunjung ke RS Islam Sukapura dan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara. Melalui agenda ini, para finalis dapat melihat secara langsung alur layanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari hulu ke hilir.

Dalam kunjungan ini, mereka mengamati proses pelayanan peserta JKN di fasilitas kesehatan hingga praktik pengelolaan administrasi di kantor cabang BPJS Kesehatan.

Kegiatan diawali di RS Islam Sukapura. Para finalis Duta Muda BPJS mendapat pemaparan mengenai alur pelayanan peserta JKN, mulai dari pendaftaran, antrean daring, hingga mekanisme pelayanan di ruang rawat inap.

Mereka pun berkesempatan berbincang dengan tenaga kesehatan dan jajaran manajemen rumah sakit, juga para peserta JKN. Dialog ini berguna untuk memahami praktik layanan JKN di lapangan.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat pemahaman para finalis mengenai ekosistem program JKN.

Kunjungan lapangan diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas pengamatan, tapi juga menumbuhkan empati para finalis setelah mengetahui pengalaman para peserta JKN.

“Dengan melihat langsung proses pelayanan baik di rumah sakit ataupun di kantor cabang, para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan dapat memahami konteks JKN secara menyeluruh. Hasil dari kunjungan ini dapat menjadi modal besar dalam upaya edukasi publik,” kata Rizzky.

Dia menambahkan, para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan nantinya akan memproduksi berbagai konten yang diharapkan dapat memperluas literasi publik tentang program JKN berdasarkan perspektif anak muda.

“Dengan gaya komunikasi mereka yang kreatif dan dekat dengan dunia digital, informasi mengenai JKN bisa disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami,” tambahnya.

Menurut Rizzky, agenda semacam ini penting untuk memperluas wawasan para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan. Ia berharap mereka mendapatkan gambaran utuh tentang program JKN, baik dari aspek pelayanan medis maupun administrasi.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan sebagai jembatan edukasi antara BPJS Kesehatan dan anak muda. Dengan insight yang lebih dalam, mereka bisa berkontribusi secara lebih efektif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” jelas Rizzky.

Rizzky optimistis, dengan pemahaman yang lebih mendalam, para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan mampu menyebarluaskan informasi yang tepat dan bernuansa positif mengenai program JKN.

Dengan begitu, masyarakat akan semakin mengenali hak-haknya, prosedur layanan, serta manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional.

“BPJS Kesehatan akan terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai inisiatif edukasi publik untuk mendukung literasi kesehatan masyarakat dan penguatan penyelenggaraan Program JKN,” tegas Rizzky.

Sementara itu, saat mengunjungi kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara, rombongan finalis Duta Muda BPJS Kesehatan mendalami berbagai proses administrasi peserta JKN.

“Saat kunjungan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara, para finalis Duta Muda BPJS Kesehatan mempelajari proses administrasi kepesertaan, seperti pendaftaran peserta, perubahan data, pemberian informasi tentang hak dan kewajiban peserta, serta prosedur pelayanan JKN, hingga penanganan pengaduan," ujar Rizzky.

"Finalis Duta Muda BPJS Kesehatan juga diperkenalkan dengan berbagai inovasi digital yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) pada nomor 08118165165, dan Care Center 165,” tambah dia.

Menanggapi kunjungan itu, Direktur RS Islam Sukapura, Tresia Mahaputeri NM memberikan penilaian positif. Dia pun mendukung upaya para finalis memahami lebih dekat penerapan layanan JKN di fasilitas kesehatan.

“RS Islam Sukapura membuka pintu seluas-luasnya bagi finalis Duta Muda BPJS Kesehatan untuk melihat dan memahami pelayanan bagi peserta JKN. Saat ini sekitar 90 persen pasien kami adalah peserta JKN, sehingga kolaborasi dengan BPJS Kesehatan sangat penting untuk memastikan pelayanan berjalan baik,” ujar Tresia.

Dia menambahkan bahwa perspektif dari para finalis akan menjadi masukan bagi rumah sakit, sehingga kualitas layanan JKN dapat terus ditingkatkan.

Menurut Tresia, masukan dari para finalis akan sangat bermanfaat. Dengan demikian pelayanan JKN di rumah sakit dapat semakin ditingkatkan.

“Silakan gali informasi seluas mungkin dan berikan masukan untuk rumah sakit. Kami terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk bagi peserta JKN,” kata dia.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis