Menuju konten utama

Kronologi Truk Besi Terguling di Tomang, Muatan Jatuh Dua Kali

Jalur Tol Tomang arah Grogol ditutup sementara imbas evakuasi besi konstruksi puluhan ton yang tumpah dari truk terguling. S Parman macet parah.

Kronologi Truk Besi Terguling di Tomang, Muatan Jatuh Dua Kali
Muatan besi konstruksi yang tumpah dari truk dalam kecelakaan di jalan layang (flyover) Tomang, Jakarta Barat, kembali terjatuh ke Jalan arteri S. Parman saat dievakuasi kendaraan crane, Rabu (24/6/2026). ANTARA/Risky Syukur/am.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Insiden kecelakaan truk bermuatan besi konstruksi yang terguling di Flyover Tomang, Jakarta Barat, pada Rabu (24/6/2026) dini hari menyisakan cerita dramatis. Berawal dari truk yang terbalik akibat tali pengait putus pada subuh hari, proses evakuasi justru semakin pelik setelah material besi seberat puluhan ton kembali terlepas dari jepitan crane dan jatuh ke jalan arteri pada siang harinya.

Namun, proses evakuasi sudah berhasil dilakukan oleh petugas. Kini, gerbang tol telah dibuka kembali.

Mengutip dari ANTARA, di lokasi sekitar pukul 10.55 WIB, kendaraan crane beroperasi memindahkan sejumlah besi konstruksi yang tumpah ke pinggir FO Tomang, dengan kondisi pagar FO yang sudah jebol.

Di tengah proses evakuasi, beberapa potong besi lepas dari jepitan crane sehingga terjatuh ke arah Jalan arteri S Parman.

Tidak ada korban dalam insiden tersebut. Petugas polisi pun telah memberhentikan arus lalu lintas dari arah Slipi ke Grogol saat evakuasi itu berlangsung.

Hingga pukul 12.00 WIB, kemacetan lalu lintas terjadi di Jalan S Parman arah Slipi lantaran jalur tol ditutup sementara untuk proses evakuasi, sehingga arus kendaraan seluruhnya diarahkan melewati Jalan S Parman.

Kemacetan juga terjadi dari arah sebaliknya, menyusul salah satu jalur arteri Jalan S Parman menuju Grogol Petamburan masih tertutup oleh muatan besi konstruksi yang jatuh dari FO Tomang.

Sebelumnya, truk bermuatan besi konstruksi terguling di jalan layang (flyover) Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Rabu dini hari, dan menyebabkan kepadatan lalu lintas hingga Rabu siang karena muatan yang tumpah ke jalan arteri.

"Ini kejadian tadi subuh sekitar 04.30 WIB. Truk pengangkut besi dari arah Tol Jakarta-Tangerang mengarah ke Tanjung Priok terguling di atas jalan layang Tol Tomang. Kemudian, muatan sebagian terjatuh ke bawah," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, kepada ANTARA, Rabu (24/6/2026) pagi.

Meskipun tidak ada korban, puluhan ton besi konstruksi yang tumpah ke badan jalan itu membuat lalu lintas di sekitar lokasi kejadian terhambat, sehingga petugas kepolisian terpaksa mengalihkan arus kendaraan untuk sementara waktu.

"Biasanya, kendaraan besar menggunakan lajur jalan layang Tomang mengarah ke Grogol. Namun karena ada tumpahan besi muatan dari truk, kami alihkan dulu semuanya menuju ke bawah, mengarah ke TL Tomang. Ada kepadatan lalu lintas di Jalan S Parman yang dari Slipi ke Tomang," terang Hafiz.

Sementara itu, Kepala Urusan Pembinaan Operasi atau Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, menyebutkan truk itu diduga terguling diduga akibat tali pengait muatan putus, sehingga muatan tumpah ke arah jalan arteri.

"Diduga tali pengait atau penguat putus, sehingga muatan tumpah menutup jalur Tol Kebon Jeruk arah Grogol dan arteri flyover Tomang arah Grogol," tutur Sudarmo.

Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 09.30 WIB, pagar pembatas tol nampak jebol akibat tertindih tumpahan muatan besi konstruksi dari truk tersebut.

Besi konstruksi berbentuk pagar itu pun terlihat menumpuk di jalur Tol Kebon Jeruk arah Grogol dan jalan arteri flyover Tomang arah Grogol.

Kronologi Kecelakaan Truk Trailer di Tol Tomang

Sebuah truk trailer bernomor polisi B 9688 XA mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di kilometer 13.400 Jalan Tol Layang Tomang arah Barat, Jakarta Barat, pada Rabu (24/6/2026) pagi.

​Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, menyebutkan kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 04.00 WIB dan diduga kuat dipicu oleh beban muatan kendaraan yang berlebih (overload).

​"Kendaraan trailer melaju dari arah gerbang Tomang menuju ke barat. Setibanya di KM 13.400 A, saat jalan menanjak, pengemudi kehilangan kendali ketika melakukan manuver ke kiri. Akibatnya, kendaraan terbalik dengan posisi roda menghadap ke utara," kata Reiki dalam keterangannya di Jakarta, Rabu dikutip dari ANTARA.

​Dia mengatakan berdasarkan analisis petugas di lapangan, pengemudi berinisial B (swasta), warga Kampung Pasirian Jayanti, Tangerang, itu tidak dapat menguasai laju kendaraan karena beban muatan yang terlalu berat.

"Diketahui bahwa pengemudi tersebut tidak mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM)," ujar Reiki.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi berinisial B mengalami luka ringan pada bagian kaki kiri. Selain itu, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materiil berupa kerusakan fasilitas tol milik Jasa Marga.

​"Kerugian materiil meliputi kerusakan pada tiang railing, pagar railing, serta kabel optik milik pengelola tol. Sementara untuk armada truk, mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan samping kiri," tutur Reiki.

Petugas PJR Ditlantas Polda Metro Jaya bersama dengan pihak pengelola jalan tol segera melakukan penanganan. Arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) sempat diatur guna mencegah kemacetan panjang selama proses olah TKP dan evakuasi berlangsung.

"​Saat ini, truk trailer telah berhasil dievakuasi oleh tim Derek Komo Rescue dibantu unit Marga Mandiri (Manggi) ke tempat yang aman. Kasus kecelakaan lalu lintas ini selanjutnya diserahkan ke Unit Laka Satuan Wilayah (Satwil) Jakarta Barat untuk penyidikan lebih lanjut," ungkap Reiki.

Kecelakaan tersebut juga sempat diunggah di media sosial Instagram melalui akun @jakarta.terkini, dalam video dan foto yang diunggah, terlihat muatan truk berupa besi wiremesh jatuh ke badan jalan.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN TOL

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Siti Fatimah