tirto.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta menyebut belasan anak diduga mengalami kekurangan gizi selama menjalani penitipan di Daycare Little Aresha.
Hal itu diketahui setelah pihak Dinkes Kota Yogyakarta memeriksa anak-anak yang tidak lagi dititip maupun masih dititip di daycare yang kini tersandung kasus penelantaran pengasuhan tersebut.
Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, menerangkan Pemkot Yogyakarta membuka posko pengaduan terkait kasus daycare Little Aresha. Layanan posko aduan ini tak hanya bagi anak yang saat ini dititipkan di Little Aresha namun juga untuk alumni.
"Kemarin ada 149 (anak yang terdata). Yang baru diperiksa 131 (anak). Yang sudah diperiksa gizinya 125 anak," ungkap Emma saat dihubungi wartawan, Senin (4/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan ini diketahui ada belasan anak yang teridentifikasi mengalami kurang gizi. "Kemarin itu, 17 anak yang masalah gizi. Itu baru diagnosis sementara nantinya harus diperiksa lagi," terang Emma.
Emma menambahkan untuk anak yang mengalami kekurangan gizi akan ditindaklanjuti penanganan dari Puskesmas dekat domisili anak. Nantinya Pemberian Makanan Tambahan (PMT) juga akan diberikan untuk menambah gizi anak.
"Di Puskemas telah disediakan tim yang terdiri dari dokter, bidan, ahli gizi hingga psikolog," tutup Emma.
Penulis: Cahyo PE
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id
































