Menuju konten utama

Demo Ojol Hari Ini: Daftar Jalan Berpotensi Macet & Link CCTV

Demo ojol hari ini dipusatkan di Silang Selatan Monas. Ada sejumlah ruas jalan yang diperkirakan akan mengalami kemacetan. Simak lokasinya berikut ini.

Demo Ojol Hari Ini: Daftar Jalan Berpotensi Macet & Link CCTV
Ilustrasi demo ojol. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Massa ojol demo hari ini, Kamis (2/7/2026), di Jakarta. Aksi ini diikuti pengemudi ojek online (ojol) seluruh Jabodetabek. Adanya unjuk rasa tersebut berpotensi membuat sejumlah jalan di Jakarta Pusat macet dan berikut daftar jalan yang perlu dihindari bagi warga Jakarta.

Sebelumnya, unjuk rasa para pengemudi ojol ini merupakan inisiasi para driver yang tergabung dalam Gerakan Ojol Indonesia Bersatu (GOIB). Rencananya, unjuk rasa ini mulai digelar pada Kamis siang pukul 13.00 WIB.

Menurut koordinator aksi GOIB, Irfan Smandu, demonstrasi massa ini dilakukan untuk menuntut sejumlah hal terkait aturan kesejahteraan para pengemudi. Irfan menyebut bahwa unjuk rasa ini dilakukan dengan dasar kesadaran para driver, ia memastikan tak ada upaya paksaan dari pihaknya.

Sementara itu, ada lima tuntutan yang dilayangkan para peserta aksi ini. Semua tuntutan berkisar pada penerapan aturan perlindungan pengemudi ojol hingga aturan potongan maksimal.

Kelima tuntutan itu adalah penerbitan Lembar Negara dari Perpres. No. 27 Tahun 2026, pemberlakuan potongan maksimal 8 persen, jaminan ketersediaan Pertalite, regulasi tarif yang adil untuk pengantar barang dan makanan, serta penerapan skema potongan 8 persen secara benar.

Unjuk rasa dijadwalkan berpusat di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat. Namun, massa aksi direncanakan akan menggelar long march sebelum berkumpul di Silang Selatan Monas.

Daftar Jalan Berpotensi Macet, Rute Alternatif, dan Link CCTV

Unjuk rasa pengemudi ojol di Jakarta Pusat pada Kamis siang ini diperkirakan akan menyebabkan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan. Pihak kepolisian menyatakan telah mengerahkan 1.246 personel, dan akan memberlakukan rekayasa lalu lintas sesuai situasi di lapangan.

Jika ditilik dari rencana aksi massa yang dilakukan para pengemudi ojol, unjuk rasa akan dimulai dengan berkumpul di Taman Lapangan Banteng. Setelah itu, massa aksi akan bergerak bersama menuju Silang Selatan Monas.

Dengan rute penyelenggaraan demonstrasi tersebut, sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat berikut ini berpotensi mengalami kemacetan. Para pengguna jalan di Jakarta Pusat diimbau dapat menghindari ruas-ruas jalan berikut ini agar terhindar dari kepadatan.

1. Ruas jalan sekitar Lapangan Banteng

  • Jalan Lapangan Banteng Barat
  • Jalan Lapangan Banteng Timur
  • Jalan Pejambon
  • Jalan Medan Merdeka Timur
2. Ruas jalan sekitar Monas

  • Jalan Medan Merdeka Selatan
  • Jalan Medan Merdeka Barat
  • Jalan Medan Merdeka Utara
  • Jalan Medan Merdeka Timur
Untuk menghindari jalan-jalan berpotensi macet di atas, pengendara kendaraan di Jakarta dapat melalui beberapa rute alternatif berikut ini. Rute-rute alternatif berikut telah disesuaikan dengan arah tujuannya.

Bagi pengendara dari arah Jakarta Selatan menuju Jakarta Utara, rute dapat dialihkan melewati Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto, kemudian Tol Dalam Kota. Pengendara juga bisa melewati Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, kemudian Casablanca.

Bagi pengendara dari arah Jakarta Barat menuju Jakarta Timur, rute dapat dialihkan melalui Jalan S. Parman, kemudian Tol Dalam Kota, baru ke Cawang. Atau, pengendara juga bisa melewati Jalan Tomang Raya, menuju Jalan Kyai Caringin, dan kemudian ke Jalan KH Mas Mansyur.

Sedangkan, untuk mengamati lalu lintas di sekitar lokasi aksi di Monas, warga Jakarta dapat mengakses video rekaman CCTV secara real-time melalui link berikut ini. Dalam laman tersebut, pengguna jalan Jakarta dapat memilih area CCTV sesuai lokasi aksi.

Link Pantau CCTV Aksi Demo Ojol Jakarta Pusat

Baca juga artikel terkait DEMO OJOL atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar