Menuju konten utama

20 Contoh Soal Teks Editorial Kelas 12 dan Jawabannya

Artikel ini berisi contoh soal teks editorial lengkap untuk latihan. Baca sekarang dan tingkatkan pemahamanmu!

20 Contoh Soal Teks Editorial Kelas 12 dan Jawabannya
ilustrasi contoh soal teks editorial. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Contoh soal teks editorial kerap muncul saat guru menilai pemahaman siswa kelas 12. Banyak pendidik memakai contoh soal untuk menguji kemampuan membaca kritis. Cara ini membantu siswa mengenali fungsi dan peran teks editorial dalam media.

Redaksi media biasanya menulis teks editorial yang kemudian menjadi rujukan dalam soal teks editorial kelas 12. Mereka mengangkat isu politik, sosial, hingga ekonomi yang tengah hangat. Isi tulisan kemudian mengarahkan pembaca melihat masalah dengan sudut pandang jelas.

Penulis editorial menyusun argumen secara sistematis agar pembaca memahami inti persoalan dan dapat mengerjakan latihan soal teks editorial kelas 12. Mereka memakai kalimat padat dan tegas untuk menguatkan pendapat. Struktur yang rapi membuat teks editorial mudah dibedah saat guru memberi contoh soal di kelas.

Contoh Soal Teks Editorial dan Kunci Jawaban

Setelah memberikan materi teks editorial kepada peserta didik, guru dapat mengukur pemahaman siswa terkait pengetahuan tersebut melalui contoh soal teks editorial. Salah satu cara untuk mengukur pemahaman peserta didik adalah dengan memberikan soal. Berikut ini contoh soal teks editorial pilihan ganda dan jawabannya.

Pilihan Ganda

1. Kalimat berikut yang menunjukkan modalitas kemungkinan adalah...

A. Setiap hari sampah menumpuk di sungai.

B. Jalan itu sangat sepi pada malam hari.

C. Mungkin pemerintah akan menunda proyek tersebut.

D. Para pedagang mulai berdagang sejak pagi.

E. Para siswa belajar di perpustakaan.

Jawaban: C

2. Perhatikan pernyataan berikut!

Tindakan pemerintah menaikkan pajak kendaraan dianggap kurang tepat sebab membebani masyarakat kecil.

Modalitas yang digunakan adalah...

A. Keperluan

B. Harapan

C. Kepastian

D. Penilaian

E. Kemungkinan

Jawaban: D

3. Pernyataan yang termasuk verba material adalah...

A. Siswa seharusnya memahami aturan.

B. Rina mengira tugasnya sudah selesai.

C. Warga tampak khawatir.

D. Pemerintah membangun jembatan baru.

E. Aturan itu dianggap tidak efektif.

Jawaban: D

4. Kalimat berikut yang merupakan kalimat opini adalah...

A. Air penting bagi kehidupan sehingga perlu dihemat.

B. Tahun 1293 Raden Wijaya mendirikan Majapahit.

C. Masukkan telur ke dalam adonan.

D. Sekolah seharusnya memperketat aturan agar siswa tidak membolos.

E. Presiden mencabut aturan TKA.

Jawaban: D

5. Urutan kalimat berikut yang paling tepat sehingga membentuk opini yang runtut adalah...

(1) Junaedi dinyatakan hilang setelah menerima hasil kelulusan.

(2) Ia telah diterima di universitas swasta dengan beasiswa penuh.

(3) Tradisi pesta kelulusan sering dilakukan dengan cara berlebihan.

(4) Seorang pelajar ditemukan meninggal di rumah kos di Cimahi.

(5) Prestasi Junaedi menjadi sia-sia akibat pesta kelulusan.

(6) Dua hari setelah kelulusan, ia tewas karena dugaan pesta oplosan.

A. (1),(3),(4),(6),(2),(5)

B. (1),(4),(3),(2),(6),(5)

C. (3),(1),(4),(6),(2),(5)

D. (3),(4),(1),(2),(6),(5)

E. (3),(4),(1),(6),(2),(5)

Jawaban: E

6. Yang bukan termasuk unsur kebahasaan teks editorial adalah...

A. Verba eksistensial

B. Modalitas

C. Adverbia frekuentatif

D. Konjungsi

E. Verba material

Jawaban: A

7. Kalimat berikut yang bukan termasuk opini adalah...

A. Tiga tersangka ditangkap di sebuah warnet di Bandung.

B. Remisi membuat narapidana merasa senang.

C. Para korban dilarikan ke rumah sakit terdekat.

D. Sejak kecil Habibie dikenal menyukai dunia teknologi.

E. Pemerintah perlu mempertimbangkan matang kebijakan yang dibuat.

Jawaban: D

8. Bacaan opini berikut ditujukan kepada…

A. Pengajar

B. Anak-anak

C. Orang tua

D. Pengasuh

E. Pemerintah

Jawaban: C

9. Bacaan opini tersebut ditulis untuk membela…

A. Pemerintah

B. Anak-anak

C. Pengasuh

D. Pengajar

E. Orang tua

Jawaban: B

10. Pernyataan berikut yang mengandung verba mental adalah...

A. Aliran barang kini lebih mudah.

B. Kawasan hutan mangrove adalah area penyangga air.

C. Harga kebutuhan pokok meningkat.

D. Kapitalisme berhubungan dengan krisis.

E. Indonesia pernah dianggap mampu bangkit dari krisis 1998.

Jawaban: E

11. Perhatikan kutipan berikut!

(1) Kesadaran menjaga kebersihan masih menjadi masalah umum.

(2) Terutama dalam hal membuang sampah pada tempatnya.

(3) Kesadaran itu harus dibiasakan sejak kecil.

(4) Dengan demikian, hidup bersih dapat menjadi karakter.

(5) Namun, sering kali masyarakat sulit menjaga kebersihan secara mandiri.

(6) Lingkungan kotor membuat seseorang lelah untuk tetap disiplin.

Kalimat yang memuat adverbia frekuentatif adalah nomor...

A. (1)

B. (2)

C. (3)

D. (4)

E. (5)

Jawaban: E

12. Ciri yang menunjukkan teks editorial adalah...

A. Menyampaikan pendapat terhadap isu publik.

B. Mengungkapkan kisah hidup tokoh.

C. Mendeskripsikan langkah-langkah membuat sesuatu.

D. Mengulas unsur intrinsik karya sastra.

E. Menuturkan rangkaian peristiwa kronologis.

Jawaban: A

13. Berdasarkan paragraf berikut, kalimat yang tidak mengandung verba relasional adalah...

(1) Banyak negara berkembang menerapkan pembangunan bernuansa kapitalistik.

(2) Pemerintah bekerja sama dengan pengusaha demi meraup keuntungan.

(3) Rakyat sering menjadi korban.

(4) Contohnya daerah pesisir dengan hutan mangrove.

(5) Kerusakan lingkungan semakin parah.

A. (1)

B. (2)

C. (3)

D. (4)

E. (5)

Jawaban: B

14. Kalimat yang berfungsi sebagai tesis dalam teks editorial berikut adalah…

(1) Junaedi dinyatakan hilang setelah mendapat hasil kelulusan.

(2) Ia telah diterima di universitas swasta dengan beasiswa penuh.

(3) Pesta kelulusan identik dengan euforia berlebihan seperti corat-coret seragam dan pesta miras.

(4) Seorang siswa ditemukan tewas di rumah kos.

(5) Prestasi Junaedi hilang akibat pesta kelulusan.

(6) Dua hari setelah kelulusan, ia tewas karena pesta oplosan.

A. (1)

B. (2)

C. (3)

D. (4)

E. (5)

Jawaban: C

15. Kalimat berikut yang merupakan fakta adalah…

A. Pemerintah harus lebih tegas mengatur harga pangan.

B. Pendidikan di Indonesia dinilai menurun.

C. Jalan tol baru itu diresmikan pada 12 Mei 2024.

D. Warga mengeluhkan kebijakan baru.

E. Sekolah semestinya menambah fasilitas.

Jawaban: C

Essay

1 Jelaskan perbedaan antara tesis, argumentasi, dan rekomendasi dalam struktur teks editorial!

Jawaban:

Tesis adalah pernyataan awal penulis yang berisi sudut pandang atau pendapat utama terhadap suatu isu.

Argumentasi berisi alasan, bukti, fakta, atau penjelasan yang mendukung tesis.

Rekomendasi merupakan saran atau usulan yang diberikan penulis sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah yang dibahas.

2. Mengapa teks editorial harus menggunakan fakta sebagai pendukung argumentasi? Jelaskan alasannya!

Jawaban:

Fakta diperlukan agar argumentasi lebih kuat, objektif, dan meyakinkan pembaca. Fakta membuat pendapat penulis tidak sekadar opini kosong, tetapi didukung data yang dapat diverifikasi sehingga meningkatkan kredibilitas teks editorial.

3. Perhatikan pernyataan berikut:

"Penggunaan plastik sekali pakai harus segera dibatasi karena berdampak besar terhadap pencemaran lingkungan."

Jelaskan istilah kebahasaan apa yang muncul dalam pernyataan tersebut dan mengapa!

Jawaban:

Pernyataan tersebut mengandung modalitas keharusan melalui kata harus, yang menunjukkan dorongan kuat atau tuntutan agar suatu tindakan dilakukan. Selain itu terdapat unsur opini argumentatif, karena penulis menyampaikan sikap dan alasan terkait isu lingkungan.

4. Sebutkan tiga ciri kebahasaan yang sering muncul dalam teks editorial dan jelaskan contohnya!

Jawaban:

Modalitas: menunjukkan sikap penulis, misalnya harus, dapat, sebaiknya.

Konjungsi kausalitas: penghubung sebab-akibat, misalnya karena, sehingga, sebab itu.

Verba mental: kata kerja yang menunjukkan pemikiran atau penilaian, misalnya menganggap, menilai, mencemaskan.

5. Teks berikut merupakan bagian argumentasi dari sebuah editorial:

"Berkurangnya minat baca pelajar disebabkan oleh kemudahan akses media sosial yang lebih menarik perhatian. Jika kondisi ini dibiarkan, kemampuan literasi generasi muda akan terus menurun."

Analisislah hubungan sebab-akibat dalam paragraf tersebut!

Jawaban:

Sebab: Kemudahan akses media sosial yang lebih menarik perhatian pelajar.

Akibat 1: Minat baca pelajar berkurang.

Akibat 2: Jika tidak ditangani, kemampuan literasi generasi muda menurun.

Paragraf tersebut menegaskan bahwa media sosial menjadi faktor penyebab utama melemahnya minat baca dan berdampak lanjutan pada penurunan kemampuan literasi.

Pembaca yang ingin mengetahui informasi seputar Contoh Soal klik tautan di bawah ini.

Kumpulan artikel tentang Contoh Soal

Baca juga artikel terkait CONTOH SOAL atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Edusains
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Satrio Dwi Haryono