tirto.id - Como berhasil lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Tim besutan Cesc Fabregas memastikan 1 tiket ke UCL di pekan terakhir Liga Italia 2025/2026 pada Senin (25/5/2026), dini hari.
Kemenangan 1-4 yang diraih Como di kandang Cremonese, Stadio Giovanni Zini, Kremona memastikan Como finis di peringkat 4 klasemen akhir Serie A 2025/2026. Mereka menggeser AC Milan yang secara mengejutkan kalah 1-2 di San Siro dari Cagliari.
Selain Como yang bakal debut di Liga Champions 2026/2027, wakil Italia lainnya adalah Inter Milan, Napoli dan AS Roma. Mereka bakal langsung lolos ke babak liga dan bersaing dengan 32 tim lain di Eropa.
Kisah Ajaib Como dari Serie D ke Panggung Liga Champions
Di musim 2018/2019, Como adalah tim miskin di distrik Lombardia, Italia. Kala itu, mereka bermain di Serie D, dan terancam bubar karena masalah keuangan.
Pengusaha asal Indonesia Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono kemudian membeli klub tersebut. Awalnya, Como hanya sekadar dijadikan markas untuk tim muda Indonesia, Garuda Select. Namun, seiring berjalannya waktu rencana Hartono bersaudara berubah dan membangun Como menjadi salah satu kekuatan baru di Italia.
Di tahun 2019, Como berhasil menjuarai Serie D dan promosi ke Serie C. Mereka berada di Serie C selama 2 musim dan promosi pada musim 2020/2021. Como lantas berkompetisi di Serie B selama 3 musim pada 2021/2022, 2022/2023 kemudian promosi ke Serie A pada musim 2023/2024.
Pada musim 2023/2024, Como dilatih oleh Cesc Fabregas. Di musim pertamanya, Fabregas berhasil membawa Como promosi ke Serie A setelah finis sebagai runner-up di bawah Parma.
Di musim pertamanya di Serie A 2024/2025, Como tampil impresif meski finis di papan tengah. Mereka kerap merepotkan tim-tim besar seperti Juventus, Inter Milan, AC Milan hingga Napoli.
Memasuki musim 2025/2026, Como tampil lebih baik. Kebijakan transfer yang tepat dipadukan dengan kemampuan Cesc Fabregas dalam meramu tim membuat Como mampu bersaing di papan atas dan memperebutkan tiket ke kompetisi Eropa.
Kendati begitu, 2 kekalahan beruntun dari Inter Milan dan Sassuolo membuat mereka keluar dari zona Liga Champions. Bahkan, hingga pekan ke-37 Como masih menempati posisi 5 klasemen Liga Italia 2025/2026 dan diprediksi tidak masuk 4 besar.
Prediksi Como tidak lolos Liga Champions 2026/2026 cukup berdasar. Pasalnya, 2 rival utamanya untuk memperebutkan tiket ke UCL, pada laga terakhir menghadapi lawan yang relatif mudah. Hal yang sama juga dialami Como.
AC Milan menjamu Cagliari di San Siro, dan AS Roma bertandang ke Hellas Verona, sedangkan Como menghadapi Cremonese. Di atas kertas, AC Milan, AS Roma dan Como bakal meraih kemenangan di laga terakhir.
Akan tetapi, AC Milan justru terpeleset di laga terakhir. Mereka kalah 1-2 dari Cagliari di kandang sendiri yang membuat anak asuh Massimiliano Allegri turun ke peringkat 5.
Como pun lolos ke Liga Champions 2026/2027 bersama AS Roma yang sukses memetik kemenangan atas Hellas Verona 0-2. Mereka menyusul Inter Milan dan Napoli yang finis di posisi 1 dan 2 Liga Italia 2025/2026.
Setelah pertandingan, pelatih Como, Cesc Fabregas mengaku puas dengan performa timnya. Dia pun yakin Como bakal lolos ke Liga Champions 2026/2027 meski situasi mereka kurang diuntungkan hingga pekan terakhir.
“Saya memiliki firasat sehari sebelum kami bermain melawan Parma [di giornata 37] bahwa dengan dua kemenangan, kami akan lolos ke Liga Champions,” kata Cesc Fabregas kepada DAZN Italia yang dikutip dari Football Italia.
Kendati membutuhkan hasil pertandingan lain untuk lolos ke Liga Champions 2026/2027, Como pada akhirnya berhasil melakukannya. Mereka pun bakal tampil di kompetisi elit Eropa tersebut untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id































