Menuju konten utama

Catat Kinerja Positif, KB Bank Raih Dukungan Modal Induk Usaha

Perseroan mencatatkan penerimaan pencairan dana pinjaman sebesar Rp3 triliun, yang akan terdaftar di OJK sebagai instrumen Modal Inti Tambahan.

Catat Kinerja Positif, KB Bank Raih Dukungan Modal Induk Usaha
Ilustrasi nasabah sedang berada di kantor cabang KB Bank. FOTO/dok. KB Bank

tirto.id - PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bank) menandatangani Perjanjian Pinjaman Subordinasi Perpetual/Tanpa Jangka Waktu dengan KB Kookmin Bank Co. Ltd. (KBHQ) pada Kamis (30/6/2025) di Jakarta.

Penandatanganan ini dilakukan sebagai Pemegang Saham Pengendali Perseroan dengan kepemilikan 66,88 persen saham Perseroan.

Pada kesempatan yang sama, Perseroan mencatatkan penerimaan pencairan dana pinjaman tersebut sebesar Rp3 triliun. Pinjaman tersebut akan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai instrumen Modal Inti Tambahan yang berlaku efektif pada Juni 2025.

Dengan tetap mengacu pada konfirmasi dari regulator, Perseroan memperkirakan instrumen ini akan memenuhi syarat sebagai Modal Inti. Inisiatif strategis ini menegaskan komitmen Perseroan untuk menjaga fondasi permodalan yang solid dan berkelanjutan, serta mendukung kapasitas pertumbuhan jangka panjangnya.

“Dukungan ini kembali menegaskan komitmen penuh KB Kookmin Bank terhadap arah transformasi dan pertumbuhan jangka panjang KB Bank di Indonesia. Dana ini akan memperkuat permodalan kami dan memberi ruang yang lebih luas untuk bertumbuh, sekaligus menjadi wujud atas keyakinan induk usaha terhadap fundamental dan prospek bisnis KB Bank,” ujar Wakil Direktur Utama KB Bank, Robby Mondong, dalam keterangan tertulis, Senin (30/6/2025).

Dengan demikian, KB Bank menetapkan capaian pada tahun ini sebagai momentum turn around dengan target utama membukukan laba bersih pada akhir tahun.

Catatan Kinerja Positif KB Bank Tahun 2025

KB Bank mencatatkan kinerja positif sampai dengan Mei 2025. Laba selama 5 bulan pertama tahun ini tercatat membalikkan posisi rugi pada periode yang sama tahun lalu.

Capaian ini mencerminkan ketahanan KB Bank dalam menghadapi dinamika eksternal berupa ketidakpastian ekonomi global, serta menekankan efektivitas strategi transformasi dan fundamentalnya.

Selain itu, hingga akhir Mei 2025, portofolio kredit KB Bank tumbuh sekitar 4–5 persen (year-on-year). Capaian ini khususnya didorong oleh segmen ritel dan wholesale, termasuk pertumbuhan bisnis Korean Link. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat stabil, dengan pertumbuhan CASA mencapai sekitar 17–18 persen dan rasio CASA yang menembus lebih dari 30 persen, mencerminkan struktur pendanaan yang semakin efisien dan solid.

Catatan positif ini menjanjikan ruang pertumbuhan. Perseroan menilai, diferensiasi KB Bank makin diperkuat oleh pertumbuhan berkelanjutan pada segmen Korean Link sehingga menjadi kekuatan unik Perseroan di pasar Indonesia, serta migrasi ke sistem Next Generation Banking System (NGBS) yang mendorong efisiensi operasional dan kualitas layanan.

Dengan struktur permodalan yang semakin solid, KB Bank percaya diri dalam menjalankan strategi pertumbuhan yang telah dirancang. Penguatan ini tidak hanya memperkuat ketahanan jangka panjang Perseroan, tetapi juga membuka ruang untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk nasabah, melalui layanan yang andal, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan mereka di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis