Menuju konten utama

BP-AKR Bakal Tambah Stok RON 92 dari Pertamina Lewat Skema B2B

Meski demikian, Vanda belum mengkonfirmasi jumlah BBM yang dibeli dari Pertamina.

BP-AKR Bakal Tambah Stok RON 92 dari Pertamina Lewat Skema B2B
Petugas menunggu calon konsumen di SPBU BP Minangkabau, Jakarta, Rabu (17/9/2025). ANTARA FOTO/Ika Maryani/Adm/aww.

tirto.id - PT Aneka Petroindo Raya (APR) perusahaan yang menaungi jaringan SPBU BP-AKR, mengkonfirmasi bahwa pihaknya akan menambah stok bahan bakar minyak (BBM) pada RON 92 pada akhir pekan ini.

Presiden Direktur BP-AKR Vanda Laura, mengatakan pihaknya akan kembali membeli base fuel dari PT Pertamina (Persero) melalui skema Business to Business (B2B). Meski demikian, Vanda belum mengkonfirmasi jumlah BBM yang dibeli dari Pertamina.

"BP-AKR berkomitmen dalam menjaga ketersediaan bahan bakar berkualitas bagi masyarakat melalui jaringan SPBU BP. Sebagai wujud dari komitmen tersebut, BP-AKR akan kembali melakukan pengadaan base fuel RON 92 hasil impor melalui mekanisme kerja sama B2B dengan PT Pertamina Patra Niaga, yang langsung dikirim ke fasilitas penyimpanan BP-AKR," kata Vanda melalui keterangan resminya pada Tirto, Selasa (18/11/2025).

Vanda menekankan, BP-AKR tetap memastikan bahwa setiap keputusan pengadaan BBM diambil secara hati-hati, terukur, dan bertanggung jawab, setelah seluruh aspek tata kelola, kepatuhan (compliance), spesifikasi dan standar kualitas, serta komersial terpenuhi.

"Pengadaan kembali base fuel RON 92 merupakan bagian dari upaya BP-AKR dalam menjaga kesinambungan pasokan dan mendukung mobilitas masyarakat. Langkah ini menegaskan komitmen BP-AKR sebagai mitra energi di Indonesia yang mengutamakan pemenuhan kebutuhan bahan bakar dan layanan berkualitas bagi masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa Pertamina terbuka bagi SPBU swasta yang ingin melakukan kerja sama dalam pembelian BBM.

"Kalau Pertamina itu kita open. Silahkan, anda mau pesen berapa, anda mau minta berapa, selama itu sesuai dengan regulasi yang ada di proses pengadaan ya, kami layani," ungkap Roberth pada wartawan.

Menurut Roberth, Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selalu siap dan menyanggupi berapa pun BBM yang dibutuhkan oleh SPBU Swasta.

"Prinsipnya mau berapa kargo pun kita layani. Tergantung teman-teman BU swasta aja nih, mereka sejauh mana mereka menghitung kebutuhannya, terus bagaimana kemudian mereka bersama dengan Pertamina, ini kita banyak hal-hal yang harus dinegokan. Karena ini kan B2B ya, B2B itu berarti harus win-win," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait SPBU BP atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Dwi Aditya Putra