Menuju konten utama

Bidik Penambahan Kursi di 2029, Golkar Bakal Lakukan Bedah Dapil

Golkar memastikan evaluasi terhadap kader tetap dilakukan, dan seluruh dinamika politik akan terus dimonitor dan dievaluasi.

Bidik Penambahan Kursi di 2029, Golkar Bakal Lakukan Bedah Dapil
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji di Gedung DPR RI, Jakarta, Jum’at (13/2/2026). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Partai Golkar menargetkan penambahan jumlah kursi di DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota, pada Pemilu 2029. Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, mengatakan partainya akan melakukan bedah dapil untuk mengidentifikasi potensi peningkatan kursi di tiap wilayah.

“Sebenarnya kita targetnya mau menambah kursi ya,” kata Sarmuji dalam acara Sulaturahmi di DPP Partai Golkar, Kamis (9/4/2026).

Meski menargetkan penambahan kursi, Sarmuji mengakui jumlah pasti yang ingin dicapai belum ditentukan. Menurutnya, perhitungan detail baru akan dilakukan setelah proses konsolidasi organisasi partai rampung.

Kata dia, Golkar saat ini masih fokus menyelesaikan konsolidasi internal, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Sarmuji menyebut dalam waktu dekat seluruh provinsi ditargetkan menyelesaikan musyawarah daerah (Musda).

“Insyaallah dalam bulan ini seluruh provinsi kita akan menyelesaikan musyawarah daerah di seluruh Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, hingga kini sudah ratusan daerah yang melaksanakan Musda di tingkat kabupaten/kota.

Sarmuji menegaskan bahwa persiapan Pemilu 2029 dilakukan melalui kerja jangka panjang selama lima tahun. Golkar juga akan memperluas basis dukungan serta mengembangkan program partai untuk meningkatkan elektabilitas

“Tentu pemilu itu bukan kerjaan lima tahunan, tetapi kerjaan lima tahun. Selama lima tahun tentu kita akan berkonsolidasi, mengembangkan program-program, memperluas basis Partai Golkar agar pada Pemilu 2029 kita menjadi lebih siap," katanya.

Di sisi lain, Golkar memastikan evaluasi terhadap kader tetap dilakukan. Sarmuji menyebut seluruh dinamika politik yang melibatkan kader akan terus dimonitor dan dievaluasi.

“Kita akan ingatkan seandainya ada kawan-kawan kita yang barangkali kurang pas atau jalannya barangkali sedikit terdistrak, pasti akan kita ingatkan," katanya.

Baca juga artikel terkait GOLKAR atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Hendra Friana