Menuju konten utama

Berita Perang Iran vs AS Hari ke-12: Ada Serangan hingga Suaka

Perang Iran vs AS-Israel memasuki hari ke-12. Simak ringkasan berbagai peristiwanya berikut ini.

Berita Perang Iran vs AS Hari ke-12: Ada Serangan hingga Suaka
Sebuah bola api membubung dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan area di pinggiran selatan Beirut pada malam 10 hingga 11 Maret 2026. AFP/FADEL itani
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Perang Iran vs Amerika Serikat (AS) dan Israel telah memasuki hari ke-12 pada Rabu (11/3/2026). Serangan dilaporkan masih terus terjadi dan jumlah korban terbunuh terus meningkat. Berdasar berita terbaru, Iran berpotensi mengalami "hujan hitam" yang beracun.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis pernyataan pada Rabu dini hari bahwa mereka telah menggunakan rudal berhulu ledak berat Khoramshahr. Proyektil ini jadi salah satu rudal jarak menengah tercanggih Iran.

Seturut Al Jazeera, Khoramshahr disebut telah digunakan IRGC ketika menghujani sejumlah target di kawasan Teluk dan Israel antara Selasa (10/3) malam hingga Rabu dini hari. Dalam serangan ini, IRGC meluncurkan rudal secara terus menerus selama tiga jam.

IRGC menargetkan sejumlah lokasi di Israel dalam serangan tersebut, termasuk Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem Barat. Iran juga menargetkan fasilitas militer AS di Erbil, Irak; Manama; dan Bahrain.

Sementara itu, pada Selasa, setidaknya 8 wilayah di Teheran diserang AS, beserta kota-kota lainnya di seluruh Iran. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menggambarkan jalannya serangan itu sebagai "hari paling intens".

Di tengah serangan yang terus terjadi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan akan potensi "hujan hitam" yang beracun di Iran.

Menurut WHO, dampak serangan Israel ke depot minyak Iran pada akhir pekan lalu kini berpotensi meluas jadi hujan beracun. Asap hitam yang mengepul akibat depot minyak yang terbakar kini berpotensi tercampur dalam air hujan dan angin, membuatnya berisiko terkontaminasi dengan zat beracun bagi sistem pernapasan manusia.

Negara-negara di kawasan Teluk juga terus mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara mereka telah mencegat serangan rudal dan drone Iran.

Arab Saudi melaporkan telah melakukan pencegatan terhadap serangan ke Pangkalan Udara Pangeran Sultan. Uni Emirat Arab (UAE) melaporkan telah mencegat 26 drone Iran pada Selasa, sementara sembilan lainnya gagal dihalau dan jatuh ke wilayah mereka.

Kementerian Pertahanan Qatar menyebut bahwa mereka telah mengintersep serangan rudal Iran pada Rabu pagi. Namun, kementerian tersebut kembali mengeluarkan peringatan ancaman serangan pada Rabu petang.

Ketiadaan jaminan keamanan di wilayah Teluk juga membuat salah satu kilang minyak terbesar di dunia, fasilitas Ruwais di UEA ditutup. Penutupan ini berlaku sejak Selasa.

Di Israel, sirene tanda ancaman juga dilaporkan terus meraung hingga Rabu. Sirine di seluruh Tel Aviv dan Israel bagian tengah dilaporkan sempat meraung, namun tak ada laporan korban tewas baru akibat serangan Iran ke Israel hingga Rabu.

Israel juga menyebut bahwa direktorat keamanan siber mereka telah mendeteksi upaya peretasan kamera keamanan di wilayah mereka. Otoritas Israel mendesak warga mereka untuk memperbarui kata sandi akun maupun perangkat lunak mereka.

Perselisihan antara AS dan Israel terkait serangan depot minyak Iran pada akhir pekan lalu juga dilaporkan terus berlanjut. Informasi terbaru, Utusan Khusus AS Steve Witkoff disebut akan mengunjungi Israel pada pekan depan untuk melakukan koordinasi lebih lanjut terkait hal tersebut.

Seturut CNN, teka-teki terkait pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, juga terus berlanjut. Iran menegaskan bahwa Mojtaba dalam keadaan aman di tengah rumor bahwa anak Ayatollah Ali Khamenei itu terluka dalam serangan AS-Israel.

Akan tetapi, hingga Rabu, Mojtaba belum muncul ke hadapan publik atau membuat pernyataan sejak terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.

Di luar serangan militer, sebanyak tujuh pesepak bola timnas putri Iran telah mendapatkan suaka dari Australia. Namun, salah satu di antara mereka disebut mengurungkan niat dan ingin kembali pulang ke Iran. Enam pesepak bola putri lain disebut telah berada di Sydney pada Selasa.

Sementara itu, jumlah korban yang terbunuh akibat perang dilaporkan terus meningkat. Iran mengklaim bahwa lebih dari 1.300 masyarakat sipil telah terbunuh sejak 28 Februari.

Di Lebanon, 570 orang terbunuh dalam serangan Israel di kawasan tersebut. Badan anak-anak PBB menyebut bahwa serangan Israel di Lebanon telah membunuh lebih dari 10 anak setiap hari.

Serangan di Lebanon juga dikeluhkan Iran. Teheran mengklaim bahwa empat diplomat Iran di Beirut terbunuh dalam serangan Israel. Iran menyebutnya sebagai "serangan teroris".

Pentagon mengonfirmasi tujuh tentara AS tewas, sementara 140 lainnya terluka pada Selasa. Hal itu diungkap di tengah upaya Kongres AS untuk menuntut agar dibuka sesi dengar pendapat publik terhadap keputusan Washington berperang di Iran.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar