Berbaik Sangka kepada Allah SWT: Hikmah dan Manfaatnya

Penulis: Dhita Koesno, tirto.id - 11 Okt 2021 16:25 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Berbaik sangka pada Allah SWT, hikmah berbaik sangka kepada Allah dan manfaat berbaik sangka.
tirto.id - Berbaik sangka termasuk salah satu perilaku terpuji manusia dan dalam bahasa Arab disebut dengan istilah husnudzon.

Sebagai manusia, kita tidak hanya dianjurkan berbaik sangka kepada sesama, tetapi juga harus mampu berhusnudzon kepada Allah SWT.

Berbaik sangka kepada Allah SWT berkaitan dengan tingkat keyakinan yang dimiliki manusia terhadap Tuhannya agar tetap memiliki harapan.

Dikutip laman NU Online, seseorang yang selalu berbaik sangka kepada Allah umumnya tidak pernah mengandalkan amal, ilmu, dan keistimewaannya, karena dia yakin semua yang dimilikinya itu merupakan pemberian dari Allah SWT.

Selain itu, manusia yang berhusnudzon pada Allah adalah manusia yang selalu punya harapan.

Dalam modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII (Kemenag: 2019), bagi orang yang berbaik sangka kepada Allah akan melahirkan pribadi yang memiliki kesalehan pribadi.

Kesalehan ini diwujudkan dalam bentuk ketaatan dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

Ketaatan dalam beribadah akan melahirkan sikap religius dalam diri seseorang, seperti ikhlas, sabar, tawadu, jujur, tawakal, kanaah, dan sebagainya. Sikap-sikap inilah yang disebut dengan kesalehan pribadi.

Berbaik sangka kepada Allah hukumnya wajib. Rasulullah SAW bersabda:

"Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai." (HR. Tirmidzi)

Dalam riwayat lain disebutkan:

"Sesungguhnya Allah berkata, 'Aku sesuai prasangka hambaku padaku. Jika prasangka itu baik, maka kebaikan baginya. Dan apabila prasangka itu buruk, maka keburukan baginya." (HR. Muslim)

Hikmah Berbaik Sangka kepada Allah SWT


Baik sangka kepada Allah akan menentukan nasib kita di Hari Akhir.

Karenanya sebagai manusia, jangan pernah berputus asa dari rahmat dan kasih sayang. Kembalilah pada Allah walau sebesar apapun dosa yang pernah dilakukan.

Meski demikian, berbaik sangka kepada Allah dalam segala kondisi dan keadaan harus pula disertai dengan amal saleh dan menjaga syariat-Nya.

Apabila berbaik sangka kepada Allah namun meremehkan perbuatan dosa, maka husnudzon itu tak akan ada manfaatnya.

Manfaat Berbaik Sangka


Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari membiasakan berhusnudzon dalam kehidupan, berikut di antaranya seperti dilansir situs Kemenag:

1. Dicintai oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
2. Mendapat ketenangan hidup.
3. Membentuk pribadi yang tangguh, tidak mudah putus asa dan selalu optimis.
4. Dijauhkan dari hal-hal buruk dan perbuatan munkar.
5. Mempererat tali persaudaraan sehingga terjalin ukhuwah yang mantap antar sesama muslim.
6. Mendapat timbal balik yang baik dari orang lain yang telah kita husnudzoni.


Baca juga artikel terkait CONTOH BERBAIK SANGKA atau tulisan menarik lainnya Dhita Koesno
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Dhita Koesno
Editor: Addi M Idhom

DarkLight