Menuju konten utama

Bank Jakarta Target IPO 2027, Optimistis Dapat Rp3 Triliun

Bank Jakarta kini tengah memperbaiki fundamental untuk mempersiapkan penawaran umum perdana saham tersebut.

Bank Jakarta Target IPO 2027, Optimistis Dapat Rp3 Triliun
Peresmian rebranding Bank DKI menjadi Bank Jakarta di Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta, Minggu (22/6/2025). tirto.id/Shofiatunnisa Azizah
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo mengatakan, Bank Jakarta akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2027. Bank Jakarta menargetkan memperoleh dana Rp3 triliun dari aksi korporasi tersebut.

"Kami sekarang sedang persiapan. Mudah-mudahan di awal 2027," ucapnya di Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).

Menurut Agus, Bank Jakarta kini tengah memperbaiki fundamental untuk mempersiapkan penawaran umum perdana saham tersebut. Pihaknya juga tengah menunjuk konsultan untuk aksi itu.

"Fundamental sekarang sudah kita perbaiki, fundamentalnya Bank Jakarta. Kita juga sudah proses penunjukan konsultan-konsultan untuk persiapan ke IPO itu," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, masyarakat akan mengawasi Bank Jakarta setelah melakukan penawaran umum perdana saham tersebut. Ia meyakini, dengan pengawasan dari masyarakat, kinerja Bank Jakarta akan positif.

"Dengan IPO, saya meyakini dengan diawasi oleh publik, maka Bank Jakarta akan menjadi semakin baik," tuturnya.

Di satu sisi, Pramono meminta Bank Jakarta agar berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan aksi korporasi tersebut.

"Secara terus-menerus kami juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia maupun dengan OJK. Dan saya juga sudah meminta kepada jajaran direksi dan komisaris untuk mempersiapkan diri untuk itu," lanjut Pramono.

Baca juga artikel terkait BANK DKI atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Alfons Yoshio Hartanto