Menuju konten utama

Bandara Ngurah Rai Layani 24,1 Juta Penumpang Sepanjang 2025

Dari jumlah penumpang pada 2025 tersebut, sebanyak 15.177.283 (63 persen) penumpang merupakan pelaku perjalanan internasional.

Bandara Ngurah Rai Layani 24,1 Juta Penumpang Sepanjang 2025
Situasi Bandara Ngurah Rai, Senin (12/01/2026). Foto: Humas Bandara Ngurah Rai
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat sebanyak 24.125.161 penumpang berhasil terlayani sepanjang 2025. Jumlah tersebut meningkat 0,84 persen dibandingkan 2024 yang mencatat 23,9 juta penumpang. Namun, jumlah penumpang pada 2025 tersebut belum memenuhi target yang ditetapkan, yakni 26,4 juta penumpang.

Dari jumlah penumpang pada 2025 tersebut, sebanyak 15.177.283 (63 persen) penumpang merupakan pelaku perjalanan internasional. Sementara itu, penumpang dari penerbangan domestik adalah sebesar 8.947.878 (37 persen) penumpang. Jumlah pergerakan per harinya adalah sekitar 66.000 pergerakan, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan.

"Berdasarkan sebaran rute, Cengkareng menjadi tujuan dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni 4,23 juta penumpang, disusul Singapura sebanyak 2,69 juta, Kuala Lumpur 1,76 juta, Surabaya 1,31 juta, dan Melbourne 1,15 juta penumpang," kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, dalam keterangannya, Senin (12/01/2026).

Sepanjang tahun 2025 itu pula, trafik pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai tercatat mencapai 143.312 pergerakan. Jumlah tersebut terdiri atas 78.222 penerbangan internasional atau 55 persen, serta 65.090 penerbangan domestik atau 45 persen.

Juli merupakan puncak trafik untuk 2025, yakni dengan total mencapai 2,3 juta penumpang atau rata-rata 76.005 pergerakan penumpang per hari. Jumlah kedatangan penumpang juga mencatatkan angka tertinggi, yakni 1.181.942 penumpang, yang terdiri atas 741.213 penumpang internasional (63 persen) dan 440.729 penumpang domestik (37 persen).

"Trafik tersebut sejalan dengan periode musim puncak libur musim panas dan libur sekolah, yang mendorong peningkatan mobilitas wisatawan dan masyarakat menuju Bali," jelas Nugroho.

Melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, tercatat 7,1 juta warga negara asing (WNA) yang datang ke Bali. Tingginya angka mobilitas internasional juga disebabkan karena terdapat 13 aktivasi rute internasional baru. Rute tersebut termasuk rute perdana, yakni Newcastle (Australia), Cheongju (Korea Selatan), Saigon (Vietnam), dan Sichuan (Cina).

"Penumpang pemegang paspor Australia menempati urutan pertama, yaitu 1,67 juta orang atau 23 persen dari total kedatangan WNA. Di posisi kedua ada India yang mendekati 584 ribu orang dan Cina sebanyak 560 ribu orang," terangnya.

Sementara itu, layanan kargo juga didominasi oleh kargo internasional pada 2025, yakni 78,5 ribu ton (72 persen). Kargo domestik berada di angka 30 ribu ton, sehingga total produksi cargo pada 2025 mencapai 108 ribu ton.

"Selanjutnya, kami memastikan peningkatan trafik akan tetap diimbangi dengan kualitas pelayanan yang konsisten. Fokus kami adalah menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh penumpang," pungkas Jati.

Baca juga artikel terkait BANDARA I GUSTI NGURAH RAI atau tulisan lainnya dari Sandra Gisela

tirto.id - Flash News
Kontributor: Sandra Gisela
Penulis: Sandra Gisela
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama