tirto.id - Departemen Kehakiman AS (DOJ) memutuskan untuk menarik ribuan dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein dari situs resminya setelah para korban menyatakan bahwa identitas mereka bocor ke publik. Berikut cara cek dokumen video Epstein Files.
DOJ mengaku menerima keluhan dari para korban yang mengaku jika identitas mereka terkuak setelah DOJ merilis tiga juta lebih dokumen file Epstein di laman resmi mereka.
Meski DOJ telah melakukan penyuntingan terhadap wajah dan juga bagian tubuh lainnya dari para korban, namun ternyata masih ada yang mengaku dapat dikenali oleh publik dari dokumen tersebut.
Mengapa DOJ Hapus Foto dan Video File Epstein?
Dokumen Epstein Files tersebut sebelumnya dirilis sebagai bagian dari diberlakukannya The Epstein Files Transparency Act yang memerintahkan pemerintah membuka arsip kasus Epstein.
Namun dalam praktiknya ditemukan banyak kesalahan penyamaran data redaksi. Akibat kesalahan teknis atau kelalaian manusia tersebut, sejumlah file masih menampilkan nama, alamat email, foto telanjang, hingga wajah korban yang dapat dikenali, sehingga menimbulkan dampak serius bagi para penyintas.
Para pengacara korban menyebut kebocoran ini sebagai pelanggaran privasi yang sangat berat dan menyatakan bahwa kehidupan para penyintas terpengaruh akibat identitas mereka terekspos.

Sejumlah korban mengaku mengalami tekanan psikologis berat, menerima ancaman, bahkan merasa kondisi mereka menjadi mengancam keselamatan jiwa setelah data pribadi dan informasi sensitif mereka beredar luas di internet.
Para penyintas menegaskan bahwa mereka tidak seharusnya kembali “disebut, disorot, dan dilukai ulang” setelah bertahun-tahun berjuang memulihkan diri dari trauma.
Menanggapi protes tersebut, DOJ menyatakan telah menghapus semua dokumen yang dilaporkan bermasalah dan sedang melakukan peninjauan ulang untuk memastikan tidak ada lagi file yang memuat identitas korban secara terbuka.
"Semua dokumen yang diminta oleh korban atau pengacara untuk dihapus pada kemarin malam telah dihapus untuk penyuntingan lebih lanjut," jelas DOJ dikutip BBC.
DOJ mengakui bahwa kesalahan terjadi akibat faktor teknis maupun manusia, serta menegaskan bahwa perlindungan korban tetap menjadi prioritas utama.
Pemerintah juga menyampaikan bahwa hanya sebagian kecil dari jutaan halaman yang dirilis yang ditemukan masih memuat informasi sensitif tanpa penyuntingan sempurna, meskipun pihak korban menilai dampaknya tetap sangat serius.
Masalah ini sempat dibawa ke pengadilan federal di New York, namun sidang yang dijadwalkan akhirnya dibatalkan setelah hakim menyatakan bahwa DOJ dan pihak korban telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan privasi tersebut.
Meski demikian, para pengacara korban tetap mengkritik keras cara pemerintah merilis dokumen.
"Kerusakan yang terjadi tidak dapat diperbaiki," kata Brad Edwards, seorang pengacara yang mewakili para korban.
Cara Cek Dokumen Video di File Epstein
Berikut cara cek dokumen video di File Epstein:
- Buka laman resmi DOJ di https://www.justice.gov/epstein;
- Gulir ke bawah dan klik tombol “DOJ Disclosures”;
- Klik bagian “BOP Video Footage”;
- Video Epstein pun akan tampil dalam beberapa file.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































