tirto.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM kembali menorehkan prestasi penting dalam penerapan ekonomi sirkular.
Di ajang Indonesian Circular Economy Awards (ICEA) 2025, ANTAM meraih penghargaan Category Gold untuk program Other Materials/Stakeholder Engagement pada level sistem makro.
Ajang penghargaan yang sama juga menetapkan Direktur Utama ANTAM, Achmad Ardianto, sebagai The TOP Actor in Circular Economy untuk kategori pemimpin setingkat CEO/BOD.
Pengakuan ini memperkuat posisi ANTAM sebagai salah satu perusahaan yang paling maju dalam menjalankan praktik ekonomi sirkular dan keberlanjutan di Indonesia.
Penghargaan Berbasis Standar Internasional ISO 59000
ICEA 2025 menjadi ajang apresiasi ekonomi sirkular pertama di Indonesia. Penilaian dalam ajang ini sepenuhnya mengacu pada standar ISO 59000.
Standar internasional rilisan Mei 2024 itu meliputi kosakata, prinsip dasar, model bisnis, dan indikator pengukuran kinerja sirkularitas.
Berlangsung di Bali pada 18 November 2025, ICEA 2025 memberikan penghargaan kepada 20 perusahaan yang tercatat menghadirkan total 44 inisiatif ekonomi sirkular.
Penghargaan dari ajang yang sama juga diberikan kepada 4 tokoh yang dinilai berkontribusi dalam perubahan menuju ekonomi sirkular.
Penyerahan penghargaan dilakukan di hadapan tokoh nasional dan internasional, termasuk Plh. Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Y. Kristianto Widiwardono, serta sejumlah pakar ISO/TC323 dari Swedia dan Singapura.
ANTAM mendapatkan penghargaan Category Gold karena dinilai memperlihatkan komitmen besar mewujudkan ekonomi sirkular. Di antaranya melalui program pengelolaan material non-produk secara efisien; penerapan reduce–reuse–recycle dalam operasi yang melibatkan sinergi strategis dengan berbagai stakeholders, dan upaya mendorong sirkularitas di level makro untuk sektor pertambangan dan mineral.
Sejumlah upaya tersebut menunjukkan bahwa ANTAM tidak hanya mempraktikkan ekonomi sirkular di tingkat operasional, tapi juga turut menggerakkan perubahan sistemik bersama ekosistem industri dan komunitas.
Sementara itu, penghargaan untuk Direktur Utama ANTAM, Achmad Ardianto, mengakui peran pentingnya sebagai pemimpin yang visioner dalam mendorong transformasi sirkular.
Dia dinilai konsisten meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, mengembangkan program sirkular yang inovatif, mempererat kerja sama lintas pemangku kepentingan, dan membuat strategi perusahaan selaras dengan komitmen keberlanjutan nasional maupun global.
Sekretaris Perusahaan ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, menegaskan apresiasi ini menjadi bukti kuat bahwa penerapan ekonomi sirkular di perusahaan berjalan pada jalur yang tepat.
“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa upaya ANTAM dalam mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular telah diakui secara nasional. Kami berkomitmen meningkatkan efisiensi material, memperluas pemanfaatan material samping, serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan,” ujar Wisnu.
Selain itu, Wisnu melanjutkan, penghargaan kepada Direktur Utama ANTAM menjadi energi tambahan yang memacu perusahaan untuk terus meningkatkan praktik ekonomi sirkular.
“Pengakuan kepada Bapak Achmad Ardianto sebagai TOP Actor in Circular Economy menjadi dorongan kuat bagi seluruh Insan ANTAM untuk terus berinovasi dan memperluas dampak positif praktik sirkular di sektor pertambangan,” kata dia.
Dalam beberapa tahun terakhir, ANTAM sudah mengembangkan berbagai program ekonomi sirkular. Misalnya pengurangan limbah pertambangan, pemanfaatan material samping untuk industri hilir, efisiensi energi dan penggunaan air, dan pelibatan masyarakat dalam praktik reuse–recycle.
Capaian di ICEA 2025 mengukuhkan ANTAM sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada hilirisasi, tetapi juga transformasi menuju operasi yang lebih berkelanjutan.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id


































