Menuju konten utama

Andrie Yunus Kemungkinan Operasi Dua Kali, Kulit Mati Diangkat

Jane menjelaskan, prosedur tanam kulit saat ini difokuskan pada area wajah sementara operasi di bagian leher, dada, dan lengan kanan belum dilakukan.

Andrie Yunus Kemungkinan Operasi Dua Kali, Kulit Mati Diangkat
Jane Rosalina dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/3/26). ANTARA/Agatha Olivia Victoria

tirto.id - Aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras, dilaporkan telah menjalani prosedur medis lanjutan di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Andrie menjalani tindakan operasi pembersihan jaringan kulit mati serta cangkok kulit pada bagian wajah.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengungkapkan bahwa operasi tersebut telah dilakukan pada Selasa (17/3/2026). Namun, tim medis mengindikasikan bahwa tindakan operasi susulan kemungkinan besar diperlukan.

"Tindakan operasi ini kemungkinan perlu dilakukan lebih dari satu kali. Untuk itu, kami mohon doanya dan juga solidaritas dari teman-teman semua untuk kesembuhan dan pemulihan kawan kami, Andrie Yunus," ujar Jane dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (18/3).

Jane menjelaskan, prosedur tanam kulit saat ini difokuskan pada area wajah. Sementara itu, luka bakar pada bagian leher, dada, dan lengan kanan Andrie masih cukup dalam, sehingga belum memungkinkan untuk dilakukan tindakan serupa.

Berdasarkan rilis resmi RSCM pada Rabu (18/3/2026), tim medis telah melakukan pembersihan jaringan yang rusak serta cangkok kulit sebagian. Untuk cedera pada mata kanan, tim dokter spesialis telah melakukan transplantasi membran amnion serta pemberian terapi anti-inflamasi guna melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan.

"Area mata kanan pasien mengalami kerusakan sel punca kornea sekitar 40 persen. Kondisi mata pasien saat ini dilaporkan dalam keadaan stabil dan sel punca kornea mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meski proses perbaikan jaringan kulit masih dalam tahap pemantauan," tulis keterangan resmi RSCM.

Saat ini, Andrie masih dirawat intensif di ruang High Care Unit (HCU) dengan pengawasan tim dokter spesialis mata, dokter bedah plastik rekonstruksi, serta tim medis kegawatdaruratan.

Terkait kondisi pemulihan pasien, Jane menegaskan bahwa pihak keluarga dan kuasa hukum melarang adanya kunjungan dari pihak mana pun demi menjaga hak dan keamanan pasien.

"Hal ini kami lakukan tidak hanya semata-mata demi keamanan, tapi juga demi hak pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih bermutu, serta perlindungan yang sesuai dengan hak-hak pasien dan ini dijamin oleh Undang-Undang," pungkas Jane.

Baca juga artikel terkait ANDRIE YUNUS AIR KERAS atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher