Aktivitas Warga di Sekitar Pembangunan Stadion BMW

Pengerjaan proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Pengerjaan proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Tiang pancang proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Seorang pemulung melintasi tiang pancang proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Aktivitas warga yang tinggal di sekitar proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah anak bermain di tiang pancang proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah anak bermain sepakbola di tiang pancang proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Warga beraktivitas di sekitar pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
3 September 2019
Warga beraktivitas di sekitar pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (3/9/2019). DKI Jakarta melalui PT Jakpro kembali melanjutkan pembangunan stadion tersebut yang sebelumnya sempat tertunda karena kalah dalam gugatan sengketa lahan dengan PT Buana Permata Hijau dan pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2021 yang dibiayai melalui Penyertaan Modal Daerah DKI Jakarta senilai Rp4,083 triliun. Warga yang masih tinggal di sekitar kawasan proyek pembangunan stadion berharap mendapatkan bantuan uang kerohiman atau rusun dari Pemprov DKI jika nanti rumah mereka digusur. tirto.iud/Andrey Gromico

DarkLight