tirto.id - Manchester City sempat identik dengan klub kaya yang gemar menghamburkan uang untuk merekrut pemain bintang. Namun demikian The Citizens perlahan mulai mengoptimalkan akademi mereka untuk menggembleng para pemain muda potensial.
Terbaru, debut manis diperlihatkan oleh Floyd Samba, pemain Akademi Man City yang baru berusia 17 tahun. Samba yang bermain sebagai penyerang tengah, sanggup membukukan brace di ajang Carabao Cup 2026/2027 melawan Norwich City.
Selain Floyd Samba, akademi Man City sejatinya juga sudah berhasil mencetak sejumlah talenta muda yang sanggup menembus skuad inti The Citizens maupun klub lain. Para alumni akademi Man City yang kini bersinar antara lain: Phil Foden, Cole Palmer, Brahim Diaz, Rico Lewis, hingga Oscar Bobb.
Lalu bagaimana prospek para pemain muda Man City di tim utama mereka? Apakah The Citizens bakal banting setir menjadi klub pencetak pemain, alih-alih klub yang gemar belanja?
Floyd Samba dan Debut Manis di Skuad Utama City
Floyd Samba membukukan debut manis bersama skuad utama Man City di ajang Carabao Cup 2026/2027 melawan Norwich City pada Jumat (18/9/2026) dini hari WIB. Diturunkan oleh pelatih Enzo Maresca selama 90 menit penuh, Samba membantu Citizens melibas The Canaries dengan skor telak 5-0.
Floyd Samba mencetak brace ke gawang Norwich. Samba membuka keunggulan Man City pada menit ke-29, usai memaksimalkan umpan dari Allan. Rayan Cherki menggandakan skor The Citizens lewat aksi pada menit 32.
Kemudian giliran Allan yang melesakkan gol ke gawang Norwich menit ke-48. Lalu Floyd Samba mencetak gol keduanya di menit ke-54. Ryan McAidoo menutup kemenangan Man City lewat gol pada menit ke-90.
Penampilan impresif Floyd Samba ketika laga kontra Norwich City membuatnya diganjar rating 8,4 menurut flashscore. Mengacu catatan statistik, di laga itu Samba melepaskan 4 tembakan ke gawang Norwich, dengan peluang gol sebesar 0,39.

Seusai laga kontra Norwich, pelatih Enzo Maresca mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan Floyd Samba. Maresca menyebut Samba memiliki pengambilan keputusan yang baik serta penyelesaian akhir yang tajam.
"Saya merasa puas bukan hanya atas 2 gol tersebut, melainkan untuk keseluruhan performa, dia tampil dengan baik. Dia sangat bagus dalam penyelesaian akhir, jadi saya pikir ini pertandingan yang bagus untuknya,” ungkap Enzo Maresca dikutip dari laman Man City.
Floyd Samba juga memiliki statistik bagus bersama tim Akademi Manchester City. Sejak bergabung dengan tim kelompok junior The Citizens pada awal musim 2024/2025, Floyd Samba mampu membukukan 29 gol dan 11 assist, dari total 57 penampilan di semua kompetisi.
Catatan tersebut membuat Floyd Samba dilirik oleh pelatih Enzo Maresca untuk turut bermain di skuad utama Man City. Maresca menyatakan bahwa dirinya membuka kesempatan tampil bagi semua pemain di berbagai kompetisi, termasuk pemain akademi.
“Menatap kompetisi yang masih sangat panjang, para pemain yang tampil malam ini dipastikan akan mendapatkan kesempatan bermain di laga-laga Premier League maupun Champions League.” imbuh Enzo Maresca.
Dari Kekuatan Uang, City Mulai Andalkan Talenta Asli
Keberhasilan akademi Manchester City memoles deretan talenta muda bukan tidak mungkin berpeluang bakal mengubah arah kebijakan klub. The Citizens kini masih gemar menghabiskan dana besar di bursa transfer demi merekrut sejumlah pemain bintang.
Pada awal musim 2026/2027, Man City sudah menghabiskan total dana 458 juta poundsterling atau sekitar 11 triliun rupiah. Jumlah tersebut termasuk pembelian pemain utama seperti Enzo Fernández, Elliot Anderson, serta Ayyoub Bouaddi.
Pada deretan musim sebelumnya, The Citizens juga menggelontorkan uang yang tak sedikit untuk mendatangkan beberapa pemain bintang, seperti: Erling Haaland, Antoine Semenyo, Josko Gvardiol, Jeremy Doku, dan lainnya.

Akan tetapi Man City kini mulai bertransformasi menjadi pabrik pencetak pemain berbakat. Dalam 10 tahun terakhir, para pemain muda akademi The Citizens yang masuk skuad utama mengalami peningkatan.
Sejumlah pemain akademi Man City sampai saat ini masih menjadi bagian penting dalam skuad The Citizens asuhan pelatih Enzo Maresca. Mereka adalah Phil Foden, Rico Lewis, Nico O'Reilly, James Trafford, kemudian tambahan terbaru Floyd Samba dan Ryan McAidoo.
Selain itu ada pula beberapa pemain dari akademi Man City yang kini menjadi andalan di klub lain, seperti: Brahim Diaz (Real Madrid), Eric Garcia (Barcelona), Lukas Nmecha (Borussia Dortmund), Jeremie Frimpong (Liverpool), hingga Romeo Lavia (Chelsea).
Akademi City: Mereka yang Pergi & yang Kini Masuk Skuad Inti
Sejauh ini akademi Manchester City sejatinya sudah cukup banyak melahirkan para pemain potensial. Beberapa di antaranya tetap menjadi andalan dalam skuad utama The Citizens sampai saat ini, seperti Phil Foden, Rico Lewis, dan Nico O'Reilly.
Phil Foden menjadi salah satu alumni akademi Man City yang tampil cukup konsisten. Sejak promosi ke tim utama pada musim 2017/2018, Foden sudah membukukan 375 penampilan, dengan torehan 110 gol dan 70 assist di semua kompetisi.
Sementara itu, Rico Lewis dan Nico O'Reilly sering menjadi pilihan dalam starting XI di era pelatih Pep Guardiola. Mereka mampu menembus tim senior Man City lebih awal dan sudah menjadi bagian dari tim nasional senior Inggris.

Selain itu, terdapat sejumlah pemain muda yang baru dipromosikan seperti Floyd Samba, Kaden Braithwaite, dan Ryan McAidoo. Hal tersebut menunjukkan bahwa akademi Man City mampu bersaing di level kompetisi tertinggi di Inggris.
Tak hanya menjadi pemain kunci di klub sendiri, lulusan akademi Man City juga terbukti mampu bersinar ketika mereka direkrut oleh klub lain. Di antaranya Cole Palmer (Chelsea), Jeremie Frimpong (Liverpool), Brahim Diaz (Real Madrid), Romeo Lavia (Chelsea), Eric Garcia (Barcelona), hingga Liam Delap (Nottingham).
Cole Palmer turut mengantar Chelsea menjuarai FIFA Club World Cup 2025, serta meraih penghargaan pemain terbaik di turnamen tersebut. Jeremie Frimpong menjadi salah satu pemain kunci dalam 2 musim terakhir membela Liverpool, sebelum itu ia pernah meraih gelar juara Bundesliga bersama Leverkusen.
Kemudian ada Brahim Diaz yang turut mengantar Real Madrid merebut trofi Liga Champions Eropa (UCL) 2023/2024. Selain itu ada Eric Garcia yang sempat mengenyam akademi Barcelona dan Man City, ia sukses membawa Barca menjuarai 3 trofi LaLiga.
Penulis: Ahmad Zidan Nahari
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id
































