Menuju konten utama

Airlangga Yakin Ekonomi RI Tambah Moncer di Pemerintahan Prabowo

Airlangga Hartarto, optimistis perekonomian Indonesia bakal cemerlang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Airlangga Yakin Ekonomi RI Tambah Moncer di Pemerintahan Prabowo
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) sebelun melakukan pertemuan di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (14/9/2023). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom.

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, optimistis perekonomian Indonesia bakal cemerlang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Hal itu disampaikannya Airlangga, usai acara Rapat Koordinasi Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) di Hotel Kempinski Jakarta, Jumat (22/3/2024).

"Ekonomi tambah moncer," jawab Airlangga.

Airlangga pun berharap dengan adanya transisi kepemimpinan, masyarakat dapat tumbuh dan bekerja bersama untuk kemajuan Indonesia yang lebih baik.

Sebelumnya, Prabowo Subianto, optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 8 persen dalam tiga hingga empat tahun mendatang. Calon presiden (Capres) nomor urut 2 itu juga mengaku sudah memiliki strategi untuk menggapai target tersebut.

"Jadi dengan permintaan yang naik, daya beli yang naik, ekonomi kita tumbuh, tadi saya optimis saya sampaikan 7 persen sampai 8 persen dalam 3 sampai 4 tahun,” ujar Prabowo usai acara Mandiri Investment Forum 2024 di Fairmont Hotel Jakarta, Selasa (5/3/2024).

Dia mengakui salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian di Tanah Air butuh investasi. Prabowo pun mengakui akan menggandeng bukan hanya investor dalam negeri tetapi menjalin kerja sama di luar negeri.

"Saya sampaikan pendekatan kita di Indonesia adalah kolaborasi, kerja sama ekonomi yang besar ekonomi memang ekonomi kecil, koperasi, pedagang pasar, petani nelayan,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo juga menuturkan rasio pajak Indonesia saat ini masih sekitar 10%. Sementara itu, negara tetangga Indonesia seperti Malaysia dan Thailand sudah di angka 16% karena itu, peningkatan rasio pajak sangat penting.

Baca juga artikel terkait PEREKONOMIAN INDONESIA atau tulisan lainnya dari Faesal Mubarok

tirto.id - Flash news
Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Intan Umbari Prihatin