tirto.id - Film horor terbaru garapan sutradara Joko Anwar, Ghost in The Cell, resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis 16 April 2026.
Film yang mengangkat kisah pembunuhan berantai di balik jeruji penjara ini memiliki sejumlah fakta terkait proses produksi yang sudah diungkap oleh sang sutradara.
Berikut tujuh fakta menarik di balik layar Ghost in The Cell:
1. Membangun "Penjara Asli" untuk Lokasi Syuting
Alih-alih menyewa lokasi yang sudah ada atau mengandalkan green screen secara berlebih, rumah produksi memilih membangun set penjara dari nol.
Penjara ini dibuat dalam ukuran sebenarnya dan benar-benar berfungsi, lengkap dengan blok sel utama setinggi dua lantai. Proses pembangunannya memakan waktu dua bulan penuh.
2. Libatkan 412 Pemain
Skala produksi film ini terbilang masif. Total tercatat 412 orang pemain terlibat untuk menghidupkan suasana penjara yang riuh dan penuh ketegangan.
3. Tata Cahaya 360 Derajat
Tim produksi mendesain sistem pencahayaan 360 derajat di sekitar set. Hasilnya, para aktor bisa bergerak bebas ke segala arah tanpa khawatir keluar dari jangkauan cahaya.
Akting pun terasa lebih organik dan dinamis, jauh dari keterbatasan posisi statis yang sering dikeluhkan dalam produksi film konvensional.
4. Jadwal Syuting Manusiawi
Film Ghost in The Cell mendobrak kebiasaan syuting film Indonesia yang kerap melelahkan. Tim produksi meninggalkan pola 5 hari syuting, 1 hari libur.
Sebagai gantinya, mereka menerapkan jadwal fleksibel, seperti 3 hari syuting dengan 1 hari libur atau bahkan 2 hari syuting dengan 2 hari libur. Total hari syuting hanya 22 hari dengan durasi kerja maksimal 7 jam per hari.
5. Kolaborasi dengan 6 Ilustrator Top Indonesia
Untuk memperkaya visual, tim bekerja sama dengan enam ilustrator ternama Indonesia. Masing-masing yakni Anwita Citriya, Rudy Ao, Benediktus Budi, Benny Bennos Kusnoto, Hafidzjudin, dan Coki Greenway.
Kolaborasi ini khusus dilakukan untuk membuat konsep instalasi seni horor yang jadi elemen penting dalam film Ghost in The Cell.
6. Ada Dua Versi Film Ghost in The Cell
Sebelum syuting utama dimulai, Joko Anwar membuat "Sample Sequence" atau video board sebagai panduan visual keseluruhan film. Uniknya, pemeran dalam video panduan tersebut yakni para kru film sendiri.
Dengan begitu, secara teknis ada dua versi Ghost in The Cell: satu yang dibintangi aktor profesional, lainnya "versi rahasia" yang diperankan oleh tim produksi.
7. Latihan Gym Tiap Hari Demi Satu Adegan Spesial
Para pemain Ghost in The Cell diwajibkan latihan fisik atau gym setiap hari selama persiapan produksi film. Usaha keras tersebut dilakukan khusus untuk memenuhi tuntutan satu adegan spesial dalam film.
Adegan apa yang dimaksud? Penonton harus menyaksikan langsung di bioskop untuk mengetahuinya.
Film berdurasi 106 menit ini sudah bisa ditonton mulai 16 April 2026 di seluruh jaringan bioskop Indonesia, termasuk Cinema 21, XXI, CGV, Cinepolis, Platinum Cineplex, dan lainnya.
Saat artikel ini ditulis, film Ghost in The Cell mendapat rating 8/10 di situs IMDb.
Bagi yang ingin merasakan perpaduan horor, komedi gelap, dan kritik sosial khas Joko Anwar, Ghost in The Cell siap menjadi salah satu tontonan wajib di bioskop April ini.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id

































