Menuju konten utama

6 Korban Bencana Banjir Aceh Mulai Tempati Huntap Baru

Sebanyak 6 unit Huntap korban bencana di Pidie Jaya mulai ditempati. Pemkab telah rampungkan data untuk percepatan pembangunan 3.069 unit hunian

6 Korban Bencana Banjir Aceh Mulai Tempati Huntap Baru
Hunian tetap yang dibangung pemerintah di Aceh mulai ditempati warga.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Upaya pemulihan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya terus menunjukkan perkembangan. Sebanyak enam unit Hunian Tetap (Huntap) yang telah selesai dibangun kini resmi ditempati oleh para korban sejak 4 Juni 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Okta Handipa, mengatakan enam unit Huntap tersebut terdiri atas satu unit bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan lima unit bantuan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

"Huntap tersebut sudah ditempati pemiliknya sejak 4 Juni lalu. Lokasinya di Kecamatan Meurah Dua dan satu unit di Kecamatan Panteraja," kata Okta saat dihubungi melalui pesan seluler, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, pembangunan Huntap menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan warga terdampak bencana memperoleh tempat tinggal yang aman dan layak. Meski baru enam unit yang rampung, pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh data sebagai dasar percepatan pembangunan Huntap berikutnya.

Okta menjelaskan, BPBD Pidie Jaya saat ini tinggal menunggu arahan dari BNPB karena pembangunan Huntap merupakan kewenangan pemerintah pusat.

"Menunggu arahan dari BNPB. Secara data kita sudah siap dan sudah menyampaikan ke BNPB. Karena yang membangun BNPB, bukan BPBD," ujarnya.

Hunian tetap yang dibangun pemerintah pascabencana banjir di Aceh.

Hunian tetap yang dibangun pemerintah pascabencana banjir di Aceh.

Sebagai bentuk kesiapan daerah, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Nomor 198 Tahun 2026 sebagai dasar pelaksanaan pembangunan Huntap.

Berdasarkan data yang telah diajukan, kebutuhan Huntap bagi korban bencana di Pidie Jaya mencapai 3.069 unit, terdiri atas 2.330 unit yang akan dibangun secara insitu atau mandiri dan 739 unit secara terpusat.

Dengan kesiapan administrasi yang telah rampung, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap arahan dari BNPB segera diterbitkan sehingga pembangunan ribuan Huntap lainnya dapat segera direalisasikan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana sekaligus memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan permanen bagi warga terdampak.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis