Menuju konten utama

3 Orang Tewas akibat Tabung Gas LPG 12 Kg Meledak di Palembang

Gas LPG 12 kg meledak sedang digunakan untuk memasak sedekah ruwahan malam itu di daerah Bungau, Palembang.

3 Orang Tewas akibat Tabung Gas LPG 12 Kg Meledak di Palembang
Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan gas elpiji. Foto/Dok. Polda Sumsel

tirto.id - Ledakan tabung gas LPG 12 kilogram terjadi di Jalan Ratu Sianum Lr. Nepos Nomor 49, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Gas LPG tersebut meledak di salah satu rumah warga yang tengah memasak untuk acara tradisi ruwahan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, menerangkan saat petugas SPKT menerima informasi tersebut, sejumlah personel langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Ledakan gas itu pun menimbulkan api yang coba dihentikan oleh warga.

"Adapun pemicu ledakan dan kebakaran tersebut berdasarkan informasi dari saksi-saksi tersebut adalah kebocoran gas LPG 12 Kg yang sedang digunakan untuk memasak sedekah ruwahan malam itu di daerah Bungau," tutur Nandang saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Nandang menerangkan dari peristiwa tersebut terdapat sembilan korban yang terdiri dari tujuh mengalami luka bakar dan dua meninggal dunia. Para korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Sembilan korban itu terdiri dari tujuh perempuan dewasa dan dua balita. Kesembilan korban mengalami luka bakar antara 20 sampai 80 persen. Seluruh korban langsung dibawa ke RS Pelabuhan Boom Baru untuk mendapatkan tindakan medis," ujar Nandang.

Dijelaskan Nandang, untuk korban meninggal dunia atas nama Dewi Rohayati (33) dan Murni (40). Keduanya meninggal dunia saat penanganan medis di rumah sakit.

Sedangkan korban luka atas nama Sumarni (63), Umi (54), Ria (40), Sri Rahayu (21), weni Widia (40), Sahnum (10 bulan), dan Namira (2).

Informasi terbaru, menyebutkan adanya penambahan korban tewas. Kapolres Palembang, Kombes Sonny Mahar Budi, mengatakan korban yang dirawat menghembuskan nafas terakhirnya kemarin (1/2/2026).

“Iya sebelumnya korban dua orang dan kemarin bertambah satu orang, sehingga total menjadi tiga,” ucap Sony saat dikonfirmasi.

Baca juga artikel terkait LEDAKAN GAS atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto