tirto.id - Cuaca panas yang tengah terjadi di sebagian wilayah Indonesia tak sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi memicu sejumlah gangguan kesehatan.
Ada beberapa contoh dampak cuaca panas ekstrem bagi kesehatan manusia, di antaranya dehidrasi, heat strok, migren, hingga panas dalam.
Dampak cuaca panas di atas tidak dapat dipandang sebelah mata karena berbahaya. Oleh sebab itu, diperlukan cara menjaga kesehatan di musim panas dengan tepat.
Tips Jaga Kesehatan Tubuh saat Cuaca Panas
Menjaga kesehatan tubuh sangat penting saat cuaca panas ekstrem. Ada banyak cara menjaga kesehatan di kondisi seperti ini. Namun, penting bagi seseorang tahu alasan cara tersebut disarankan. Untuk itu, simak sejumlah tips berikut:
1. Minum cukup air
Tubuh manusia rata-rata mengandung sekitar 65 persen air. Zat ini berperan meningkatkan metabolisme, membantu pencernaan, menjaga kebutuhan cairan tubuh hingga menjaga kecantikan kulit.Tanpa air, manusia tak akan mampu bertahan hidup lebih dari 4-5 hari. Oleh sebab itu, keberadaan air bagi tubuh manusia perkara yang wajib ada.
Mayoritas ahli kesehatan merekomendasikan asupan air putih yang dibutuhkan dalam sehari rerata 8 gelas per orang dewasa. Namun, jumlah ini dapat bertambah, terlebih saat cuaca panas ekstrem.
Bagi beberapa orang, minum air lebih banyak bukanlah perkara mudah. Oleh sebab itu, agar lebih sering minum air putih, sebaiknya selalu bawa wadah air seperti produk tumbler ketika beraktivitas di luar rumah.
2. Mengonsumsi makanan sehat
Pemenuhan cairan yang cukup sebaiknya juga ditunjang dengan mengonsumsi makanan sehat dan memuat syarat vitamin. Makanan ini meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi penyakit.Ada banyak contoh makanan sehat yang cocok untuk menghadapi cuaca panas. Pertama, mentimun yang terdiri atas 95 persen air. Mentimun baik untuk hidrasi dan mendinginkan tubuh.
Kedua, sayuran berdaun hijau seperti bayam, selada, hingga kangkung. Sayuran jenis ini memiliki kandungan air yang tinggi.
Ketiga, yoghurt, probiotik alami yang dapat mengisi kembali cairan yang hilang serta membantu menstabilkan pencernaan. Yoghurt mengandung bakteri baik (probiotik) yang mampu menyeimbangkan mikroflora usus.
Selain makanan, buah-buahan juga baik untuk membantu pemenuhan kebutuhan selama cuaca panas. Salah satunya mangga yang kaya vitamin A dan serat.
Contoh lainnya adalah buah beri seperti blueberry, stroberi, dan rasberi. Buah jenis ini mengandung banyak antioksidan yang bagus untuk tubuh.
Di sisi lain, dalam menghadapi cuaca panas ekstrem, disarankan juga untuk menghindari mengonsumsi makanan yang dapat memicu gerah.
Contohnya adalah makanan yang mengandung banyak kacang-kacangan, kentang, brokoli, jahe, sampai cabai.
3. Hindari kontak langsung dengan sinar matahari
Bagi orang yang beraktivitas di luar rumah, cuaca panas ekstrem adalah kabar kurang menyenangkan. Oleh sebab itu, mereka perlu melakukan beberapa trik untuk menghadapinya.Pertama, memakai pakaian berwarna terang, tak ketat, serta menyerap keringat.
Contoh warna pakaian yang dapat digunakan seperti putih, krim, kuning muda hingga biru muda. Warna-warna ini lebih efektif dalam memantulkan cahaya matahari.
Sementara warna yang sebaiknya dihindari di antaranya hitam, navy, cokelat gelap, sampai ungu tua. Sebagai misal, warna hitam bersifat menyerap cahaya matahari. Oleh sebab itu, warna hitam akan meningkatkan suhu tubuh.
Contoh lainnya, cokelat gelap. Sama seperti hitam, baju dengan warna cokelat gelap tidak disarankan digunakan saat cuaca panas terlebih berada di luar ruangan. Warna tersebut menyerap radiasi matahari dan mengubahnya menjadi panas yang menghangatkan tubuh.
Kedua, mengenakan topi atau penutup lain untuk melindungi kepala dari panas. Namun, perlu diperhatikan, tidak semua topi cocok untuk berada di bawah terik matahari. Untuk menambah kenyamanan aktivitas, pilihlah topi dengan bahan ringan dan menyerap keringat.
Contoh bahan topi yang dapat dipilih seperti katun, linen, dan jerami. Selain bahan, ukuran topi sepatutnya diperhatikan. Pilih topi dengan ukuran yang lebar dan cukup sehingga panas matahari dapat tertahan.
4. Memakai tabir surya
Selain pakaian dan topi, hal yang perlu dipakai untuk keluar rumah saat cuaca panas ekstrem adalah sunblock. Produk tabir surya membantu melindungi kulit dari sinar matahari yang menyebabkan kusam, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit.Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa kulit satu orang dengan lainnya membutuhkan formula sunblock yang berbeda. Oleh sebab itu, penting memilih sunblock sesuai dengan kebutuhan kulit.
Baca kandungan-kandungan yang ditawarkan produk sunblock. Pastikan sunblock memuat zat-zat yang diperlukan oleh kulit.
Untuk orang-orang dengan kulit yang sensitif disarankan tidak memilih produk sunblock sembarang karena dapat berdampak kurang baik.
Direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan sebagainya untuk mendapatkan petunjuk yang tepat serta terukur.
5. Jaga suhu ruangan tetap sejuk
Suhu ruangan yang sejuk diperlukan saat cuaca panas sehingga tak mengganggu aktivitas dan sebagainya. Suhu sejuk dapat dibuat dengan menghidupkan air conditioner (AC), kipas angin, hingga menutup jendela dan tirai yang menghadap matahari.Agar suhu ruangan bertambah sejuk, letakkan beberapa tanaman hias seperti lidah mertua, aglonema, sirih gadung, lavender, monstera, dan lain sebagainya.
6. Olahraga indoor
Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berolahraga di cuaca yang sejuk pada pagi hari. Beberapa orang terpaksa berolahraga di siang hari. Hal ini bukan berita yang baik, terlebih saat cuaca panas ekstrem.Oleh sebab itu, berolahraga di dalam ruangan adalah salah satu jawaban yang tepat. Ada banyak jenis olahraga indoor mulai gym, yoga, bulu tangkis, padel hingga kardio.
Akan tetapi, perlu dicatat bahwa olahraga di dalam ataupun luar ruangan sewajarnya menghasilkan keringat dan membuat tubuh gerah. Pembedanya adalah olahraga indoor tidak terpapar cahaya matahari langsung yang memiliki banyak efek negatif bagi kesehatan.
(JEDA)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































