tirto.id - Ribuan warga mulai memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk merayakan malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta, Sabtu (27/6/2026). Sejak sore hari, masyarakat tampak antusias menempati area di depan Plaza Indonesia.
Pantauan Tirto di lokasi pukul 18.00 WIB, warga tampak memadati area panggung utama. Selain panggung, penyelenggara menyediakan beberapa titik videotron untuk memudahkan pengunjung menyaksikan rangkaian acara. Suasana perayaan kian kental dengan kehadiran ornamen khas Betawi serta balon replika Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
Tidak hanya menyuguhkan hiburan, acara ini juga diramaikan oleh tenant UMKM makanan dan minuman. Pada tugu Bundaran HI, terlihat pula lightning show dan video mapping yang memukau.
Panggung utama malam ini dijadwalkan akan dimeriahkan oleh penampilan sejumlah musisi ternama, seperti Padi Reborn, Skarbu, Pasming Based, dan Cici Faramida.
Guna memastikan keamanan dan kenyamanan, petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), tim medis, hingga pemadam kebakaran telah bersiaga di sejumlah titik strategis.
Rekayasa Lalu Lintas
Sehubungan dengan perhelatan ini, Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan penutupan jalan dan rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB.Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional dan bertahap.
"Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional dan bertahap, berikut rute alternatif, kantong parkir, serta dukungan angkutan umum," ujar Budi dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (27/6/2026).
Ruas jalan yang terdampak meliputi segmen Bundaran HI–Dukuh Atas, Jalan MH Thamrin, Jalan M. Mashabi, serta beberapa ruas jalan di sekitar Bundaran HI seperti Jalan Sutan Syahrir, Imam Bonjol, Kotabumi, Teluk Betung, dan Jalan Sumenep. Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Kebon Sirih dan Jalan KH Wahid Hasyim tetap berlaku normal.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dishub DKI menerjunkan 475 personel di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan memanfaatkan rute alternatif yang telah disediakan guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi acara.
Daftar Rute Alternatif:
1. Utara (Harmoni) ke Selatan (Semanggi): Melalui Jalan Hayam Wuruk–Ir. H. Juanda–Suryapranoto–Balikpapan–Cideng Timur–KH Mas Mansyur–Prof. Dr. Satrio–Jenderal Sudirman.
2. Utara (Harmoni) ke Timur (Tugu Tani): Melalui Jalan Ir. H. Juanda–Pos–Gedung Kesenian–Lapangan Banteng Utara/Barat–Pejambon–M.I. Ridwan Rais.
3. Timur (Tugu Tani) ke Utara (Harmoni): Melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Medan Merdeka Timur–Medan Merdeka Utara–Majapahit.
4. Timur (Tugu Tani) ke Barat (Tanah Abang): Melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Medan Merdeka Selatan–Budi Kemuliaan–Abdul Muis–Fachrudin.
5. Timur (Menteng) ke Barat (Tanah Abang): Melalui Jalan Imam Bonjol–Agus Salim–KH Wahid Hasyim–KH Mas Mansyur atau via Kebon Sirih–Fachrudin.
6. Selatan (Semanggi) ke Utara (Harmoni): Melalui Jalan Jenderal Sudirman–KH Mas Mansyur–Cideng Barat–Suryopranoto (atau melalui jalur alternatif via Karet Pasar Baru).
7. Barat (Tanah Abang) ke Timur (Stasiun Gambir): Melalui Jalan Abdul Muis–Budi Kemuliaan–Medan Merdeka Selatan–Medan Merdeka Timur.
8. Barat (Tanah Abang) ke Timur (Tugu Tani): Melalui Jalan Jati Baru Raya–Kebon Sirih, atau via Fachrudin–KH Wahid Hasyim–Agus Salim–Kebon Sirih.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id































