Menuju konten utama

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Padasari Tegal

Gibran berdialog dengan sejumlah warga korban tanah bergerak dan meminta agar masyarakat bersedia direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Padasari Tegal
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Tegal. Dok: tegalterkini.id
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wapres Gibran Rakabuming Raka, meninjau lokasi tanah bergerak melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jumat (6/2/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan ratusan rumah warga rusak dan memaksa 408 warga mengungsi ke sejumlah titik pengungsian.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Wapres Gibran tiba di tenda pengungsian sekitar pukul 09.45 WIB. Setibanya di lokasi, Gibran sempat berbincang dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Didampingi para pejabat tersebut, Gibran kemudian meninjau permukiman warga di titik terdampak pergerakan tanah di Desa Padasari. Ia menuju lokasi dengan mengendarai sepeda motor trail milik TNI-Polri karena akses menuju permukiman terdampak terbatas dan kondisi tanah di lokasi masih bergerak.

Di lokasi terdampak, Gibran berdialog dengan sejumlah warga korban tanah bergerak dan meminta agar masyarakat bersedia direlokasi ke tempat yang lebih aman.

"Kalau mau pindah ya di depan yang aman," kata Tarmidi, warga setempat berbincang dengan Gibran.

Ia menyebut seluruh barang miliknya telah dipindahkan dari rumah. “Barang-barang yang ada di rumah sudah kami bawa semua,” katanya.

tanah bergerak di Tegal

Kondisi tanah bergerak di Desa Padasari, Tegal. Dok: tegalterkini.id

Tarmidi juga berharap pemerintah pusat dapat memfasilitasi tempat tinggal yang layak bagi warga terdampak.

Usai meninjau lokasi pergerakan tanah, Gibran kembali ke tenda pengungsian dan berdialog dengan warga serta santri pondok pesantren yang terdampak bencana.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kehadiran negara sejak awal dalam penanganan bencana tanah gerak di Kabupaten Tegal.

“Hadirnya negara adalah memberikan kepastian bahwa masyarakat di huntap (hunian tetap) bisa eksis dan mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, menyampaikan pergerakan tanah di Desa Padasari masih bersifat dinamis dan berdampak pada ratusan rumah warga.

Hingga Jumat sore, tercatat sekitar 250 rumah terdampak dan 804 jiwa terpaksa mengungsi.

Ischak menambahkan Pemerintah Kabupaten Tegal telah mengajukan permohonan arahan dan izin kepada Wakil Presiden RI untuk memanfaatkan lahan milik Perhutani seluas sekitar lima hektare di Desa Capar dan Lebakwangi sebagai lokasi hunian sementara (huntara).

tanah bergerak di Tegal

Kondisi tanah bergerak di Desa Padasari, Tegal. Dok: tegalterkini.id

“Kami berencana meminjam lahan tersebut untuk pembangunan huntara secepatnya. Nanti Sekda bersama Satgas akan berkoordinasi dengan pihak Perhutani,” jelasnya.

Saat ini, pengungsian warga terdampak tersebar di beberapa titik, termasuk di rumah-rumah warga yang dinilai aman.

==========

Tegalterkini.id adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait BENCANA ALAM atau tulisan lainnya dari Tegalterkini.id

tirto.id - Flash News
Kontributor: Tegalterkini.id
Penulis: Tegalterkini.id
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama