Menuju konten utama

Wamensos dan Wamen PPA Bahas Pemulihan Korban Bencana Sumatera

Kementerian PPA mengajak Kemensos berkolaborasi dalam pemulihan penyintas bencana di Sumatera. Salah satunya melalui program Kebun Perempuan.

Wamensos dan Wamen PPA Bahas Pemulihan Korban Bencana Sumatera
Wakil Menteri Sosial dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPA) membahas rencana kolaborasi dalam pemulihan korban bencana Sumatra. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Sosial, Selasa (10/3/2026). (FOTO/dok.Kemensos)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, menerima kunjungan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPA), Veronica Tan, di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, pada Selasa (10/3/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi kedua kementerian dalam mendukung percepatan pemulihan penyintas bencana di Sumatera.

Dalam pertemuan itu, Agus Jabo menjelaskan bahwa Kemensos tengah mengoptimalkan berbagai langkah pemulihan, salah satunya melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler dan adaptif. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, distribusi bansos dipercepat agar dapat tersalurkan sebelum Idul Fitri 2026.

"Sekarang ini kita sedang berusaha ya menyalurkan semaksimal-maksimalnya sebelum lebaran. Tetapi kembali apa yang menjadi dasar bantuan ini adalah data," kata Agus Jabo.

Menurut dia, upaya pemulihan masyarakat tidak hanya dilakukan oleh Kemensos. Berbagai kementerian, lembaga, serta sejumlah pihak lain turut terlibat dalam kolaborasi lintas sektor untuk membantu masyarakat terdampak bencana agar dapat kembali bangkit dan menata kehidupannya. Melalui sinergi tersebut, sejumlah bantuan stimulan disalurkan guna mendukung pemulihan sosial dan ekonomi warga.

Meski demikian, Agus Jabo menegaskan bahwa setiap penyaluran bantuan harus mengacu pada data yang telah diverifikasi oleh pemerintah daerah serta disahkan Menteri Dalam Negeri. Selain itu, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi rujukan utama dalam pengumpulan data penerima bantuan.

Mengacu pada data tersebut, Kemensos menyalurkan berbagai jenis bansos adaptif kepada warga terdampak bencana. Bantuan itu meliputi santunan bagi ahli waris korban, bantuan jaminan hidup untuk kebutuhan lauk-pauk, bantuan perlengkapan rumah tangga, hingga stimulus untuk mendukung pemberdayaan ekonomi warga.

Sementara itu, Wamen PPA Veronica Tan menyampaikan komitmen Kementerian PPA untuk ikut mempercepat pemulihan penyintas bencana Sumatera. Fokus kementeriannya adalah memberikan dukungan bagi kelompok rentan agar mereka mampu melewati masa sulit dan kembali memulai kehidupan secara normal.

Karena itu, Kementerian PPA berupaya menggandeng berbagai pihak, termasuk Kemensos, untuk membantu perempuan, lansia, dan anak-anak kembali aktif serta produktif.

Menurut Veronica, kelompok perempuan yang tinggal di hunian sementara (huntara) perlu mendapatkan penguatan kapasitas agar mampu bangkit. Salah satu program yang sedang disiapkan Kementerian PPA adalah Kebun Perempuan.

"Artinya pendampingan juga harus tetap ada. Program Kebun Perempuan ini diharapkan bisa diterapkan di huntara maupun huntap (hunian tetap)," kata Veronica.

Wamensos Agus Jabo menyambut positif program tersebut karena bisa membantu para penyintas perempuan untuk berkebun. Lewat program ini, ketahanan pangan warga di kawasan terdampak bencana Sumatera diharapkan bisa diperkuat.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis