Menuju konten utama

Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Senen

Selain bantuan fisik, Kemensos juga menggelar layanan dukungan psikososial (LDP) bekerja sama dengan Dinas Sosial.

Wamensos Agus Jabo Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Senen
Wamensos Agus Jabo Priyono menyerahkan bantuan logistik darurat senilai Rp252 juta kepada penyintas kebakaran di Kelurahan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2025). FOTO/dok.Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meninjau lokasi kebakaran di Jalan Pasar Senen Dalam, Kelurahan Senen, Jakarta Pusat, sekaligus menyerahkan bantuan bagi warga terdampak, Selasa (16/9/2025).

Kebakaran hebat yang terjadi pada Senin (15/9) dini hari pukul 02.20 WIB menghanguskan 36 rumah. Sedikitnya 85 kepala keluarga dengan 335 jiwa menjadi korban. Sebagian warga mengungsi ke RPTRA Planet Senen, sementara lainnya memilih menumpang sementara di rumah kerabat. Hingga pukul 11.00 WIB, jumlah pengungsi tercatat 335 jiwa dari 85 KK.

“Pada Senin dini hari sekitar pukul 02.20 WIB terjadi kebakaran di Kampung Jalan Pasar Senen Dalam. Yang terdampak ada kurang lebih 85 kepala keluarga, 335 jiwa, dan rumah yang terbakar sebanyak 36 unit,” ujar Agus Jabo di lokasi pengungsian.

Kemensos menyalurkan bantuan logistik senilai Rp252,2 juta untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Bantuan terdiri dari 241 paket sandang dewasa, 241 shower kit, 150 kasur, 150 selimut, 84 perlengkapan ibadah pria, 84 perlengkapan ibadah wanita, pakaian anak, pakaian dalam, hingga daster. Agus Jabo memastikan kebutuhan warga di posko terpenuhi.

“Apa yang dibutuhkan warga selama di pengungsian akan kita cukupi mulai dari makanan, pakaian, kasur, selimut, hingga perlengkapan ibadah,” jelasnya.

Selain bantuan fisik, Kemensos juga menggelar layanan dukungan psikososial (LDP) bekerja sama dengan Dinas Sosial. Anak-anak korban kebakaran diajak mengikuti ice breaking dan play therapy untuk mengurangi rasa takut dan memulihkan semangat.

“Kami juga sedang mengasesmen kebutuhan anak-anak, termasuk peralatan sekolah yang habis terbakar, agar proses belajar mereka tetap berjalan normal,” tambahnya.

Wamensos juga mendengar langsung kisah warga terdampak. Surpiah (70) menceritakan bagaimana api dengan cepat melalap rumah-rumah di tengah malam, sementara Dyah (30), warga RT 14, bersyukur keluarganya selamat meski rumah tiga lantainya hangus.

“Alhamdulillah kami sekeluarga selamat, anak-anak juga tidak menunjukkan adanya dampak seperti trauma atau ketakutan,” kata Dyah.

Agus Jabo mengapresiasi kerja cepat berbagai pihak. “Saya mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, Baznas, Tagana, pendamping sosial, Pemprov, dan seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu korban kebakaran di Pasar Senen,” ujarnya.

Ia menambahkan, persoalan hunian ke depan akan ditangani oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Masalah hunian akan dilakukan asesmen oleh Pemprov DKI bersama pihak terkait. Saat ini yang terpenting kebutuhan warga selama masa darurat terpenuhi, baik makan, pakaian, tempat tidur, maupun perlengkapan ibadah,” pungkasnya.

Berdasarkan rapid assessment, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun 84 KK atau sekitar 270 jiwa, termasuk anak-anak, balita, remaja, dan warga berkebutuhan khusus, tercatat sebagai pihak terdampak. Kemensos menegaskan akan terus mendampingi warga hingga masa tanggap darurat selesai.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis