tirto.id - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjutak, menegur maskapai Garuda Indonesia terkait pesawat jemaah haji yang delay berjam-jam di Jeddah. Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 7603 rute Jeddah-Jakarta yang membawa jemaah haji asal embarkasi Banten (JKB) 2 mengalami delay pada Selasa (2/6/2026).
Sejatinya pesawat Garuda terbang pukul 15.55 Waktu Arab Saudi, tapi ternyata delay. Mengutip dari akun Instagram @iamayib, jemaah baru masuk ke dalam pesawat sekira pukul 22.00 WAS dan terbang satu jam kemudian.
Akun iamayib juga menyebut, di dalam rombongan itu terdapat sejumlah jemaah haji lansia dan mereka tidak menerima kompensasi berupa makan malam.
Terkait hal ini, Dahnil telah menghubungi pihak maskapai dan mereka menyatakan terjadi kepadatan di terminal haji Bandara King Abdulaziz International.
Imbas dari kepadatan lalu lintas penerbangan tersebut menyebabkan pesawat Garuda Indonesia yang seharusnya terbang pada pukul 15.55 WAS mengalami delay.
"Kami sampaikan kepada maskapai terkait dengan delay, harus ada kompensasi baik berbentuk penyediaan meal atau makanan maupun kompensasi-kompensasi yang lain yang itu membuat jemaah tetap nyaman," ukar Dahnil kepada tim Media Center Haji (MCH) di Kantor Urusan Haji, Jeddah, Rabu (3/6/2026).
Pihak maskapai, lanjut Dahnil, sudah sepakat akan memberikan kompensasi dalam bentuk ekstra pelayanan atau lainnya.
"Kami berharap dari Garuda melakukan dan menunaikan hal tersebut," kata Dahnil.
Wamenhaj mengaku juga telah menegur Garuda Indonesia agar lebih berhati-hati terkait jadwal penerbangan agar tidak terjadi peristiwa serupa.
Jika terjadi delay, Dahnil berharap, maskapai dapat berkoordinasi langsung dengan pihak Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) agar bisa diantisipasi sehingga jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama.
"Yang jelas terhadap delay tadi malam karena ada traffic yang sangat padat dan Garuda dipastikan akan memberikan kompensasi kepada jemaah," kata Dahnil.
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































