tirto.id - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen (Purn) Sony Sanjaya, angkat bicara mengenai isu yang menyebutkan dirinya terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Isu itu berhembus pada Kamis (21/5/2026).
Sony pun tak ambil pusing dan menanggapi santai isu tersebut. Dia membuktikannya dengan hadir di Bareskrim Polri untuk berkoordinasi mengenai banyaknya penipuan yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Saya responsnya hari ini ada di sini bicara dengan rekan-rekan,” kata Sony di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Sebelumnya, isu adanya OTT terhadap Waka BGN berhembus melalui pesan singkat. Namun, tak disebutkan apakah itu Sony maupun Nani S. Deyang.
Informasi itu awalnya menyebutkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan OTT. Kemudian, beredar bahwa Kejaksaan Agung yang melakukannya.
Nanik sendiri telah mengonfirmasi bahwa dirinya berada di kantor saat informasi itu beredar. Dia juga mengaku bahwa dirinya mendengar nama Sony yang terjaring OTT.
"Saya ini di kantor masih mau sidak," ucap Nanik saat dikonfirmasi reporter Tirto, Kamis (21/5/2026) malam.
Konfirmasi juga telah diberikan dari pihak Kejaksaan Agung yang membantah adanya OTT. Kejagung justru merilis penetapan tersangka kasus tambang di malam itu.
"Engga ada ya," tutur Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, saat dikonfirmasi reporter Tirto.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































