Menuju konten utama

Vaksindo Luncurkan Vaksimune IB QX untuk Cegah Infeksi di Unggas

Vaksindo luncurkan Vaksimune IB QX, vaksin untuk mencegah penyakit Infectious Bronchitis (IB) di Unggas.

Vaksindo Luncurkan Vaksimune IB QX untuk Cegah Infeksi di Unggas
PT Vaksindo Satwa Nusantara (Vaksindo), Luncurkan Vaksimune IB QX. (FOTO/Dok. JAPFA)

tirto.id - PT Vaksindo Satwa Nusantara (Vaksindo), anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang berfokus pada produksi vaksin dan obat-obatan hewan, meluncurkan produk terbarunya, Vaksimune IB QX. Vaksin ini terbuat dari virus hidup yang dilemahkan (live attenuated vaccine).

Vaksimune IB QX merupakan produk vaksin aktif Infectious Bronchitis, dengan strain QX yang saat ini paling banyak beredar dan menyebabkan gejala klinis pada unggas.

Peluncuran vaksin tersebut dilangsungkan bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan pameran ILDEX Indonesia pada 20 September 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang.

Infectious Bronchitis (IB) merupakan penyakit pada unggas yang menyerang saluran pernapasan dan saluran urogenital. Karena menyebar melalui udara, penularan virus ini bisa terjadi sangat cepat dalam waktu yang singkat. Angka kesakitan (morbiditas) pada unggas yang terinfeksi virus IB sangat tinggi, yakni mencapai 100 persen dengan tingkat kematian bervariasi.

Penularan IB bisa menyebabkan produktivitas ternak mengalami penurunan secara signifikan sehingga berdampak pada kerugian ekonomi peternak.

Maka itu, Vaksindo hadir menawarkan solusi penanganan IB melalui produk terbarunya, Vaksimune IB QX sebagai upaya preventif yang efektif mencegah penyebaran penyakit dan kerugian lebih lanjut.

Head of SBU Animal Health and Live Equipment JAPFA, Teguh Prajitno menjelaskan bahwa Vaksimune IB QX-live attenuated vaccine memiliki kemampuan memicu respons imun (imunogenisitas) yang baik dan telah terdaftar di Kementerian Pertanian RI.

"Vaksin tersebut menjadi solusi yang menguntungkan bagi petani untuk mengoptimalkan pencegahan IB,” kata Teguh.

Vaksindo memproduksi Vaksimune IB QX-live attenuated vaccine yang telah teruji memiliki imunogenitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan strain IB lainnya. Perbedaan tipe antigenik dan varian hanya sedikit memberikan protektivitas pada ayam, sehingga penggunaan strain QX yang sesuai dengan kondisi di lapangan akan sangat diperlukan.

Beberapa kelebihan lain vaksin ini di antaranya: (1) Memberikan proteksi dini, vaksinasi sejak umur 0 hari (DOC); (2) Penggunaan di Hatchery Vaccination akan memberikan hasil yang lebih tepat dan hemat; (3) Proteksi yang tepat terhadap tantangan IB QX; dan (4) Perlindungan lebih di saluran pernapasan atas (URT).

Vaksindo telah memenuhi standar ISO 9001: 2015, ISO 17025 dan Cara Pembuatan Obat Hewan yang Baik/ Good Manufacturing Practice (CPOHB/ GMP). Selain itu, Vaksindo secara aktif berkolaborasi dengan lembaga penelitian internasional untuk mengikuti tren baru di bidang kesehatan hewan.

Selama ini, Obat-obatan dan vaksin yang diproduksi Vaksindo telah berhasil diekspor ke 11 negara, yakni Nigeria, Pakistan, Myanmar, Malaysia, Vietnam, India, Uzbekistan, Uni Emirat Arab (UAE), Kamboja, Nepal, dan Arab Saudi.

“Selama 40 tahun, Vaksindo senantiasa memperbarui produk kesehatan hewan dengan menggunakan teknologi terbaru dan proses yang inovatif. Tentunya didukung oleh penelitian yang komprehensif dan berkesinambungan, sehingga menghasilkan produk yang tidak hanya diminati secara nasional, melainkan pasar global”, ujar Teguh.

Penulis: Tim Media Servis