tirto.id - Kasus dugaan pelecehan seksual oleh Mohan Hazian memasuki babak baru. Setelah sempat menyangkal, Mohan mengunggah klarifikasi terbaru yang mengakui tindakan tidak pantas tersebut.
Selain dikenal sebagai pemilik brand Thanksinsomnia, Mohan Hazian juga aktif menulis buku. Beberapa karyanya yang pernah terbit seperti “Goresan Seorang Berandal” dan “Memulai Bisnis Kecil di Internet”.
Klarifikasi Terbaru Mohan Hazian
Klarifikasi ketiga yang diunggah Mohan Hazian di akun Instagramnya @mohanhazian berisi pernyataan pengakuan dan permintaan maaf terbukanya.
Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa dirinya telah melakukan tindakan yang tidak pantas terhadap model atau talent yang pernah bekerja sama dengan brand miliknya, Thanksinsomnia.
Ia menegaskan bahwa perbuatannya salah dan tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun, serta menyadari bahwa ia telah melanggar batas profesional dan mencampuradukkan urusan kerja dengan ranah pribadi, sehingga menimbulkan luka dan dampak bagi korban maupun karyawannya.
“Perbuatan tersebut merupakan kesalahan yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Saya menyadari bahwa tindakan saya telah melanggar batas antara profesional dan ranah pribadi yang menimbulkan luka dan dampak bagi para pihak, termasuk seluruh karyawan saya di brand yang saya miliki, dimana hal tersebut tidak seharusnya terjadi,” tulisnya.
Ia juga menyatakan menerima tanggung jawab penuh tanpa menyalahkan orang lain, serta menghormati langkah hukum atau tindakan apa pun yang mungkin diambil oleh pihak terkait.
Selain itu, ia meminta masyarakat untuk tidak menyeret atau menyalahkan karyawan dan pihak lain di brand-nya, karena menurutnya kejadian ini sepenuhnya adalah tanggung jawab pribadinya.
“Saya juga meminta tolong kepada masyarakat untuk tidak melibatkan pihak yang bekerja pada saya karena itu sepenuhnya tanggung jawab saya,” pintanya.
Sebagai bentuk konsekuensi, ia menyatakan mundur dari semua jabatan dan keterlibatan profesional maupun publik di Thanksinsomnia.
Ia juga berjanji akan menjalani evaluasi diri dan pendampingan profesional agar kejadian serupa tidak terulang. Di akhir pernyataan, ia kembali menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf.
Menurut update dari akun X @aarummanis, pelaku memang sudah menghubungi secara pribadi melalui WhatsApp untuk meminta maaf.
Namun, disebutkan bahwa belum ada permintaan maaf secara langsung kepada korban-korban lainnya.
“Pelaku sudah mengontak saya via Whatsapp dan meminta maaf secara pribadi, tetapi belum ada permintaan maaf kepada korban-korban lain,” tulisnya.
TW SH/SA
— Saa (@aarummanis) February 8, 2026
Bulan Mei 2025, saya dapet job sebagai Talent untuk photoshoot/videoshoot untuk salah satu brand lokal terkenal dengan owner inisial M.
Pada saat photoshoot tidak ada hal yang aneh dan semua berjalan lancar. https://t.co/LrOfI1z0Dp
Kronologi Kasus Mohan Hazian
Kasus ini bermula dari utas yang diunggah akun X @aarummanis pada 8 Februari 2026. Ia menceritakan pengalaman yang terjadi pada Mei 2025, ketika dirinya menerima pekerjaan sebagai talent untuk photoshoot dan video shoot sebuah brand lokal ternama yang dipimpin oleh sosok berinisial M.
Saat itu, proses pemotretan disebut berjalan normal dan profesional, melibatkan dua fotografer, salah satunya adalah M, serta seorang talent scouter yang sebelumnya menghubunginya.
Namun setelah sesi photoshoot selesai, korban mengaku diajak kembali ke area lokasi dengan alasan tertentu, dan di situlah ia menuduh M memaksanya melakukan tindakan tidak senonoh meski ia sudah berusaha melawan secara fisik.
Pengakuan tersebut memicu kehebohan di media sosial, dan warganet mulai berspekulasi bahwa sosok M yang dimaksud adalah Mohan Hazian, pemilik brand Thanksinsomnia.
Menanggapi tudingan yang berkembang, Mohan Hazian mengunggah klarifikasi tertulis melalui akun Instagram pribadinya. Dalam pernyataannya, ia meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengakui pernah membuat keputusan tidak bijak dalam hubungan dengan perempuan lain di masa lalu, namun secara tegas membantah tuduhan pemerkosaan.
Ia menyatakan dirinya bukan pemerkosa dan meminta publik menilai persoalan secara adil. Meski demikian, dampak kasus ini meluas ke ranah profesional.
Sejumlah brand dan platform memutus kerja sama serta menghapus konten yang melibatkan dirinya. Manajemen Thanksinsomnia juga menyatakan bahwa isu tersebut adalah masalah pribadi dan mengumumkan bahwa Mohan sudah tidak lagi aktif maupun terlibat secara operasional dan profesional dalam brand tersebut.
Selain itu, Shira Media turut menghentikan seluruh aktivitas komersial terkait karya bukunya.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id






























