Menuju konten utama

Update Hasil Byon Combat 6 Indonesia vs Malaysia Hari Ini

Cek update hasil Byon Combat 6 terbaru: skor Indonesia vs Malaysia berapa, dan kapan laga Ardam vs Nidal serta Ronal vs Putra?

Update Hasil Byon Combat 6 Indonesia vs Malaysia Hari Ini
BYON Combat 6. Instagram/byoncombat

tirto.id - Update hasil Byon Combat 6 Indonesia vs Malaysia pada Sabtu (22/10/2025) jadi kunci penentu total 12 laga yang tersaji di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Partai puncak melibatkan Ronal Siahaan vs Putra Abdullah (kickstriking lightweight) dan Ardam Machmud vs Nidal Mahmoud (boxing cruiserweight).

Byon Combat Showbiz 6 memang menampilkan laga-laga kelas wahid baik untuk kickstriking maupun boxing. Total, terdapat 4 laga boxing dan sisanya, 8 partai kickstriking. Di samping itu, terdapat 3 laga memperebutkan gelar juara. Yang pertama, Ongen Saknosiwi vs Lito Waniwan untuk gelar WBA Asia Super Featherweight.

Yang kedua, Arima Manami vs Felmy Sumaehe di WBA Asia Superfly weight. Terakhir, Ardam Machmud vs Nidal Mahmoud untuk ICB International Cruiserweight.

Berikut ini urutan pertandingan Byon Combat Vol. 6 yang dapat ditonton melalui live streaming Vidio. Tercatat, 7 laga awal dapat disimak secara gratis, sedangkan 5 partai pemungkas lewat paket berbayar PPV.

KelasPertarunganPukul
FeatherweightBadi Sambas vs Rizal Azmin16.20 WIB
Light FlyweightAprilando R vs Haris Haiqal16.50 WIB
Super BantamweightLeonard Maliki vs Mohamad Shafik17.20 WIB
Super FeatherweightOngen Saknosiwi vs Lito Waniwan18.30 WIB
BantamweightRamadhani Londo vs Prtasarathee19.40 WIB
SuperflyweightArima Manami vs Felmy Sumaehe20.20 WIB
WelterweightHaris Sofyan vs Mohammed21.10 WIB
LightweightFabian Farhan vs Izat Zaki22.00 WIB
Super WelterweightSerieal Effendy vs Ammarul Shafiq22.30 WIB
LightweightFahri Alamsyah vs Kabilan Jelevan22.50 WIB
CruiserweightArdam Machmud vs Nidal Mahmoud23.25 WIB
LightweightRonal Siahaan vs Putra Abdullah23.45 WIB

Update Hasil Byon Combat 6 Skor Indonesia vs Malaysia Berapa?

Pertandingan pertama Byon Combat 6 hari ini adalah Badi Sambas vs Jai JMT di nomor featherweight kickstriking. Jalannya laga cukup sengit. Namun, pada akhirnya, Badi membuktikan kualitasnya. Setiap gerakan yang dilakukan oleh sosok berjuluk "Si Lucu Tapi Brutal" ini benar-benar efisien, dengan timing tepat dan akurasi tinggi.

Badi Sambas juga terbukti mampu menahan gempuran Jai JTM yang nyaris selalu gagal dalam membidik jab. Badi dinyatakan menang angka dengan unanimous decision. Ini membuat Indonesia sementara unggul dari Malaysia dengan skor 1-0.

Laga kedua Byon Combat 6 melibatkan Aprilando Rumahpasal yang bertarung dengan Haris Haiqal yang berjuluk Millior Dollar Kid. Partai ini terjadi di nomor light flyweight kickstriking.

Catatan Haris Haiqal yang baru 19 tahun tetapi bisa meraih 12 knockout dalam 12 kemenangan membuatnya optimistis bisa menang KO di ronde 2. Namun, Aprilando yang punya julukan The Black Stone juga tidak mau kalah begitu saja.

Pertarungan yang berjalan 3 ronde ini sangat sengit. Kedua petarung gigih menunjukkan intensitas. Haris Haiqal mampu mendesak Aprilando pada ronde kedua, dan melancarkan 2 hook yang masuk. Ronde terakhir pun, Haris mendominasi. Puncaknya, Haris Haiqal dinyatakan menang dengan split decision, mengingat hakim A punya nilai 29-28, hakim C 27-30, dan hakim B 29-28. Kedudukan pun jadi 1-1.

Dalam pidato kemenangannya, Haris Haiqal menyebut gelarnya kali ini bukan lagi Million Dollar Kid, tetapi 50 Milion Dollar Kid. Ia juga siap bertarung dengan siapa pun untuk jadi yang pertama di kelas 51 kg, termasuk sang nomor 1 Redho Rocky.

Di laga ketiga, Leonardo Maliki menantang Mohamad Shafiq alias Raul 'Stickman' Gonzalez. Dalam laga kelas super bantamweight ini, Raul bisa memukul jatuh sosok berjuluk The Golden Boy hingga 2 kali. Raul menang dengan unanimous decision (UD). Otomatis, kini kedudukan jadi 1-2 untuk keunggulan Malaysia.

Pertarungan keempat antara Ongen Saknosiwi vs Lito Waniwan (Filipina) terjadi di event boxing super featherweight untuk gelar WBA Asia. Kedua petinju sama-sama mengeluarkan pukulan terbaiknya. Meski Lito tampak lebih banyak mengirim tinju dalam 5 ronde awal, pada ronde 6, Ongen berhasil membuat wajah sang lawan asal Filipina berdarah.

Kejutan besar datang pada ronde 7 ketika counter hook Lito berhasil merobohkan Ongen. Wasit memberikan hitungan hingga ke-8. Ongen bangkit, lalu diburu oleh lawannya hingga jatuh kembali.

Lito yang diperkirakan sudah habis tenaga, nyatanya menggempur Ongen habis-habisan. Ongen yang mengulur waktu, berhasil masuk ke ronde 8 setelah 'diselamatkan oleh bel'.

Ongen sempat bangkit dan menghajar Lito. Namun, di ronde 9, lagi-lagi, ia harus terhempas dan juri menghitung lagi. Bagaimana pun, partai berlanjut hingga ronde terakhir, 10. Hanya saja, ambruknya petinju Indonesia di ronde 10, membuat wasit menyatakan Lito menang TKO. Jadilah gelar WBA Asia diambil Filipina.

Laga kelima kembali melibatkan Indonesia vs Malaysia. Kali ini di kelas kelas bantam kickstring, Ramadhani Londo alias The Phantom harus bertarung dengan Prtasarathee alias Prata Boy. Flying kick Prata sukses menjatuhkan Londo sehingga skor untuk Malaysia jadi 3.

Pertarungan keenam adalah duel superfly weight tinju antara Arima Manami (Jepang) vs Felmy Sumaehe. Manami yang bergelar Tenkai Tsunami memberikan pertarungan yang berat untuk Felmy sang Warqueen. Keduanya saling merebut poin. Namun, pada akhirnya Felmy yang mencetak sejarah dengan jadi pemenang dan berhak atas juara WBA Asia.

Dengan kondisi Indonesia yang kalah 1-3 dari Malaysia, 2 pertarungan berikutnya jadi ajang comeback bagi Merah Putih.

Haris 'The King' Sofyan bertarung dengan Mohammed 'Jordan Boy' di kelas welterweight kickstriking. Pertarungan hanya berjalan 17 detik di ronde 1, Haris menang TKO atas Jordan Boy.

Berikutnya, Fabian 'Aboy' Farhan juga berhasil menang atas Izat Zaki di kelas ringan kickstriking. Setelah pertarungan ketat, Aboy dinyatakan menang angka lewat unanimous decision (UD).

Pertarungan ke-9 terjadi antara Serieal Effendy vs Ammarul Shafiq. Duel kickstriking kelas super welter ini dimenangi oleh Ammarul dengan menjatuhkan The White Rock lewat head kick. Sang Kiat Takoon menang KO. Malaysia kembali unggul 4-3 atas Indonesia.

Duel Fahri Alamsyah The Machete lawan Kabilan Jelevan The Hunter menandai partai ke-8 Indonesia vs Malaysia. Kali ini di kickstriking lightweight. Fahri berhasil membuat Indonesia menyamakan skor jadi 4-4 dengan kemenangannya.

Namun, di duel ke-11 Byon Combat Vol 6 antara Ardam Machmud vs Nidal Mahmoud, Malaysia mendapatkan kemenangan lagi. Partai ini terjadi di boxing cruiserweight. Nidal Mahmoud yang berjuluk King Joker dinyatakan menang angka via split decision.

Partai penentuan antara Ronald Siahaan sang Naga Sakti versus Putra Abdullah sang prince, berjalan ketat dalam 5 ronde. Duel kick striking light weight ini berjalan seimbang alias draw. Bahkan, pada akhirnya dewan juri terpaksa harus memberikan satu ronde lagi untuk memastikan siapa yang layak juara.

Namun, tidak ada lanjutan Ronald Siahaan vs Putra Abdullah malam ini. Dewan juri memutuskan harus terjadi rematch. Puncak Byon Combat 6 pun menggantung. Mengingat duel Ronald vs Putra belum dihitung, di Byon Combat 6 ini, Indonesia tertinggal vs Malaysia dengan skor 4-5.

Berikut ini update skor pertarungan Indonesia vs Malaysia di Byon Combat Vol 6.

KelasPertarunganSkor
FeatherweightBadi Sambas vs Rizal AzminIndonesia vs Malaysia 1-0
Light FlyweightAprilando R vs Haris HaiqalIndonesia vs Malaysia 1-1
Super BantamweightLeonard Maliki vs Mohamad Shafik (Raul)Indonesia vs Malaysia 1-2
Super FeatherweightOngen Saknosiwi vs Lito Waniwan-
BantamweightRamadhani Londo vs PrtasaratheeIndonesia vs Malaysia 1-3
SuperflyweightArima Manami vs Felmy Sumaehe-
WelterweightHaris Sofyan vs Mohammed (Jordan Boy)Indonesia vs Malaysia 2-3
LightweightFabian Farhan vs Izat ZakiIndonesia vs Malaysia 3-3
Super WelterweightSerieal Effendy vs Ammarul ShafiqIndonesia vs Malaysia 3-4
LightweightFahri Alamsyah vs Kabilan JelevanIndonesia vs Malaysia 4-4
CruiserweightArdam Machmud vs Nidal MahmoudIndonesia vs Malaysia 4-5
LightweightRonal Siahaan vs Putra Abdullah

Baca juga artikel terkait MMA atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya