tirto.id - PT Pertamina Patra Niaga, subholding commercial dan trading PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per Kamis (1/5/2025). Penurunan harga terjadi pada seluruh produk BBM non-subsidi, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Penyesuaian ini didasarkan kepada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62.K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Penurunan harga Pertamax Series dan Dex Series kami pastikan tetap paling kompetitif, dan kami lengkapi dengan beragam promo serta cashback menarik untuk pembelian BBM Non-Subsidi di aplikasi MyPertamina,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (2/5/2025).
Penyesuaian harga ini juga mempertimbangkan rerata harga publikasi minyak dunia seperti Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus yang mengalami penurunan dan dengan mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Dengan adanya penyesuaian, berikut daftar harga BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina per 1 Mei 2015 di Jakarta, Jawa, Bali, NTT, dan NTB:
- Pertamax Turbo turun dari harga Rp13.500 per liter, menjadi Rp13.300 per liter
- Pertamax Green turun dari sebelumnya Rp13.250 per liter, menjadi Rp13.150 per liter
- Dexlite turun dari Rp13.600 per liter menjadi 13.350 per liter
- Pertamina Dex turun dari Rp13.900 per liter menjadi Rp13.750 per liter.
Sementara untuk wilayah Sulawesi dan sebagian wilayah Kalimantan, harga BBM Pertamina pasca mengalami penyesuaian menjadi:
- Pertamax dari Rp12.800 per liter turun menjadi Rp16.700 per liter
- Pertamax Turbo dari harga Rp13.800 per liter turun jadi Rp13.600 per liter, - Pertamina Dex dari harga Rp14.200 per liter menjadi Rp14.050 per liter
- Dexlite dari harga Rp13.900 per liter turun jadi Rp13.650 per liter.
Sebaliknya, untuk BBM subsidi tidak mengalami perubahan harga. Pertalite misalnya, yang tetap dibanderol dengan Rp10.000 per liter atau Biosolar yang masih Rp6.800 per liter.
Selain Pertamina, harga BBM penyesuaian harga BBM juga dilakukan Shell. Mengutip laman resmi Shell, harga BBM per 1 Mei 2025 menjadi:
- Shell Super dari Rp12.920 per liter menjadi Rp12.730 per liter
- Shell V-Power turun dari sebelumnya Rp13.370 per liter menjadi Rp13.170 per liter
- V-Power Nitro+ turun dari Rp13.550 per liter menjadi Rp13.360 per liter
- Shell V-Power Diesel sebelumnya Rp14.060 per liter menjadi Rp13.810 per liter.
Sama halnya dengan Pertamina dan Shell, BP AKR juga memangkas harga BBM yang dijualnya, menjadi:
- BP 92 dari sebelumnya Rp12.800 per liter menjadi Rp 12.600 per liter
- BP Ultimate turun dari Rp13.370 per liter menjadi Rp13.170 per liter
- BP Ultimate Diesel turun dari sebelumnya Rp14.060 per liter menjadi Rp13.810 per liter.
Pun, harga BBM di SPBU Vivo juga mengalami penurunan, menjadi sebagai berikut:
- Revvo 90 (RON 90) dari Rp12.800 per liter menjadi Rp12.650 per liter
- Revvo 92 (RON 92) dari Rp12.920 per liter menjadi Rp 12.730 per liter
- Revvo 95 (RON 95) dari Rp13.370 per liter menjadi Rp13.170 per liter
- Diesel Primus Plus (CN 51) dari Rp14.060 per liter menjadi Rp13.810 per liter.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id





































