Pandemi COVID-19

Update Corona Indonesia 30 Juli: Kasus Baru 1.904, Sembuh 2.154

Oleh: Abdul Aziz - 30 Juli 2020
Dibaca Normal 1 menit
Penambahan pasien sembuh per 30 Juli 2020 lebih banyak dari kasus positif baru, yaitu 2.154 pasien sembuh dan 1.904 kasus baru.
tirto.id - Pasien positif COVID-19 di Indonesia menjadi 106.336 kasus per 30 Juli 2020. Rinciannya: 36.986 pasien dalam perawatan (34,8 persen), 64.292 pasien dinyatakan sembuh (60,5 persen), dan 5.058 orang meninggal (4,8 persen).

Per hari ini berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 yang dilansir laman resminya, terdapat 53.723 kasus suspek. Jumlah ini lebih rendah dari kasus suspek pada 29 Juli yang tercatat 57.393 orang.

Jumlah tersebut berdasarkan data yang masuk ke pemerintah pusat hingga Kamis siang, baik melalui tes real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) maupun Tes Cepat Molekuler (TCM).

Berdasarkan data yang dilansir laman resmi COVID-19, ada tambahan kasus baru sebanyak 1.904 orang, sehingga total menjadi 106.336 kasus.

Sementara pasien COVID-19 yang dilaporkan sembuh hari ini bertambah 2.154 kasus, sehingga total menjadi 64.292 pasien. Sedangkan kasus meninggal hari ini bertambah 83 orang, total 5.058 kasus.

Masyarakat Diimbau Tak Mudik Idul Adha

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat untuk tidak mudik Idul Adha 1441 H di masa pandemi COVID-19. Apalagi tren penularan virus corona jenis baru penyebab COVID-19 di Indonesia masih tinggi.

“Mudik agar dipertimbangkan apabila tidak terlalu perlu, karena penyumbang positif COVID-19 terbesar adalah dari daerah asal dan tujuan mudik,” kata Wiku dalam jumpa pers daring di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Dia mengatakan terdapat lima provinsi penyumbang kasus COVID-19 harian terbesar di Indonesia per 29 Juli 2020, di antaranya DKI Jakarta 577 kasus, Jawa Timur (359), Jawa Tengah (313), Sumatera Utara (241) dan Sulawesi Selatan (128).

Dalam tiga pekan terakhir, kata dia, jumlah orang diperiksa positif meningkat yang merupakan kabar kurang baik sehingga perlu menjadi perhatian setiap pihak terkait.

“Tingkat positif terinfeksi COVID-19 di Indonesia per 29 Juli adalah 13,33 persen, yang lebih tinggi dari standar Badan Kesehatan Dunia WHO lima persen," kata dia.

Dia mengatakan rating positif COVID-19 itu merupakan peringatan kewaspadaan bersama sehingga setiap unsur masyarakat dan pemangku kepentingan harus bisa meningkatkan kedisiplinan untuk menekan penularan virus mematikan itu di masyarakat.

Wiku mengatakan dari data tersebut membuat setiap pihak untuk dapat melindungi keluarga dan lingkungan sekitarnya agar tidak terpapar COVID-19, terutama kalangan rentan dalam momentum Idul Adha tahun ini.



Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Abdul Aziz
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Abdul Aziz
Editor: Zakki Amali
DarkLight