Menuju konten utama

TNI dan Polri Mengaku Sulit Rekrut Pemuda Papua Jadi Anggota

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Waka Polda) Papua Brigjen Pol Rudolf Rojak mengakui, saat ini pihaknya merasa sulit untuk merekrut pemuda dan pemudi Papua untuk menjadi calon anggota, terutama yang berasal dari pegunungan.

TNI dan Polri Mengaku Sulit Rekrut Pemuda Papua Jadi Anggota
(ILustrasi) Prajurit TNI. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Waka Polda) Papua Brigjen Pol Rudolf Rojak mengakui, saat ini pihaknya merasa sulit untuk merekrut pemuda dan pemudi Papua untuk menjadi calon anggota, terutama yang berasal dari pegunungan. Hal ini menurutnya disebabkan banyak dari para peserta yang tidak lolos saat seleksi berenang.

"Kami mohon bantuan kepada bupati para agar dapat membantu menyiapkan para pelajar yang berminat masuk polisi atau tentara dengan membekalinya baik fisik maupun lainnya," kata Waka Polda Papua dalam Rakerda (Rapat Kerja Daerah) bupati/wali kota se-Papua di Jayapura, Rabu, (30/3/2016) malam.

Ia juga mengatakan bahwa selain olahraga berenang, syarat lain yang akan menjadi prioritas adalah kesehatan, yang menurutnya sangat penting sebagai syarat menjadi anggota TNI.

Sementara itu di tempat yang sama, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian juga mengakui mengalami kesulitan untuk merekrut pemuda dan pemudi asli Papua menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia.

"Padahal untuk menjaring mereka kami sudah menurunkan beberapa kriteria dasar termasuk tinggi badan, namun tetap saja kesulitan," ungkap Pangdam Cenderawasih.

Ia mengakui, dalam melakukan persiapan perekrutan pihaknya sudah memerintahkan Babinsa (Bintara Pembina Desa) agar melatih pemuda setempat, sehingga bisa lolos dalam penerimaan angota TNI.

Untuk mengantisipasi kesulitan itu, ia juga mengakui bahwa pihaknya sudah menurunkan kriteria-kriteria tertentu, tetapi tidak untuk kesehatan, sebab menurut Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Siburian, jika calon TNI tidak sehat maka akan berbahaya. (ANT)

Baca juga artikel terkait PAPUA atau tulisan lainnya

Reporter: Alexander Haryanto