Menuju konten utama

Teten Klaim UMKM Tidak Rugi usai TikTok Shop Ditutup Hari Ini

Menkop UKM Teten mengklaim para pelaku UMKM yang jualan online bisa memanfaatkan promo produknya di TikTok media sosial.

Teten Klaim UMKM Tidak Rugi usai TikTok Shop Ditutup Hari Ini
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memberi sambutan saat membuka pameran ASEAN Weekend Market di Gedung Serba Guna Senayan, Jakarta, Jumat (1/9/2023).ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Galih Pradipta/aww.

tirto.id - TikTok Indonesia resmi menutup TikTok Shop mulai 4 Oktober 2023. Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menuturkan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tidak akan dirugikan setelah Tiktok Shop berhenti beroperasi.

"Penutupan TikTok Shop ini sebenarnya tidak mengganggu para seller, karena para seller, para pelaku UMKM yang jualan online bisa memanfaatkan promo produknya di TikTok medsosnya," dikutip dari Antara, Rabu (4/10/2023).

Teten menjelaskan, para seller (penjual) dan UMKM dapat memanfaatkan TikTok sebagai media sosial untuk mempromosikan produk mereka. Kemudian penjualannya akan diarahkan kepada e-commerce dari berbagai platform.

Dia mengklaim penjual tidak berjualan di satu platform saja. Dia menuturkan, TikTok sebagai media sosial menjadi pemasaran yang paling efektif karena sudah 113 juta orang Indonesia masuk ke dalam ekosistem.

"Pembelinya juga tinggal pindah 'channel' saja, jadi sederhana itu, jadi tidak benar kalau setelah ditutup ini mereka akan bangkrut dan lain sebagainya," kata Teten.

Lebih lanjut, dia menuturkan pemerintah tidak melarang TikTok Shop untuk beroperasi di Indonesia, melainkan hanya perlu mengikuti aturan, yakni membuka kantor berbadan hukum di Indonesia.

Saat ini TikTok baru membuka kantor perwakilan di Indonesia dan bisa beroperasi kembali jika membuka kantor usaha dan mengantongi perizinan berusaha berbasis risiko.

Sementara itu, dia yakin TikTok berpotensi membuka usaha di Indonesia. Karena Tanah Air memiliki pasar terbesar kedua TikTok Shop setelah Amerika Serikat yang kini sudah memiliki pengguna 170 juta orang.

"Indonesia kan sudah 113 juta (pengguna) dan Indonesia termasuk negara yang daya belinya cukup kuat," katanya.

Baca juga artikel terkait TIKTOK SHOP DITUTUP

tirto.id - Bisnis
Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin