tirto.id - Contoh teks MC munggahan Ramadhan dan contoh susunan acaranya dapat menjadi acuan bagi panitia yang bertugas. Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, 1 Ramadan 1447 H ditetapkan pada 18 Februari 2026.
Munggahan merupakan salah satu tradisi masyarakat menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Tradisi ini biasanya dilakukan pada akhir bulan Syaban, tepatnya satu atau dua hari menjelang hari pertama puasa.
Secara etimologi, kata "Munggahan" berasal dari bahasa Sunda, yaitu munggah, yang berarti naik. Makna filosofisnya adalah naik ke derajat yang lebih tinggi atau berpindah dari kebiasaan sehari-hari menuju bulan yang suci dan penuh kemuliaan.
Biasanya munggahan dilakukan di sebuah masjid atau langgar. Masyarakat akan berkumpul untuk membaca doa dan tahlil yang dipimpin oleh ustaz.
Teks MC Munggahan Ramadhan
Beberapa kegiatan yang umum dilakukan pada saat acara munggahan yaitu ziarah kubur, makan bersama, membersihkan rumah, hingga bersedekah. Agar acara munggahan dapat berjalan lancar dan terstruktur, dibutuhkan susunan acara.
Susunan ini mirip dengan susunan acara pengajian pada umumnya, yaitu diawali dengan pembukaan oleh MC, sambutan panitia atau takmir, dan tausiyah. Puncaknya adalah sesi makan bersama, yang lantas diikuti dengan doa dan penutup.
Berikut contoh teks MC munggahan Ramadhan dan susunan acaranya:
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas izin-Nya kita bisa berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat untuk menyambut tamu agung kita, bulan suci Ramadhan.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada baginda Nabi Muhammad Saw. Selamat datang kepada Bapak/Ibu/Rekan-rekan sekalian dalam acara Munggahan Keluarga/Majelis [Sebutkan Nama Kelompok].
Pada kesempatan yang penuh berkah ini, kita melaksanakan acara munggahan sebagai bentuk tradisi dan syukur atas nikmat yang telah Allah berikan sepanjang tahun. Munggahan juga merupakan momen untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan penuh kesiapan baik lahir maupun batin.
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, Allah Swt membuka pintu-pintu rahmat-Nya, mengampuni dosa-dosa hamba-Nya, dan memberikan kesempatan bagi kita untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Oleh karena itu, mari kita sambut bulan suci ini dengan hati yang bersih dan jiwa yang tulus demi meraih ampunan dan rahmat-Nya.
Saya selaku pembawa acara akan membacakan susunan acarapada mala mini. Berikut susunan acara munggahan Ramadhan 2026 secara lengkap:
- Pembukaan
- Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an
- Sambutan
- Tausiyah Singkat
- Saling Memaafkan
- Doa Penutup
- Ramah Tamah & Makan Bersama
Agar pertemuan kita hari ini mendapatkan limpahan berkah, marilah kita simak lantunan ayat suci Al-Qur'an yang akan dibacakan oleh [Sebutkan Nama]. Kepada Saudara/i [Nama], waktu dan tempat kami persilakan.
Terima kasih kepada [Nama] atas lantunan ayat sucinya. Berlanjut ke acara berikutnya, yaitu sambutan dari [Sebutkan Nama, misal: Kepala Keluarga/Ketua Panitia]. Kepada Bapak/Ibu [Nama], kami persilakan.
Memasuki acara inti, mari kita siapkan hati untuk mendengarkan tausiyah singkat mengenai persiapan menyambut bulan puasa yang akan disampaikan oleh Ustaz/Ustazah [Nama], sekaligus ditutup dengan doa bersama. Kepada Ustaz/Ustazah, kami persilakan.
"Tiba saatnya kita di penghujung acara formal. Sebelum kita menikmati hidangan yang telah tersedia, marilah kita saling berjabat tangan dan memaafkan agar kita memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih.
Saya selaku pembawa acara memohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Mari kita tutup dengan mengucap Hamdalah. Selamat menikmati hidangan dan selamat menyambut bulan suci Ramadhan!
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh."
Info lebih lanjut tentang bulan Ramadhan dapat diakses pembaca melalui tautan di bawah ini:
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Permadi Suntama
Masuk tirto.id






































