Menuju konten utama

Sosok Anak Kim Jong Un di Beijing, Calon Pemimpin Korea Utara?

Simak sosok putri Kim Jong Un yang turut hadir dalam parade militer di Cina pada Rabu (3/9) dan apakah terkait suksesi di negara Korea Utara?

Sosok Anak Kim Jong Un di Beijing, Calon Pemimpin Korea Utara?
Pemerintah Korea Utara ini menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan putrinya (kiri), berpose untuk foto, di depan sebuah truk militer dengan tulisan Hwasong- 17 rudal balistik antarbenua, di lokasi tak dikenal di Korea Utara 27 November 2022. Kantor Berita Pusat Korea/Layanan Berita Korea via AP
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Anak Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, turut hadir di Beijing dalam parade militer besar-besaran Cina pada Rabu (3/9/2025). Kemunculan anak perempuan Kim Jong Un dipandang sejumlah pihak merupakan sinyal suksesi calon pemimpin Korut yang baru.

Anak perempuan Kim Jong Un bernama yang diyakini bernama Kim Ju Ae tersebut, nampak dalam sebuah foto tengah mendampingi ayahnya ketika rombongan Korea Utara sampai di Beijing untuk menghadiri parade militer.

Rombongan pimpinan Korea Utara datang ke Beijing dengan kereta api berlapis baja dan menempuh waktu 20 jam dari Pyongyang untuk sampai ke lokasi parade militer Cina.

Bagi Kim Jong Un, ini merupakan kunjungan pertamanya ke Cina sejak 2019 dan untuk pertama kalinya menghadiri pertemuan multilateral dengan banyak pemimpin dunia lainnya.

Sebelumnya, hampir empat dekade lamanya pemimpin Korea Utara tak pernah menghadiri acara multilateral besar. Ketidakhadiran itu dimulai sejak era Kim Jong Il (ayah Kim Jong Un), yang tak menyukai pertemuan macam itu.

Dalam momen kembalinya pemimpin Korea Utara dalam pertemuan multilateral itu, Kim Jong Un memilih untuk membawa serta anak perempuannya. Spekulasi tentang suksesi kepemimpinan Korea Selatan pun mencuat.

Sosok Kim Ju Ae Putri Kim Jong Un & Benarkah Calon Pemimpin Korut?

Kim Ju Ae diyakini kini berusia awal belasan tahun atau sekitar 12 tahun. Momen dirinya ikut mendampingi sang ayah merupakan perdana dirinya tampil dalam acara internasional.

Informasi terkait keluarga pemimpin Korea Utara selama ini memang sumir. Identitas anak-anak Kim Jong Un juga tidak pernah terkonfirmasi secara resmi.

Menukil Washington Post, perempuan muda yang ikut dalam rombongan Korut di Beijing tersebut telah dikonfirmasi merupakan putri Kim Jong Un. Namun oleh keterangan Pemerintah Korut, ia dideskripsikan sebagai "putri yang paling dicintai".

Sementara itu, Kim Ju Ae yang diyakini merupakan namanya berasal dari keterangan eks pemain bintang NBA Dennis Rodman pada 2013. Kala itu, ia mengaku menggendong anak perempuan Kim Jon Un yang masih bayi bernama Ju Ae ketika mengunjungi Pyongyang.

Badan intelijen Korea Selatan sebelumnya meyakini bahwa Kim Jong Un memiliki tiga anak, yakni anak laki-laki yang identitasnya tidak diketahui, Ju Ae, dan anak bungsu yang identitas dan jenis kelaminnya tidak dapat dikonfirmasi.

Sementara itu, kemunculan Ju Ae dalam parade militer Cina di Beijing membuat spekulasi terkait suksesi pemimpin Korea Utara menguat.

Dalam foto-foto yang dirilis, Ju Ae datang bersama rombongan Korea Utara di posisi yang biasanya ditempati istri Kim Jong Un.

Foto-foto itu menunjukkan Ju Ae yang tersenyum tepat di belakang ayahnya dan di depan Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui.

Momen tersebut ditangkap kamera ketika Kim Jong Un tengah disambut pejabat senior Partai Komunis Tiongkok, Cai Qi, dan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di stasiun.

Hal ini membuat sejumlah pihak mengartikannya sebagai indikasi Ju Ae tengah dipersiapkan untuk mengambil kekuasaan tertinggi Korut kelak.

"Jika melihat simbolisme keseluruhannya, ini jelas menunjukkan bahwa ia sedang melewati gerbang terakhir menuju penunjukkan sebagai penerus," tutur mantan presiden Universitas Studi Korea Utara di Seoul, Yang Moo Jin.

Terlebih, sejak 2022, Ju Ae makin sering muncul di hadapan publik tengah mendampingi ayahnya dalam urusan kenegaraan.

"Ia mendapatkan pengalaman protokoler yang seharusnya dapat membantu sebagai pemimpin Korea Utara berikutnya, atau elite politik inti kelak," tutur Michael Madden, pakar kepemimpinan Korea Utara di Stimson Center di AS, dikutip dari The Guardian.

Akan tetapi, makna dari kemunculan Ju Ae juga tidak melulu ditafsirkan sebagai suksesi kepemimpinan. Rachel Minyoung Lee, pakar Korea Utara di Stimson Center, menjelaskan bahwa terlalu dini untuk menyimpulkan Ju Ae sebagai penerus Kim Jong Un di masa depan.

Menurutnya, bisa saja penampilan Ju Ae di Beijing merupakan upaya Kim Jong Un untuk menunjukkan pada dunia bahwa dirinya juga merupakan "pemimpin normal dari negara yang normal".

Selain itu, Ju Ae adalah perempuan di tengah sistem politik Korea Utara yang didominasi oleh laki-laki dan banyak kasus diskriminasi terhadap perempuan dirumorkan terjadi di sana.

Baca juga artikel terkait INTERNASIONAL atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan