tirto.id - BPJS menyediakan berbagai layanan untuk menunjang akses kesehatan pada masyarakat. Salah satunya adalah skrining BPJS Kesehatan.
Layanan skrining BPJS Kesehatan adalah layanan deteksi dini yang disediakan pemerintah untuk mengidentifikasi potensi penyakit sejak awal. Pemanfaatan layanan ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan secara efektif, tepat, dan optimal.
Skrining berperan penting bagi masyarakat karena dapat membantu mengenali kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Nantinya data dari skrining akan menjadi dasar pengambilan langkah preventif.
Berdasarkan Peraturan BPJS Kesehatan No.3 Tahun 2024, pelaksanaan skrining riwayat kesehatan minimal dilakukan satu kali setahun. Pelaksanaan skrining dilakukan dengan mengisi data diri dan menjawab pertanyaan tentang kondisi kesehatan peserta BPJS.
Data yang harus disiapkan oleh peserta BPJS sebelum melakukan skrining, antara lain data NIK atau nomor kartu BPJS, tanggal lahir, tinggi dan berat badan, nomor telepon aktif, kontak keluarga, hingga riwayat kesehatan pribadi dan keluarga. Pengisian skrining mudah dilakukan hanya dengan mengisi data dan menjawab pertanyaan.
Lantas, seperti apa detail cara melakukan skrining BPJS Kesehatan? Cek cara melakukan skrining BPJS Kesehatan di artikel ini.
Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026

Cara skrining BPJS Kesehatan perlu diperhatikan baik-baik supaya tak salah mengisi data. Apalagi data skrining akan menjadi informasi penting dalam mengupayakan langkah preventif atau menentukan deteksi dini.
Pelaksanaan skrining BPJS Kesehatan bisa diakses melaui beberapa cara. Berikut informasi cara skrining BPJS Kesehatan:
1. Aplikasi MobileJKN
Skrining BPJS Kesehatan bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN. Peserta BPJS dapat mengisi data dan informasi diri melalui Mobile JKN.Aplikasi ini dapat diunduh di Google Play Store atau App Store untuk kemudian bisa digunakan. Jika aplikasi sudah terpasang pada perangkat, maka peserta BPJS dapat login menggunakan NIK dan password akun BPJS Kesehatan.
Berikut uraian cara skrining melalui aplikasi Mobile JKN:
- Cek halaman utama aplikasi, pilih menu “Lainnya”.
- Setelah itu, masuk ke menu “Skrining Riwayat Kesehatan”.
- Peserta nantinya bisa memilih diri sendiri atau anggota keluarga yang terdaftar.
- Usai membaca ketentuan dan menyetujuinya, peserta akan diminta unttuk mengisi data diri secara lengkap dan menjawab 16 pertanyaan terkait kondisi kesehatan.
- Isilah seluruh pertanyaan dan masukkan data diri secara valid.
- Jika seluruh pertanyaan sudah selesai diisi, maka langkah berikutnya adalah klik “Selanjutnya” atau “Simpan”.
- Hasil skrining akan muncul secara otomatis di aplikasi.
2. Skrining Lewat Website Resmi BPJS Kesehatan
Selain melalui aplikasi Mobile JKN, skrining kesehatan juga bisa dilakukan melalui laman resmi BPJS Kesehatan. Akses BPJS Kesehatan melalui laman resmi webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.Skrining melalui website resmi BPJS Kesehatan sebenarnya sama saja dengan skrining melalui aplikasi. Cara ini bisa dipilih jika tidak memiliki ruang yang cukup di perangkat untuk mengunduh aplikasi Mobile JKN.
Berikut cara skrining lewat website resmi BPJS Kesehatan:
- Pertama, akses laman resmi webskrining.bpjs-kesehatan.go.id
- Masukkan nomor kartu BPJS atau NIK, tanggal lahir, serta kode captcha, lalu klik “Cari Peserta” dan pilih “Setuju”.
- Kemudian, peserta akan diarahkan untuk mengisi data diri. Mulai dari informasi berat badan, tinggi badan, pendidikan terakhir, nomor telepon, hingga kontak keluarga.
- Peserta wajib menjawab 16 pertanyaan tentang kondisi kesehatan secara jujur.
- Apabila seluruh data sudah terisi, silakan klik “Simpan”.
- Hasil skrining akan ditampilkan dan dapat dicetak dalam format PDF.
3. Skrining Lewat PANDAWA (WhatsApp)
Skrining BPJS Kesehatan juga bisa dilakukan melalui layanan Pandawa. Peserta BPJS Kesehatan dapat melakukan skrining melalui memanfaatkan layanan Pandawa dengan menyimpan nomor 08118165165.Caranya mudah, sebagai berikut:
- Simpan nomor Pandawa 08118165165
- Kirimlah pesan ke nomor tersebut
- Pilih opsi “Skrining Kesehatan”
- Setelah itu, sistem akan mengarahkan peserta ke webskrining
- Langkah pengisian sama seperti metode melalui website resmi BPJS Kesehatan.
Cara Membaca Hasil Skrining Kesehatan BPJS

Setelah megisi informasi dan data terkait skrining, sistem akan mengolah data yang sudah masuk. Hasil skrining kesehatan akan diinformasikan secara langsung.
Informasi hasil skrining kesehatan BPJS nantinya dikategorikan menjadi tiga tingkat risiko. Kategori ini diolah oleh sistem berdasarkan jawaban yang diberikan oleh peserta BPJS Kesehatan.
Nah, seperti apa makna dari informasi kategori yang dihasilkan oleh sistem? Berikut penjelasannya:
- Kategori Hijau: Risiko rendah, artinya tidak terdapat indikasi kuat terhadap risiko penyakit diabetes melitus, hipertensi, jantung koroner, atau ginjal kronis.
- Kategori Kuning: Menunjukkan risiko sedang, yakni adanya potensi atau faktor risiko yang dapat memicu penyakit tidak menular di masa depan, baik karena faktor genetik maupun gaya hidup.
- Kategori Merah: Menandakan risiko tinggi yang berarti ada indikasi kuat terhadap salah satu penyakit kronis. Namun, hasil ini bukan berarti diagnosis akhir, melainkan peringatan dini untuk segera melakukan pemeriksaan lanjut di FKTP.
Manfaat Melakukan Skrining Riwayat Kesehatan
Skrining BPJS Kesehatan memiliki berbagai manfaat bagi layanan kesehatan masyarakat. Manfaat ini perlu menjadi alasan penting masyarakat untuk melakukan pengisian layanan skrining kesehatan yang sudah disediakan pemerintah.
Berikut informasi manfaat melakukan skrining BPJS Kesehatan:
1. Deteksi Dini Penyakit
Layanan skrining kesehatan membantu memberikan akses kesehatan yang lebih efektif dan efisien. Dalam hal ini, informasi pengisian skrining kesehatan akan membantu mendeteksi dini penyakit.Melalui isian skrining dan hasil skrining, peserta BPJS dapat mengambil langka preventif untuk melakukan upaya kesehatan lebih awal. Peserta BPJS bisa menuju layanan kesehatan terdekat yang bermitra dengan BPJS untuk mendapatkan layanan kesehatan.
2. Menyediakan Informasi Kesehatan
Skrining yang dilakukan oleh peserta BPJS akan memudahkan untuk menyediakan informasi kesehatan. Hasil skrining kesehatan menginformasikan keadaan kesehatan peserta.Informasi ini akan menjadi dasar penting untuk merencanakan gaya hidup sehat. Jadi jangan lupa mengisi skrining kesehatan.
3. Memudahkan Akses Layanan Kesehatan
Manfaat lain skrining kesehatan adalah memberikan akses kemudahan layanan kesehatan. Skrining yang sudah diisi ini nantinya akan diproses oleh sistem.Sistem akan menunjukkan hasil skrining dalam tiga kategori. Jika hasil skrining menunjukkan risiko penyakit, maka peserta perlu segera mendapatka layanan medis yang diperlukan melalui BPJS Kesehatan.
Layanan skrining BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dari pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik. Upaya ini cukup dilakukan satu kali dalam jangka waktu satu tahun.
Luangkan waktu untuk mengisi skrining kesehatan. Jangan lupa mengajak serta anggota keluarga atau kerabat untuk skrining kesehatan.
Yuk, baca artikel lain tentang BPJS Kesehatan:
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Elisabet Murni P
Masuk tirto.id






































