tirto.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah merilis data final jumlah pendaftar seleksi Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2025. Hingga penutupan pendaftaran pada 19 Juli 2025 pukul 16.00 WIB, sebanyak 150.197 pelamar tercatat telah membuat akun di sistem SSCASN. Dari jumlah tersebut, 141.261 peserta berhasil menyelesaikan proses pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan. Sementara itu, sebanyak 98.104 pelamar dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi.
Seleksi Sekolah Kedinasan 2025 dilaksanakan oleh tujuh kementerian dan lembaga, dengan total formasi yang tersedia sebanyak 3.252 kursi. Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi administrasi, yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juli 2025. Peserta yang lolos pada tahap ini akan mendapatkan kode billing PNBP untuk kemudian melakukan pembayaran guna mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan metode Computer Assisted Test (CAT) milik BKN.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berlangsung secara transparan dan bebas dari praktik kecurangan. Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa seleksi ini dirancang untuk menjunjung tinggi akuntabilitas serta menghasilkan calon aparatur sipil negara yang kompeten. Pelaksanaan SKD dijadwalkan pada 11–26 Agustus 2025, disusul pengumuman hasil seleksi pada akhir Agustus, sebelum peserta melanjutkan ke tahapan seleksi lanjutan dan pengumuman kelulusan akhir pada September mendatang.
Sekolah Kedinasan Pendaftar Terbanyak 2025
Berdasarkan data rekapitulasi pelamar yang dirilis BKN per 19 Juli 2025, jumlah pendaftar Sekolah Kedinasan mencapai lebih dari 150 ribu orang. Dari tujuh instansi pendidikan kedinasan yang membuka formasi, beberapa mencatat jumlah pendaftar yang signifikan. Berikut urutan sekolah kedinasan berdasarkan jumlah pendaftar terbanyak:
Urutan Sekolah Kedinasan Berdasarkan Jumlah Pendaftar (2025)
- Politeknik Keuangan Negara STAN – 45.518 pendaftar
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) – 31.264 pendaftar
- Sekolah Kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan – 28.493 pendaftar
- Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) – 18.858 pendaftar
- Politeknik Statistika STIS – 15.869 pendaftar
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) – 7.563 pendaftar
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) – 2.632 pendaftar
Sekolah Kedinasan Terketat 2025
Tingkat keketatan masing-masing sekolah kedinasan dapat diukur dari rasio jumlah pendaftar terhadap kuota formasi yang tersedia. Semakin besar perbandingan jumlah pendaftar dengan kuota, semakin ketat pula persaingannya. Berikut adalah daftar keketatan seleksi berdasarkan data BKN per 19 Juli 2025.
1. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
Keketatan: 120 formasi / 18.858 pendaftar = 1:157
2. Sekolah Kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan
Keketatan: 419 formasi / 28.493 pendaftar = 1:68
3. Politeknik Keuangan Negara STAN
Keketatan: 500 formasi / 45.518 pendaftar = 1:91
4. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Keketatan: 1.061 formasi / 31.264 pendaftar = 1:29
5. Politeknik Statistika STIS
Keketatan: 400 formasi / 15.869 pendaftar = 1:40
5. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
Keketatan: 50 formasi / 2.632 pendaftar = 1:53
7. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
Keketatan: 100 formasi / 7.563 pendaftar = 1:76
Sekolah dengan keketatan tertinggi adalah STMKG dengan persaingan mencapai 1:157, menjadikannya sekolah kedinasan paling kompetitif tahun ini. Di sisi lain, STIN dan Poltek SSN menjadi dua sekolah kedinasan dengan rasio persaingan relatif lebih longgar dibanding yang lain.
Ingin tahu lebih banyak tentang soal, tips, dan info seputar seleksi Sekolah Kedinasan 2025? Jelajahi kumpulan artikelnya di sini: Tirto Sekolah Kedinasan.
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id





























