Rizieq Shihab dan Dirut RS Ummi Jadi Tersangka Kasus Tes Swab

Oleh: Adi Briantika - 11 Januari 2021
Bareskrim Polri menetapkan tersangka kasus dugaan pelarian diri Rizieq Shihab dan dugaan pihak RS Ummi Bogor menutupi hasil tes swab Rizieq.
tirto.id - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan tersangka kasus dugaan pelarian diri Rizieq Shihab dan dugaan pihak Rumah Sakit Ummi Bogor menutupi hasil tes swab Rizieq.

"Penyidik sudah melaksanakan gelar dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka (yakni) Rizieq, dr. Tatat, Hanif Alatas," ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi saat dihubungi Senin (11/1/2020).

Muhammad Hanif Alatas adalah menantu Rizieq, sedangkan Andi Tatat adalah Dirut Rumah Sakit Ummi Bogor. Rencana pemeriksaan ketiganya berlangsung pekan ini, namun belum diketahui pasti jadwalnya. Kasus ini bermula saat Rizieq dilarikan ke RS Ummi Bogor pada 26 November 2020.

Slamet Maarif, Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, kelompok yang beririsan dengan FPI, mengatakan Rizieq bukan terjangkit COVID-19 tapi hanya kelelahan. Hal serupa dikatakan oleh Andi Tatat. Andi meminta Rizieq beristirahat di rumah sakit guna pemulihan.

Sehari kemudian, Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Satgas COVID-19 Bogor Bima Arya menegur pihak rumah sakit karena tes swab Rizieq tidak melibatkan satgas, pemerintah kota, bahkan tim rumah sakit sendiri.

Tes swab dilakukan oleh pihak luar yakni tim dokter MER-C, pada 27 November. Bima juga merasa RS UMMI menghalangi kerja Satgas untuk melakukan tes swab terhadap Rizieq. Buntutnya, Andi Tatat dilaporkan ke polisi oleh Bima dengan LP/650/XI/2020/JBR/Polresta Bogor Kota. Dua hari berikutnya Rizieq pulang dari rumah sakit. Beredar kabar ia kabur, tapi asumsi itu dibantah langsung oleh Rizieq.

“Pulangnya atas permintaan saya karena memang sudah merasa segar sekali, alhamdulillah," kata dia dalam video yang diunggah akun Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (@Kabar_FPI), Minggu (29/11/2020). Ia juga berterima kasih atas pelayanan rumah sakit dan MER-C.



Baca juga artikel terkait KASUS RIZIEQ SHIHAB atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Maya Saputri
DarkLight