Menuju konten utama

Rekomendasi Headphone untuk Gym Pilihan Tirto Shop

Temukan berbagai rekomendasi headphone untuk gym dan olahraga dengan kualitas terbaik, dilengkapi fitur noise cancelling, serta kuat dipakai berjam-jam.

Rekomendasi Headphone untuk Gym Pilihan Tirto Shop
ilustrasi headphone untuk gym. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Terdapat beberapa rekomendasi headphone untuk olahraga yang bisa digunakan selama latihan di gym. Headphone yang tepat tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan performa latihan, tapi juga membantu melindungi pendengaran dengan batas volume yang aman.

Banyak orang memanfaatkan headphone sebagai teman latihan di gym. Musik atau podcast yang diputar melalui headphone sering kali membuat sesi olahraga jadi menyenangkan sehingga latihan di gym tidak terasa membosankan.

Selain itu, headphone juga bisa membantu meredam suara bising di sekitar gym, seperti alat-alat olahraga atau percakapan orang lain, sehingga pengguna bisa lebih konsentrasi pada gerakan dan teknik latihan.

Meski bermanfaat, penggunaan headphoneyang berlebihan, baik dari sisi volume maupun durasi, dapat berdampak buruk bagi kesehatan pendengaran. Paparan suara yang terlalu keras atau terlalu lama berisiko menyebabkan gangguan pendengaran.

Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui batas aman pemakaian headphone agar latihan di gym tak hanya menyehatkan otot tubuh, tapi juga menjaga kesehatan pendengaran tetap optimal.

Batas Aman Volume Headphone

Bahaya Menggunakan Headset

Ilustrasi Volume Headphone. Getty Images/iStockphoto

Menggunakan headphone atau perangkat audio lainnya secara berlebihan bisa berdampak serius terhadap kesehatan telinga, terutama jika volume terlalu tinggi atau durasinya terlalu panjang.

Para pakar dan organisasi internasional seperti WHO pun mengeluarkan panduan safe listening yang jelas mengenai batas aman volume dan durasi mendengarkan audio. Tujuannya untuk mengurangi risiko noise‑induced hearing loss (NIHL) atau kerusakan pendengaran akibat suara keras.

Secara umum, tingkat suara diukur dengan satuan desibel (dB), sebuah skala yang menunjukkan seberapa kuat tekanan suara tersebut dirasakan oleh telinga.

Dilansir dari laman WHO, seseorang dapat mendengarkan suara dengan aman pada 80 dB dengan durasi maksimal 40 jam per minggu. Namun, jika tingkat desibel naik, maka durasi mendengarkan yang aman akan berkurang.

Sebagai panduan tambahan, berikut tingkat suara dan durasi mendengarkan yang aman menurut WHO:

Intensitas SuaraWaktu Mendengarkan yang Aman per MingguContoh Jenis Suara Sesuai Desibel
10dBTak terbatasPernapasan normal
30dBTak terbatasBisikan lembut
40dBTak terbatasPerpustakaan
60dBTak terbatasPercakapan biasa
80dB40 jamBel pintu
85dB12 jam 30 menitLalu lintas padat (di dalam mobil)
90dB4 jamPercakapan yang diteriakkan
95dB1 jam 15 menitSepeda motor
100dB20 menitPengering rambut
105dB8 menitKlakson mobil dari jarak 5 meter
110dB2,5 menitBerteriak di telinga
120dB12 detikBerdiri di dekat sirene
130dB<1 detikMesin bor pneumatik
140dB0 detikPesawat lepas landas
150dB0 detikPetasan

Untuk konteks listening device seperti headphone, volume maksimal perangkat ini umumnya memiliki tingkat suara sekitar 100-110 dB. Volume keras ini tentunya sangat tidak sehat jika didengarkan dalam waktu berjam-jam seperti sambil olahraga di gym.

Menurut jurnal Pengaruh Penggunaan Headset terhadap Gangguan Pendengaran: Tinjauan Terkini dari Satu Dekade Terakhir, memakai headset dengan tingkat suara lebih dari 85 dB selama lebih dari 8 jam sehari bisa mengganggu kesehatan pendengaran dan menyebabkan NIHL.

Sementara itu, National Institute on Deafness and Other Communication Disorders (NIDCD) membuat panduan tentang batas volume yang aman untuk pendengaran. Menurut NIDCD, tingkat suara 70 dBA atau lebih rendah, meski didengarkan dalam waktu lama, kecil kemungkinan menyebabkan gangguan pendengaran.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa sesuai rekomendasi WHO dan NIDCD, batas aman volume headphone tidak boleh lebih dari 70 dBA. Lalu, bagaimana cara mengetahui tingkat desibelnya?

Mengetahui intensitas suara memerlukan alat pengukur desibel. Namun, situs Hearing Health Foundation dan WHO memberikan panduan yang lebih praktis, yaitu dengan cara mengatur volume paling tinggi sekitar 50-60% dari volume maksimal headphone.

Tips Memilih Headphone untuk Gym

ilustrasi headphone untuk gym

ilustrasi headphone untuk gym. FOTO/iStockphoto

Ada banyak rekomendasi headphone di pasaran yang memiliki kelebihannya masing-masing. Namun, saat memilih headphone untuk digunakan di gym, pertimbangannya tidak hanya soal kualitas suara, tapi juga kenyamanan, ketahanan terhadap keringat, dan fitur lainnya.

Agar bisa mendapatkan perangkat yang tepat, berikut beberapa tips dalam memilih headphone untuk gym:

1. Pilih Over-Ear dan Pastikan Nyaman

Headphone tipe over-ear berarti menutupi seluruh telinga, memberikan kenyamanan lebih lama dan isolasi suara yang lebih baik dibanding tipe on-ear yang hanya menempel di bagian telinga.

Untuk gym, over-ear membantu kita lebih fokus pada musik tanpa terlalu terganggu suara luar sehingga tidak perlu menaikkan volume berlebihan yang berisiko merusak telinga.

Selain itu, bantalan over-ear biasanya lebih empuk dan nyaman untuk latihan panjang, sedangkan on-ear sering menekan telinga dan bisa terasa sakit jika digunakan dalam waktu lama.

2. Pilih Wireless

Headphone nirkabel sangat direkomendasikan untuk olahraga karena lebih fleksibel. Wireless headphones membuat kita lebih bebas bergerak, misalnya saat lari di treadmillatau angkat beban, tanpa khawatir kabel mengganggu atau tersangkut peralatan.

Sementara itu, pastikan Bluetooth sudah versi terbaru untuk menjamin koneksi lebih stabil sehingga pengalaman mendengarkan musik maupun podcast tetap optimal.

3. Pertimbangkan Fitur Tambahan seperti Noise Cancellation atau AwarenessMode

Fitur seperti Active Noise Cancellation (ANC) bisa sangat membantu ketika kita ingin fokus pada musik dan menutup kebisingan gym di sekitar. Fitur ini juga membantu kita tidak perlu menaikkan volume terlalu berlebihan hanya untuk mendengarkan musik.

Namun, untuk latihan yang dilakukan di luar ruangan atau area gym yang ramai, headphone dengan mode suara luar (ambient/transparency mode) juga bisa jadi pilihan agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar.

4. Perhatikan Daya Tahan Baterai

Untuk sesi gym yang panjang atau jika sering lupa mengecek baterai, headphone dengan daya tahan baterai yang kuat sangat membantu. Sebagai contoh, headphone dengan playback setidaknya 6 jam per pengisian cukup ideal untuk digunakan latihan di gym.

Beberapa model bahkan menawarkan fitur fast-charging sehingga beberapa menit pengisian bisa memberi durasi pemakaian tambahan.

5. Pilih Suara yang Sesuai dan Kualitas Audio yang Baik

Kualitas suara memang subjektif, tapi headphone dengan keseimbangan audio yang baik, termasuk bass yang cukup kuat, dapat meningkatkan mood maupun motivasi selama latihan.

Sound quality yang baik tidak hanya membuat playlist terdengar enak, tapi juga membantu menjaga volume pada tingkat yang lebih aman karena kita tidak perlu menaikkan suara berlebihan.

6. Uji Coba di Toko

Jika membeli secara offline atau di toko, pastikan lakukan uji coba headphone. Cobalah gerakan ekstrem yang biasa dilakukan di gym, seperti lari, lompat, atau gerakan HIIT, untuk memastikan headphone tidak mudah geser atau lepas.

Ini penting karena headphone yang mudah lepas akan mengganggu latihan. Pastikan juga bantalan terasa nyaman dan headphone tetap stabil di kepala.

Rekomendasi Headphone Pilihan untuk Gym

ilustrasi headphone untuk gym

ilustrasi headphone untuk gym. FOTO/iStockphoto

Mendengarkan musik bisa meningkatkan mood dan menjadikan kita lebih semangat untuk berolahraga. Namun, agar pengalaman mendengarkan musik bisa maksimal dan nyaman, dibutuhkan headphone yang tepat dengan kualitas terbaik. Berikut beberapa rekomendasi headphone yang bisa digunakan untuk menemani latihan di gym:

1. Baseus Bowie H1i ANC Hi-Res Noise-Cancellation Wireless Super Bass

Baseus Bowie H1i merupakan headphone dengan teknologi Active Noise Cancelling (ANC) untuk pengalaman audio jernih dan nyaman di berbagai aktivitas. Perangkat ini mengusung Bluetooth 5.3 dengan koneksi ganda (wireless dan kabel 3.5mm).

Daya tahan baterainya sangat panjang hingga 100 jam tanpa ANC dan 70 jam dengan ANC aktif, serta waktu pengisian sekitar 2 jam. Headphone ini memiliki desain kokoh dengan bantalan yang nyaman, serta jangkauan nirkabel hingga 10 meter. Baseus Bowie H1i dibanderol dengan harga Rp400.000 - Rp450.000.

2. KiiP Wireless TH90 ANC Wireless Over-Ear Headphone

Rekomendasi headphone berikutnya datang dari KiiP yang menawarkan fleksibilitas tinggi dengan koneksi ganda ke dua perangkat sekaligus, lengkap dengan pilihan penggunaan wired melalui kabel AUX 3.5mm atau wireless via Bluetooth 5.3.

Dibuat dari bahan premium yang lembut dan nyaman, headphone ini menghadirkan kualitas suara HiFi spatial dengan dukungan ANC ultra deep hingga -43dB serta AI Wind Reduction untuk meredam suara angin saat aktivitas outdoor.

Dengan daya tahan baterai hingga 30 jam (volume 50%), headphone yang satu ini bisa dibeli dengan harga sekitar Rp350.000 - Rp400.000.

3. MIXIO MH-20 ANC Bluetooth Headphones

MIXIO MH-20 merupakan headphone over-ear wireless dengan teknologi Hybrid Active Noise Cancelling yang mampu meredam hingga 90% kebisingan secara real-time, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih fokus dan imersif.

Dibekali audio bersertifikasi Hi-Res dengan driver 40mm, headphone ini menghasilkan suara jernih dengan bass yang kuat, didukung dengan versi Bluetooth 5.4 yang lebih stabil.

MIXIO MH-20 juga menawarkan daya tahan baterai hingga 14 jam dengan ANC aktif serta fast-charging 5 menit untuk tambahan 4 jam pemakaian. Headphone ini bisa dibeli dengan harga Rp320.000 - Rp450.000.

4. Sony WH-1000XM5 Wireless Noise Cancelling Headphones

Sony menghadirkan headphone dengan teknologi noise cancelling kelas atas. Memiliki dua prosesor dan 8 mikrofon yang secara otomatis menyesuaikan peredaman suara melalui Auto Noise Cancelling Optimizer, headphone ini menghasilkan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif.

Dengan desain ringan dan bantalan yang nyaman, serta konektivitas Bluetooth 5.2, headphone ini memiliki daya tahan baterai hingga 30 jam dengan NC aktif (40 jam tanpa NC), lengkap dengan fitur fast charging. Sony WH-1000XM5 dibanderol dengan harga Rp4.500.000 - Rp4.800.000.

5. Bose QuietComfort Ultra Spatial Audio Headphones

Headphone yang satu ini menghadirkan kualitas suara terbaik. Bose Immersive Audio membuat suara lebih imersif, dukungan CustomTune Technology dapat menyesuaikan profil suara, sementara Adaptive Noise Cancellation perangkat ini sudah tercanggih di kelasnya.

Headphone ini memiliki konektivitas Bluetooth 5.4 multipoint yang stabil, panggilan super jernih berbasis AI, Wind Block untuk penggunaan outdoor, kontrol sentuh intuitif, dan desain premium sekaligus nyaman.

Memiliki daya tahan baterai hingga 30 jam, fast charging, serta kemampuan mengisi daya sambil mendengarkan, headphone ini dibanderol dengan harga Rp6.000.000 - Rp8.500.000.

Itulah rekomendasi headphone untuk gym, lengkap dengan tips memilih serta informasi batas aman volume yang disarankan. Dengan memilih headphone yang nyaman, tahan lama, dan memiliki fitur sesuai kebutuhan latihan, kita bisa tetap fokus dan lebih semangat dalam berolahraga.

Jangan lupa untuk menyesuaikan volume pada tingkat suara yang aman dan beristirahat secara berkala agar aktivitas olahraga tetap menyenangkan sekaligus aman dalam jangka panjang.

Butuh rekomendasi headphone atau gadget lainnya? Temukan beragam tips, rekomendasi produk pilihan, hingga spesifikasi gawai di tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Gadget

Baca juga artikel terkait HEADPHONE atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Byte
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani