Indeks Wawancara Khusus

Soal Rencana Pembubaran, Jubir HTI: "Kami akan Melawan"
Sejak berdiri di Indonesia dengan pusat di IPB, bergerak di bawah tanah dari 1980-an hingga masa reformasi, barulah pada tahun 2000 hingga sekarang HTI menjadi organisasi yang terbuka dan berkembang relatif cepat. Kini, pemerintahan Jokowi membidiknya sebagai organisasi yang "membahayakan keutuhan NKRI".

"Ahok Masih Bisa jadi Gubernur Lagi"
Bila putusan banding tetap kalah, Ahok hanya bisa melanjutkan karier politik lewat Pilkada. Tidak bisa menjadi menteri, apalagi presiden.

"Banyak Serikat Buruh Terlibat Politik Transaksional"
Profesor ilmu politik dari Universitas Oslo, yang mendalami studi Indonesia sejak 1970-an, menyatakan kesempatan politik gerakan buruh terbuang karena mendukung kaum elite parpol, alih-alih membangun aliansi yang otonom.

"Yang Berpikir soal Pemagangan Begini-Begitu, itu Katrok!"
Praktik magang di pabrik-pabrik kawasan industri dipakai oleh agen penyalur tenaga kerja buat menyuapi perusahaan menerapkan upah murah, sambil memeras tenaga kerja, di bawah rezim pasar buruh fleksibel.

"Politisasi Kasus Ahok Persulit Upaya Mematikan Pasal Ini"
Ketua YLBHI Asfinawati menyorot kasus penistaan agama yang dialami Ahok dan bahayanya bagi Indonesia.

"Saya Selalu Mengkritik Militer Indonesia & Militer Amerika"
Allan Nairn mengisahkan proses liputan investigasinya yang terbaru dan berbagai pengalamannya di wilayah konflik.
Investigasi Allan Nairn, TNI: "Kita Akan Tempuh Jalur Hukum"
Laporan investigasi Allan Nairn dituduh "tidak benar" oleh Kapuspen TNI Mayjend Wuryanto.

"Respons Publik Berlebihan"
Ardian Syaf, artisan komik yang bekerja buat studi besar macam Marvel, berkata respons publik "berlebihan" sesudah ia menyisipkan 'QS 51:5' dan '212' di panel X-Men Gold #1.

"Ke Depan Konflik Manusia adalah Rebutan Pangan dan Air"
Pandangan Surono melihat konflik semen Rembang dari basis menjaga kelestarian alam dan apa yang harus dilakukan pemerintah daerah buat melindungi kawasan karst dari eksploitasi tambang.

"Ada Kriminal yang Dipelihara untuk Diperas Polisi"
Dana operasional Polri yang minim bikin angka kriminalitas rendah, tetapi bukan lantaran kejahatan menurun, melainkan tak ada biaya buat Polri mengejar kasus-kasus pidana, bahkan ongkos bensin buat mobil patroli pun terbatas.

"Moratorium Malah Membuat Mal-mal di Jakarta Lebih Survive"
Mal-mal baru memang tidak boleh lagi dibangun di Jakarta. Namun, itu tidak berarti bisnis mal mati, tapi justru bertahan karena permintaan yang tinggi sementara pasokan rendah.

"Islam dan Yahudi itu Bersaudara"
Seorang keturunan Yahudi yang lahir di Surabaya memandang identitasnya serta kesan dia atas pergaulan antar-agama di Indonesia.

"Saya Juga Bisa Datangkan Kopassus dari Serang, Tapi..."
Lokasi perusahaan air minum kemasan Le Minerale terletak di kawasan resapan air, kawasan lindung geologi, dan lahan pertanian pangan berkelanjutan—penyangga sumber kehidupan warga.

Sekolah Film, Kemiskinan Imajinasi, dan Kurang Pergaulan
JB Kristanto, seorang pendokumentasi film Indonesia bernapas panjang, berbagi pandangan tentang ruang pendidikan dan pemikiran yang melahirkan dan menghidupkan generasi film akhir 1920-an hingga sekarang.

"Fans Nike Ardilla Ada di Brunei, Malaysia, dan Singapura"
Upaya mengingat, merayakan, dan menghidupkan pelantun Bintang Kehidupan lewat cara kolektif dan berbasis kecintaan yang tetap kekal.

Puisi, dari Dekat
Untuk ikut merayakan Hari Puisi Sedunia 2017 dari dekat, Tirto mewawancarai dua penyair muda Indonesia, Dwiputri Pertiwi dan Heru Joni Putra.

"Pilkada Jakarta Bukan Kontestasi Agama"
Doa di gereja dibolehkan, sebagaimana di masjid, untuk kandidat Pilkada selama bukan dipakai untuk menggalang dukungan politik.

"Sekarang Mekah Telah Menjadi Mekahattan"
"Kita tidak akan merasa seperti di Mekah, kita akan berada seperti di Manhattan. Hanya lima persen yang bisa dikenali sebagai Mekah."

"Data e-KTP Enggak Diumbar ke Publik"
Wawancara dengan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil soal sengkarut pengadaan e-KTP.

"Kami Ingin Pria jadi Solusi Menghapus Relasi Patriarki"
Syaldie Sahude dan Aquarini Priyatna memaparkan bagaimana laki-laki berperan penting dalam mendorong keadilan gender dan bagian dari solusi mengikis stereotip dan menghapus kekerasan terhadap perempuan.
Masuk tirto.id








