Indeks Sukarno

Edi Kowara: Anemer Kepercayaan Sukarno, Besan daripada Soeharto
Salah satu besan Soeharto yang telah jadi pengusaha sebelum Orde Baru berjaya.

Atjoem Kasoem dan Kacamata untuk Para Pendiri Bangsa
Kisah pedagang nasionalis dari Garut yang memelopori bisnis kacamata di Indonesia.

Bayang-Bayang Masyumi dan Penerus PNI yang Gagal di Sumbar
Kekalahan PNI di Sumatera Barat pada Pemilu 1955 tidak pernah berhasil dituntaskan keturunannya sampai sekarang.

Bunga dari Jokowi Untuk Kim Jong-un dan Sejarah Indonesia-Korut
Presiden Jokowi mengirim bunga dan pesan sambutan kepada Kim Jong-un terkait peringatan 72 tahun berdirinya Korea Utara.

Kala Sukarno Ingin Mengangkat Benny Moerdani Jadi Menantu
Meski bekerja di bawah Soeharto, tetapi Benny Moerdani tetap menaruh hormat kepada Sukarno dan keluarganya.

Gigihnya PDIP Menggolkan RUU HIP & Kans Pancasila Jadi Alat Politik
PDIP bersikukuh menggolkan RUU HIP. Kekhawatiran yang merebak: Pancasila dijadikan alat politik.
Marhaenisme, Ideologi yang Tercetus Saat Sukarno Bersepeda
"Marhaenisme adalah Sosialisme Indonesia dalam praktik.”

Asal Bapak Senang, dari Band Cakrabirawa hingga Mental Penjilat
Resimen Cakrabirawa membentuk band bernama Asal Bapak Senang (ABS) untuk mengiringi pesta yang kerap digelar Sukarno di istana.

Lo Ginting Memunculkan Istilah 'Orde Baru', Soeharto Menjelaskannya
Dikotomi Orde Baru dan Orde Lama diproduksi oleh rezim Soeharto.
In Memoriam Prof. Sediono Tjondronegoro, Ilmuwan Kaum Tani
Prof. Tjondronegoro berperan penting dalam wacana dan kebijakan reforma agraria di Indonesia.

Fatmawati: Mendampingi dalam Revolusi, Menyisih karena Poligami
Fatmawati mulai mendampingi Sukarno menjelang Proklamasi Kemerdekaan.

Kwame Nkrumah: Sang Pembebas yang Berujung 'Tangan Besi'
Kwame Nkrumah dikenal sebagai aktivis Pan Afrikanisme dan pembebas Ghana dari kolonialisme Inggris. Terpaksa hidup di luar negeri karena kudeta.

Inggit Garnasih, Mengantarkan Sukarno sampai Gerbang Kemerdekaan
Inggit Garnasih adalah istri yang selama 20 tahun mendampingi Sukarno dan akhirnya berpisah 2 tahun sebelum Sukarno menjadi presiden.

Kontroversi Sejarah Supersemar yang Diperingati Setiap 11 Maret
Supersemar dari Presiden Sukarno kepada Soeharto tertanggal 11 Maret 1966 merupakan salah satu titik penting dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Kala MPRS Melengserkan Sukarno dan Menaikkan Soeharto
Sukarno gagal meyakinkan MPRS dengan pidato Nawaksara dan Pelengkap Nawaksara. Menyerahkan kuasa eksekutif kepada Soeharto untuk menghindari perang saudara.

Joesoef Ronodipoero: Hampir Mati Gara-gara Menyiarkan Proklamasi
Moehammad Joesoef Ronodipoero mengumumkan kemerdekaan RI ke luar negeri melalui radio pada 17 Agustus 1945. Ia juga turut mendirikan RRI.

Sikap MUI soal Pernyataan Sukmawati yang Menuai Kontroversi
MUI meminta kepada masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menyerahkan kepada aparat soal pernyataan Sukmawati yang menuai kontroversi.

Sukmawati & Sejarah 'Pembela Nabi Muhammad' ala Guru Bung Karno
Tjokroaminoto, guru Bung Karno yang merupakan ayah Sukmawati Soekarnoputri, pernah memimpin Tentara Kanjeng Nabi Muhammad (TKNM) terkait kasus penistaan agama.

Maklumat 3 November & Perbedaan Sukarno-Sjahrir soal Partai Politik
Perbedaan mencolok antara Sukarno dengan Sjahrir pada awal kemerdekaan adalah pandangan mereka mengenai partai politik.

Manifesto Politik Sukarno Awal Sejarah Terbentuknya GBHN
Sejarah terbentuknya GBHN berawal dari Manifesto Politik RI yang dirumuskan oleh Presiden Sukarno.
Masuk tirto.id








