Indeks Sinetron

Rabu, 17 Mei 2017

"Kita Enggak Punya Banyak Pilihan Sinetron Bagus"

Persaingan wilayah siar, yang dimenangkan televisi-televisi besar, bikin tayangan hiburan meski seburuk apa pun asalkan diminati pemirsa bakal tetap diteruskan.
Sosial Budaya
Selasa, 16 Mei 2017

Anak Muda Lebih Suka Serial Korea Ketimbang Sinetron

Serial televisi dari negara mana yang lebih digemari masyarakat Indonesia?
Sosial Budaya
Selasa, 16 Mei 2017

Usai Telenovela, Terbitlah Drama India

Serial drama impor membetot penonton Indonesia. Stasiun televisi berlomba-lomba menghadirkan tayangan serupa, dari India hingga Turki, lantaran menjanjikan untung besar.
Sosial Budaya
Selasa, 16 Mei 2017

Bagaimana Sebuah Episode Sinetron Dibuat?

Satu sore di studio Persari, sebuah kompleks syuting di Jakarta Selatan, sebuah serial sinetron dikerjakan. Ada belasan orang yang terlibat, termasuk pemeran figuran yang cuma numpang lewat.
Sosial Budaya
Selasa, 16 Mei 2017

Di Bawah Lindungan Sinetron

Mengabaikan kualitas dan logika cerita, bisnis sinetron dengan mekanisme kejar tayang telah menguntungkan pelbagai rumah produksi dan stasiun televisi. Kritik bertubi-tubi nyaris angin lalu.
Bisnis
Selasa, 7 Mar 2017

Hidup Televisi Tergantung Sinetron

Kesuksesan sebuah sinetron berdampak positif pada kinerja televisi. PH-PH unggulan pun jadi incaran demi mengerek pendapatan.
Film
Senin, 5 Sept 2016

Drama Turki yang Menghipnotis Dunia

Turki tidak hanya punya drama perseteruan Erdogan dan Gulen. Negeri ini juga drama opera sabun yang kini sedang “menjajah” berbagai belahan dunia.
Film
Rabu, 15 Jun 2016

Yang Kaya Berkat Uttaran dan Tukang Bubur Naik Haji

Sinema elektronika (sinetron) boleh jadi bahan perdebatan soal kualitas dan pengaruhnya. Namun, bagi industri televisi hiburan jenis ini menjadi mesin penghasil uang paling produktif. Uttaran dan Tukang Bubur Naik Haji adalah segelintir contohnya.
Rabu, 6 Apr 2016

Sinetron

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Advokasi Nasional Pekerja Rumah Tangga (Jala PRT) berencana memprotes sinetron “Asisten Rumah Tangga” (ART) kepada stasiun televisi yang menayangkannya serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), karena dianggap melecehkan profesi pekerja rumah tangga.