Indeks Sejarah Indonesia

Politik
Senin, 2 Apr 2018

Zainul Arifin, Kiai NU yang Menjadi "Perisai" Bung Karno

Bahu Zainul Arifin terkena peluru dalam percobaan pembunuhan terhadap Presiden Sukarno oleh anggota DI/TII pada 1962. Ia memang selamat, tapi kesehatannya menurun gara-gara penembakan itu.
Sosial Budaya
Sabtu, 31 Mar 2018

Kisah Kelam Pembantaian di Tepi Sungai Bengawan Solo

Sekitar seratus orang Tionghoa tewas dalam penyerbuan yang dipimpin oleh Raden Ayu Yudakusuma pada 1825.
Sosial Budaya
Sabtu, 31 Mar 2018

Kontroversi Prasasti dari Sungai Ci Mandiri Sukabumi

Di Kota Sukabumi terdapat Museum Sunda Islam Prabu Siliwangi yang mengoleksi temuan-temuan warga yang dianggap sebagai peninggalan zaman kerajaan.
Sosial Budaya
Jumat, 30 Mar 2018

Pergolakan Pemikiran Islam: Keresahan-Keresahan Ahmad Wahib

Denyut islami.
Pemikiran abadi
selepas mati.
Humaniora
Jumat, 30 Mar 2018

Inilah Srikandi Aceh Penerus Cut Nyak Dhien: Pocut Baren

Selama bertahun-tahun setelah Cut Nyak Dhien ditangkap, giliran Pocut Baren yang melancarkan perlawanan terhadap Belanda di Aceh.
Humaniora
Rabu, 28 Mar 2018

Johannes Leimena, Orang Paling Jujur di Mata Sukarno

Hati berlian.
Kemilau kejujuran
sosok panutan.
Humaniora
Selasa, 27 Mar 2018

Melejitnya Karier Benny Moerdani Setelah Pembajakan Pesawat Woyla

Benny Moerdani sempat dituduh merekayasa pembajakan Woyla untuk melejitkan kariernya. Panglima ABRI M. Jusuf menyangkal soal itu.
Sosial Budaya
Selasa, 27 Mar 2018

Siapakah Imam Imran, Dalang Pembajakan Woyla?

Imam Imran dituding sebagai aktor di belakang layar pembajakan pesawat Woyla. Seorang guru pengajian alumnus Arab Saudi yang punya banyak pengikut.
Humaniora
Selasa, 27 Mar 2018

Permesta, Serangan Umum 1 Maret, dan Ventje Sumual

Rakyat semesta.
Lepaskan diri dari
cengkram Jakarta.
Sosial Budaya
Selasa, 27 Mar 2018

Gutta-percha dari Sukabumi Mengembara Hingga ke Eropa

Kapal Miyazaki Maru milik Jepang karam dihajar kapal selam U-88 Jerman, gutta-percha dari Tjipetir yang diangkut kapal tersebut tercecer di perairan Eropa.
Humaniora
Senin, 26 Mar 2018

Lika-Liku Hilangnya Kabupaten Batulayang

Kabupaten Batulayang hilang karena dileburkan dengan wilayah lain oleh pemerintah kolonial dengan alasan yang sangat unik.
Humaniora
Jumat, 23 Mar 2018

Inilah Politikus Ulung Abad ke-18: Hamengkubuwana I

Seni politik.
Sang pangeran menilik
kuasa taktik.
Sosial Budaya
Jumat, 23 Mar 2018

CERITAFest: Kisah dan Trauma Kala Berproses Menjadi Indonesia

CERITAFest telah menggelar workshop storytelling, memfasilitasi dialog bagi anak-anak muda di Bandung, Jakarta, Malang, Yogyakarta, dan Solo.
Humaniora
Jumat, 23 Mar 2018

Mengapa Negara Majapahit Bubar?

Majapahit adalah negara terbesar di Nusantara sebelum Republik Indonesia ada. Ia bubar lantaran tidak adanya pemimpin yang kuat setelah Hayam Wuruk dan Gajah Mada dan menguatnya pengaruh Islam.
Humaniora
Senin, 19 Mar 2018

Kudeta Gagal si Komunis Ce Mamat di Banten semasa Revolusi 1945

"Bapak Rakyat" Ce Mamat dan pengikutnya mengambil alih kekuasaan dari Residen Achmad Chatib dan mendirikan Dewan Rakyat.
Humaniora
Minggu, 18 Mar 2018

Sisi Lain Revolusi: Angkat Diri Jadi 'Jenderal Nagabonar' & Menteri

"Ha, ini pemberontaknya?" kata Hatta. "Ya, saya pemberontak terhadap penjajah," balas Moestopo, yang mengangkat diri menteri pertahanan ad interim.
Humaniora
Minggu, 18 Mar 2018

Masa Bersiap Pasca-Merdeka: Masa Ngeri Tak Ada Sedapnya

Usai kemerdekaan, aksi kriminal & kekerasan dengan sasaran orang Belanda dan Indo-Belanda terjadi nyaris di seluruh Pulau Jawa & Sumatera.
Humaniora
Minggu, 18 Mar 2018

Sisi Hitam dan Kacaunya Revolusi Indonesia

"Kalau badan lagi apes dan kita dicurigai 'andjing NICA' (mata-mata Belanda), nasib kita akan jelek sekali," tulis sebuah kesaksian.
Humaniora
Minggu, 18 Mar 2018

Kemesraan Jakarta-Moskow dalam Kunjungan Khrushchev ke Indonesia

Kunjungan PM Uni Soviet Nikita Khrushchev ke Indonesia pada 18 Februari-1 Maret 1960 menegaskan keakraban Jakarta dengan Moskow di era Perang Dingin.
Humaniora
Sabtu, 17 Mar 2018

Mohamad Koerdi dalam Pasang Surut Gelombang Jurnalistik

Dokumentasi berupa buku dan koran peninggalan Mohamad Koerdi kurang terawat