Indeks Sejarah Indonesia

Karena Abai Peringatan Dini, Flu Spanyol Mewabah di Hindia Belanda
Hindia Belanda diamuk wabah Flu Spanyol 1918 gara-gara pemerintah kolonial abai pada peringatan dini.

Kontroversi Sejarah Supersemar yang Diperingati Setiap 11 Maret
Supersemar dari Presiden Sukarno kepada Soeharto tertanggal 11 Maret 1966 merupakan salah satu titik penting dalam perjalanan sejarah Indonesia.
Raja Belanda Datang Minta Maaf, Pemerintah RI Berak di Muka Sendiri
Kolonialisme dan kekejaman Belanda adalah fakta yang tak terbantahkan. Setelah Indonesia merdeka, mentalitas penjajah tak kunjung hilang.

Gunting Uang ala Menkeu Syafruddin demi Atasi Krisis Ekonomi
Menteri Keuangan (Menkeu) Syafruddin Prawiranegara menerapkan dua terobosan berani untuk menghadapi krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1950.

Kisah Sumitro Djojohadikusumo dalam Menghadapi Para Penguasa
Sumitro Djojohadikusumo pernah jadi menteri di zaman Sukarno dan Soeharto. Meski demikian, ia tak segan bersikap berseberangan dengan pemerintah.

Hindia Belanda Keok, Gubernur Jenderal Tjarda Dibui
Tjarda van Starkenborgh Stachouwer tercatat sebagai gubernur jenderal terakhir di era Hindia Belanda. Meski berpandangan miring pada kaum pergerakan, ia cukup terbuka.

Kala MPRS Melengserkan Sukarno dan Menaikkan Soeharto
Sukarno gagal meyakinkan MPRS dengan pidato Nawaksara dan Pelengkap Nawaksara. Menyerahkan kuasa eksekutif kepada Soeharto untuk menghindari perang saudara.

Apa Beda Komponen Cadangan ala Prabowo & Angkatan Kelima ala Aidit?
Pada 1965 wacana Angkatan Kelima yang hendak mempersenjatai buruh & tani ditolak AD. Kini ada Komcad yang didukung tentara.

Jepang Menang Mudah: Menaklukkan Batavia dengan Pasukan Bersepeda
Serdadu Jepang masuk dengan mudah ke Jawa. Hindia Belanda yang loyo pun menjadikan Batavia sebagai kota terbuka.

Berkat Sukarno-Hatta, Amir Sjarifoeddin Lolos dari Eksekusi Jepang
Amir Sjarifoeddin hampir saja mati setelah divonis Jepang pada 29 Februari 1944. Beruntung, Sukarno dan Hatta menyelamatkannya lewat lobi-lobi.

Ambisi Gagal Sukarno: Mempersenjatai Indonesia dengan Nuklir
Kampanye anti-Nekolim bergulir. Sukarno bercita-cita membangun kekuatan senjata nuklir.

Sutopo Juwono dan Sikut-Sikutan Intel Orde Baru
Sutopo Juwono adalah jenderal intel yang pernah menjadi Kepala Bakin. Berkonflik dengan Ali Moertopo.

Ekspedisi Maut di Gayo: Sejarah Belanda Membantai Rakyat Aceh
Belanda memulai ekspedisi militer ke Gayo dan Alas. Lalu terjadilah genosida: ribuan rakyat di dua daerah itu dibantai.

Ali Ebram dan Siapa Sebenarnya yang Mengetik Naskah Supersemar?
Eks perwira Tjakrabirawa Ali Ebram mengklaim sebagai pengetik naskah Supersemar. Seorang purnawirawan intelijen meragukannya.

Legenda Kahar Muzakkar, Terbunuh tapi Dianggap Masih Hidup
Beberapa pengikut Kahar Muzakkar tetap bergerilya sampai 1970-an. Tetap dikenang sebagai pahlawan oleh sebagian penduduk Sulawesi Selatan.

Wijkenstelsel & Passenstelsel: Mula Stigma Eksklusif Orang Tionghoa
Gara-gara kebijakan kampung etnis ala kolonial, komunitas Tionghoa distigma eksklusif. Pecinan yang terpusat juga memunculkan "Cina kapitalis".

Joesoef Ronodipoero: Hampir Mati Gara-gara Menyiarkan Proklamasi
Moehammad Joesoef Ronodipoero mengumumkan kemerdekaan RI ke luar negeri melalui radio pada 17 Agustus 1945. Ia juga turut mendirikan RRI.

Ketika Sukarno-Hatta "Diamankan" di Rumah Petani Tionghoa
Djiauw Kie Siong tak pernah menyangka jika rumahnya digunakan untuk menyembunyikan dwitungga Sukarno-Hatta jelang Proklamasi Kemerdekaan.

Pangeran Diponegoro dan Sentimen Anti-Tionghoa dalam Perang Jawa
Diponegoro menganggap kekalahannya dalam sebuah pertempuran disebabkan perselingkuhannya dengan perempuan Tionghoa. Sejak itu sentimen anti-Tionghoa kian menjadi-jadi.

Mengapa Orde Baru Lebih Suka "Cina" daripada "Tionghoa"?
Orde Baru menganggap istilah 'Cina' lebih cocok untuk menyebut golongan Tionghoa.
Masuk tirto.id








